BAB 42

Aku berdiri di depan jendela ruang NICU, mataku terpaku pada bayi kecil laki-lakiku yang terbaring di dalam inkubator. Aku merasa haru dan bahagia melihat anakku yang baru lahir, meskipun harus dirawat intensif karena kelahiran prematur. Air mata bahagia mengalir di pipiku saat melihat gerakan kecil bayiku yang sedang tidur.

"Anak kecilku, Mama di sini," bisikku dengan suara lembut, meskipun tahu bahwa bayiku belum bisa mendengarnya. Aku merasa bersyukur bisa melihat anakku, meskipun harus melalui jendela kaca.

BAB 42 ( Kedatangannya )

Ingin rasanya memberi kabar kebahagiaan ini kepada suamiku. Namun, aku tidak tahu caranya. Selain Mas Ridwan sendiri yang menelponku terlebih dulu.

“Kira-kira kapan ya Bu, aku dan anakku bisa pulang?” Aku bertanya dengan mulut penuh makanan yang disuapi Ibuku.

“Kata dokter sih 3 hari lagi, kondisinya baik. Berat badannya juga termasuk normal. Kamu berdoa saja, ibu juga pengen gendong dia.” jawab Ibuku, dengan ekspresi gemas. Seakan anakku dalam gendongannya.

“Bu, aku takut,” ucapku berbisik.

“Apa yang kamu takutkan? Anak itu sudah lahir,” jawab Ibuku. “setelah kondisi mulai membaik, kamu bisa tes DNA. Tapi, ibu lihat bentuk wajahnya mirip kamu, mata dan hidungnya mirip Ridwan,” ucap Ibuku, meleburkan kecemasanku. Aku tersenyum dan memeluk Ibuku.

Aku sudah tidak sabar mengabari Chika jika adiknya sudah lahir, aku yakin Chika akan senang dengan hadirnya adik laki-laki. Ini seperti mujizat yang dikirimkan Tuhan untukku. Mungkin tidak sepenuhnya bisa menggantikan Nael di hatiku maupun di kehidupan Mas Ridwan.

“Ini Chika telepon,” Ibuku memberikan ponselnya. Baru saja mengangkat, suara tangisan Chika sudah memekik di telingaku.

‘Mama..’ suaranya seakan habis, karena seharian menangis.

“hust, jangan keras-keras.” ucapku lembut.

‘Ma – kapan pulang?” Chika merengek.

“3 hari lagi, tebak adikmu perempuan atau laki-laki?” aku mengajaknya bercanda akan berhenti menangis.

“Aku maunya Mama, aku kesana ya Ma,” Chika semakin merengek. Ibuku langsung…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

Violetta: Ihh cengeng/Hey/

2025-06-12

0

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

wahh day one jadi ibu

2025-06-12

0

Drezzlle

Drezzlle

hatiku selembut kapas

2025-06-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!