BAB 48

Aku tak tahu harus menghindar dengan cara apalagi. Ibuku menelepon polisi untuk menghentikan pertikaian itu, setelah polisi datang Reino dan semua pria dewasa dirumah ini dibawa ke kantor polisi dengan mobil patroli.

Chika terbangun, mencari Papanya. Ibuku lekas membawa Chika dan Arav masuk kedalam kamar, membiarkanku untuk menjernihkan pikiran sendirian di ruang tamu yang gelap.

‘Aku lelah..’

BAB 48 ( Kepercayaan Itu Lenyap )

Aku melihat jam dinding pukul 2 pagi, belum ada tanda-tanda suamiku, ayah dan adikku pulang kerumah. Aku masih berbaring di sofa menunggu mereka pulang.

Mendengar pintu pagar terbuka, aku langsung bangkit, menyalakan lampu. Mas Ridwan mendengus kesal menatapku, tanpa mengatakan apapun pergi ke kamar, aku mengikuti langkahnya dengan jantung yang berdebar.

Pintu kamar terkunci, hanya ada aku dan Mas Ridwan. Mas Ridwan mengambil tisu basah dan mengelap tangannya yang penuh dengan serpihan kayu gara-gara berkelahi dengan Reino tadi. Aku mendekat, dan membantunya mengelap, dia dengan cepat menyingkirkan tanganku.

“Apa benar ucapannya?” pertanyaan itu akhirnya dia lontarkan. Aku hanya diam, menundukkan kepalaku.

“Apa benar?!” suaranya lantang membentakku. Aku sampai terkejut dan mendongak menatap suamiku. Aku hanya diam, aku sendiri bingung menjelaskan dengan cara apalagi.

“Apa benar Arav anaknya?!” Mas Ridwan menggoyangkan kedua pundakku dengan keras. Air mataku tumpah, bibirku masih membisu.

“Niara!” bentaknya sekali lagi. Aku menggelengkan kepala. “Aku tidak tahu, tapi aku yakin Arav adalah anakmu,” ucapku lirih.

“Lalu kamu benar melakukan itu dengannya?” Mas Ridwan bangkit dan berdiri. Aku masih duduk menundukkan kepala. “Tidak, aku…” aku kesulitan untuk jujur.

“Kapan?” Mas Ridwan bertanya dengan tegas, “Niara, kapan?!” bentak Mas Ridwan. Aku masih diam, ketakutan.

“Saat di villa bersamanya?!” Mas Ridwan menebak kebenaran itu. Aku mengangguk.

“Kenapa tidak kamu katakan?!” Mas Ridwan berjongkok dan menarik daguku keras. Setelah hal itu terun…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

aku berharap aarav benar-benar anak Ridwan dan niara...
nie kalok ternyata sampai anak si cowok itu, ku bakar rumah sakitnya!!

2025-06-15

1

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

ihh takut...

2025-06-15

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!