Tidak boleh

Enam jam berlalu, Haura masih belum keluar ataupun membuka pintu kamarnya. Alvan jadi khawatir takut terjadi sesuatu pada Haura. Ia pun mencoba untuk mengetuk pintunya kembali.

"Hora,,, buka pintunya, kami belum makan" Alvan sedikit menekan setiap perkataannya, karena dia sedikit kesal. Sedari tadi, Haura sama sekali tidak menjawabnya. Dan kini, Haura juga sama, ya sama tidak menggubris Alvan.

"Hora,,, buka atau Avan di dobrak pintunya?!" Alvan hanya mendengar suara Haura yang terbatuk-batuk, namun tidak ada satu patah kata pun keluar dari mulutnya. Karena sudah terlanjur kesal, Alvan pun menggedor pintu kamar Haura dengan kasar, karena amarahnya sudah tak terbendung lagi.

Brak brak brak!!!

"HAURA!" Alvan mundur beberapa langkah, untuk mendobrak pintunya.

BRAK!!!

Pintunya berhasil terbuka, dan apa yang Alvan lihat? Dia hanya diam melihat pemandangan di hadapannya. Alvan tidak bisa berkata, dia bingung harus melakukan apa. Disaat yang bersamaan, Erima pun datang, dan langsung menerobos masuk kedalam kamar Haura, bahkan ia melewati Alvan yang tengah diam mematung.

"Haura,,," Erika meletakkan kepala Haura ke pangkuannya, kemudian Haura membuka matanya dan melihat wajah Erika. Awalnya, Erika juga terkejut melihat Haura dengan bercak darah yang mengenai bagian kerah bajunya, apa lagi bibir Haura juga terdapat darah. Namun, yang Haura butuhkan saat ini bukanlah apa yang Alvan lakukan kepadanya, melainkan yang Haura butuhkan adalah pelukan hangat dari orang-orang terdekatnya.

"Kenapa, Hau?" Erika menghapus air mata Haura yang meluncur dari sudut matanya. "Kenapa ada disini?" Haura memaksakan diri untuk berdiri. Sehingga tubuhnya pun sempoyongan dan dia hampir terjatuh, namun dengan cepat Erika menahannya.

"Pergi, Er,,, Erika gak boleh ada disini" Haura mendorong dorong tubuh Erika dengan lemah, agar Erika cepat pergi dari kamarnya. "Kenapa?" Erika pun tidak mengerti kenapa dia harus pergi dari sana, Padahal saat ini mungkin Haura sangat membutuhkannya.

Erika pun meliha…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!