HARBY KELABU
Setelah bel pulang berbunyi, seperti biasa. Erima menunggu Haura, tapi kali ini berbeda. Erika menunggunya di dekat motor vespa berwarna biru milik Haura. Sudah hampir dua puluh menit, Erika menunggu Haura keluar, tapi tidak kunjung datang juga. Erika sudah kembali masuk kedalam, untuk memastikan Haura, kalau dia masih berada di kelasnya.
Namun sayangnya nihil, Erika tidak menemukan siapapun di dalam kelas Haura. Kemudian Erika kembali ke tempat asalnya. Dia kembali duduk di atas motornya dan mengedarkan pandangannya ke area sekitar. "Haura kemana, si? Kok lama? Kalo pulang duluan? Masa motornya di tinggal si?" Erika kembali menunggu Haura, selama sepuluh menit, sebelum pada akhirnya, Erika pun pulang sendiri.
Namun ternyata, setelah beberapa menit dari kepergian Erika, Haura datang dengan berjalan sempoyongan. Haura berhenti sejenak, dengan sedikit menekan bagian dadanya. Lalu dengan cepat, Haura memakai helmnya dan menarik gas motornya.
Sementara itu, Alvan baru saja berangkat untuk mencari Haura yang belum juga pulang. Setelah kejadian beberapa hari yang lalu, kini Alvan menyadari bahwa dirinya sangatlah penting untuk menjaga dan melindunginya.
Flashback on
"Sini duduk" Alvan menepuk bagian yang kosong disampingnya. Sementara itu, Haura hanya menurut dan duduk di samping Alvan. Alvan mengangkat wajah Haura yang menunduk tak berani melihat ke arahnya. Alvan memberikan first senyuman pada Haura.
"Hora, Avan mau minta maaf sama Hora. Karena selama ini, Avan belum bisa jadi sodara yang baik buat Hora" Haura yang merasa aneh pun melepaskan tangan Alvan dari wajahnya. "Apaan si Avan?" Haura membuang muka. Lalu Alvan meraih tangan Haura. "Hora, maukan? Maafin Avan?" Haura beranjak dari tempat duduknya, dan melihat tangannya di dada sambil membelakangi Alvan.
"Haura, suka maafin Avan kok. Tenang aja" Dengan senyuman lebar, Alvan beranjak dan memeluk Haura. Alvan memeluknya seakan tak ingin melepaskan pelukannya. "Mulai hari ini, Avan janji, gak akan sakiti…
HarBy Kelabu
Penjara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Mukmini Salasiyanti
Balqis????
2025-05-23
0