Keesokan harinya, orang-orang itu kembali mengganggu, saat tadi berada di kantin, Haura tidak sengaja menempati tempat yang selalu mereka tempati, sampai akhirnya memancing jiwa iblis di jiwa mereka hidup kembali.
"Karena lo udah berani tempati tempat kitat tadi, jangan harap lo bisa tenang di sekolah ini" Tangan Haura di pegang oleh dua orang perempuan, ya siapa lagi kalau bukan Irsya dan Balqis.
Kemudian Maul melayangkan pukulannya ke perut Haura beberapakali. Haura hanya memejamkan matanya merasakan tinjuan yang di terima di bagian perutnya.
"Lepas!!!" Haura berhasil melepaskan tangannya, berkat tepisannya yang tidak bisa di tahan ileh Irsya dan Balqis.
Haura maju dan berjalan mendekati Maul yang telah berani memukulnya. "Kamu" Haura menunjuk wajah Maul dengan telunjuknya.
"Kamu yang gak akan tenang disekolah ini, bukan aku!" Haura berteriak tepat di hadapan wajah Maul, hingga akhirnya satu tinjuan kembali mendarat di pipinya.
Maul, memegang kedua bahu Haura dengan keras dan membalas perlakuan Haura tadi. "Lo pikir lo siapa?! Bisa-bisanya ngancem gua!" Disaat yang bersamaan, Ophelia datang memergoki kelima orang tersebut.
Seketika itu mereka diam dan tatapannya tertuju pada Ophe yang baru saja tiba. "Kenapa berhenti? Lanjutin dong" Ophe tersenyum sinis pada Haura, kemudian Maul mendorong tubuh Haura sampai dia tersungkur di tanah.
"Heh, dekali lagi gw bilang sama lo! Lo gak akan pernah tenang ada di sekolah ini! Ngerti?!" Mereka pun meninggalkan Haura dan Ophe.
Ophe menghampiri Haura yang masih terduduk di tanah. "Dan satu hal lagi, lo bakal tau akibatnya karena udah rebut sahabat gw!" Ophe berniat untuk melayangkan pukulan di wajah Haura, namun Haura dengan sigap memegang tangan Ophe.
"Heuh, mana ada orang yang mau sahabatan sama orang kayak kamu" Haura memberikan senyuman penuh kemenangan, yang membuat Ophe langsung pergi dari hadapannya.
Sepeninggalan mereka berlima, kini tinggallah Haura sendiri. Ia merebahkan tubuhnya di tanah, karena perutnya begitu tera…
HarBy Kelabu
Surat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments