Luka sebelum Duka

Erika mengeratkan tangannya menahan air matanya agar tidak jatuh. Erika terus berkata, ia tidak ingin mengubah suasananya menjadi sendu. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah waktunya dan ini sudah saatnya. Bukankah dirinya ingin mengetahui langsung dari Haura, tapi mengapa rasanya, Erika tidak sanggup.

"Ka-kamu, suka yang p-putih kan?"

Suara Erika terdengar jelas, kalau dirinya sedang menahan tangis, menahan rasa sedihnya saat itu. Haura yang mendengarnya pun, memohon kepada Erika agar dia mendengarkannya.

"Erika, udah,,,"

Erika yang sedari tadi berdiri, kini bersimpuh di depan Haura. Erika menunduk dengan air mata yang terus mengalir, membasahi pipinya. Punggungnya bergetar hebat, disaat Haura menyentuhnya.

"Sejak kapan, Hau? Sejak kapan,,,"

Haura menggeleng tak percaya, kalau dirinya akan membuat seorang Erika sesedih itu. Haura merasa sangat bersalah, karena sudah membiarkan Erika mengetahui hal ini dari orang lain.

"Maaf, maafin Haura,,,"

Erika mengangkat kepalanya dan melihat wajah Haura dengan pandangan penuh air mata. Erika menggeleng tidak menyetujui perkataan Haura. Menurutnya, Haura tidak salah, tapi dirinya lah yang salah, karena selama ini tidak menjadi seorang sahabat yang bisa menjadi tempat bercerita nya.

"Kamu gak salah,,, tapi,,,"

Erika menunjuk dirinya sendiri, dengan tangan yang bergetar.

"Aku yang salah, maafin aku Hau,,, karena selama ini aku belum bisa jadi sahabat, yang bisa menjadi tempat bercerita buat kamu. Aku udah gagal jadi sahabat"

Kemudian Haura meraih kedua tangan Erika, ia menggenggamnya dengan erat, dan saat itu juga air matanya pecah. Inilah yang Haura takutkan, dimana Erika menangis di hadapannya, dan bertanya dengan pertanyaan kapan, kenapa dan sebagainya. Yang mana Erika telah mengetahui rahasianya, yang selama ini ia sembunyikan dengan baik.

Tangis Erika sedikit mereda, saat ia melihat air mata berjatuhan dari pelupuk mata Haura. Erika membalas genggaman tangan Haura, dan menatap dengan tatapan tidak percaya. Ada satu hal ya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!