BAB 49

Tenggelam dalam kesepian,

untuk pertama kalinya Mas Ridwan seacuh itu denganku. Seharusnya Kepulangannya menjadi kebahagian untukku maupun anak-anakku. Tapi tidak, aku tahu dia sangat terpukul mendengar hal menyedihkan itu keluar dari mulut Reino. Tapi haruskah, dia mengabaikanku seperti ini? Sudah 4 hari dia hanya diam, bangun tidur makan, menarik selimutnya lagi seakan tidak ada kehidupan. Bahkan, mengajak Chika berbicara pun tidak. Seakan Chika ikut menanggung kesalahanku.

BAB 49 ( Aku Yang Akan Berlari Ke Arahmu )

Hasil tes DNA itu belum juga didapatkan, Ibu bahkan sudah mencoba mengajak Mas Ridwan bicara jika aku sudah melakukan Tes DNA untuk memastikan kebenaran itu. Mas Ridwan hanya diam, tersenyum dingin di meja makan.

“Sudah Ibu, aku tidak memikirkan hal itu lagi,” akhirnya dia mengucapkan sesuatu. Entah kalimat itu hanya untuk menenangkan perasaan orang tuaku atau memang dia sudah tidak memikirkannya. Tapi, perilakunya tidak berubah. Dia tetap dingin terhadapku. Menyentuhku saja tidak. Apa dia sudah tidak ingin denganku lagi? pertanyaan itu terbesit. Sore hari, Mas Ridwan menghabiskan waktunya di cafe sampe jam 1 pagi. Pulang, tidur, bangun, sarapan dan tidur lagi. Bahkan Chika yang merengek ingin pergi ke Tempat Wisata sesuai janji Mas Ridwan sebelumnya pun tidak di gubris.

Rasanya ingin aku selesaikan,

“Apa dengan pergi dari hidupnya dia akan bahagia?” aku menggumamkan kalimat itu. Kertas yang awalnya aku lempar ke bawah tempat tidur aku cari lagi.

Meskipun nantinya hasil Tes DNA itu menunjukkan kebenaran lain, selama Reino masih bernafas dia akan tetap mengejarku.

Aku menatap kertas bertuliskan nomor telepon Reino cukup lama, jari-jariku melangkah maju mundur di ponsel.

“Haruskah aku saat ini berlari ke arahmu?” aku menggumamkan kalimat itu. Seakan pikiranku sudah buntu. Untuk apa hidup, ketika orang yang sangat aku cintai tidak menaruh hatinya lagi padaku. Serapuh inikah pemikiranku saat ini?

‘aku ingin kita bertemu,’

Satu pesan terkirim ke nomor Rein…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

aku tahu Reino itu obses banget, toxic banget. tapi jujur aja, aku nangis.

gak bisa, hati kecilku terluka. selamat Thor, 5 bunga untuk mu:)

hiks hiks hiks T_T

2025-06-16

0

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

wehhh sadar Naira. makin ancur dong, syang!!!

aku perlu gerbang dimensi!

2025-06-16

0

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

jangan......

2025-06-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!