BAB 28

Bukan kebahagiaan yang aku dapati di malam pertamaku menjadi pengantin, melainkan kehilangan sebagian jiwa dan ragaku. Mas Ridwan belum sadarkan diri setelah menjalankan operasi dan transfusi darah. Semua keluarga histeris mendengar kabar kematian Nael. Sedang aku hanya bisa duduk di depan ruang tunggu ICU, menanti mas Ridwan sadar.

Aku sangat ketakutan, ketika Mas Ridwan membuka mata dan kabar kehilangan anak bungsunya keluar dari bibirku. ‘Haruskah, aku bunuh diri saja?’ pertanyaan itu terbesit berulang kali di benakku.

BAB 28 ( Hari Pertama Menjadi Kebencianmu )

Saat ini semua keluarga dari pihak Mas Ridwan, sedang mengurus pemakaman untuk Nael. Aku di minta hadir disana. Seribu kali menolak, karena aku tak bisa melihat kenyataan jika aku kehilangan anak tiriku yang sangat aku sayangi. Ibuku terus menampar pipi kiriku untuk sadar, jika hidup tidak berakhir sampai disini.

Aku datang melihat jenazah Nael, air mataku kering. Aku memukul pipiku berulang kali untuk menangis. Aku melihat tubuh Nael yang dingin terbaring sendirian terbungkus kain kafan. Aku mencium kening dan pipinya untuk terakhir kalinya sebelum masuk ke liang lahat.

“Tunggu mama di sana, sayang,” ucapku lirih. Ayah tiriku memelukku untuk menguatkanku dari kegoncangan hati yang rapuh. Aku melihat ke arah sudut dinding, Chika yang melamun. Dia hanya melepas kepergian adiknya dari jauh. Aku berjalan ke arahnya, dia menatapku dengan mata yang merah basah penuh dengan kebencian. Aku yakin dia menyalahkanku atas kematian adiknya. Ku sentuh tangan Chika yang dingin, dia menangkisnya lalu pergi dari hadapanku.

Setelah selesai acara pemakaman Nael, satu persatu keluarga pulang kerumah. Hanya aku dan Chika yang saat ini berada dirumah Mas Ridwan. Chika mengunci dirinya di kamar, dua baby sitter sengaja aku suruh istirahat dan pulang kerumah masing-masing.

Siapa sangka, untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di rumah mas Ridwan sebagai istri dan ibu yang menyedihkan.

Tok Tok

“Chika, makan yuk!” aku menget…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

apa?! anak sekecil itu mati?!
Thor...bawa reoni kesini!!

gak bisa gak bisa!
apaan baru baca udah ada yang mati:>

2025-06-05

0

Oma yeni*🦋

Oma yeni*🦋

keadaan yg begitu gimana gak terpuruk /Cry//Sob/

2025-06-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!