Sudah lima hari berlalu, tapi suasana di rumah itu tetap dingin, tetap sepi, seolah tak pernah mengenal suara kunci yang diputar oleh Chandra. Tak ada jejak sepatu di depan pintu, tak ada aroma parfum maskulin yang biasanya tertinggal samar di ruang tamu. Hanya kesunyian yang menjadi teman Audy, ditemani detik jam dinding yang terasa semakin menusuk tiap kali jarumnya bergerak.
CCTV yang dia pasang begitu apik, nyaris tak kasat mata. Para teknisi menatanya dengan hati-hati, sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh Audy.
CCTV ini akan menjadi perangkap tak terlihat yang siap menelan setiap kebohongan yang berani melintas di dalam rumah itu. Kamera-kamera itu menjadi mata tambahan miliknya, mata yang akan mengawasi setiap kejadia di rumah itu, 24 jam tanpa henti.
Namun di layar ponselnya, kenyataan justru semakin kejam. Permintaan follow dari akun barunya akhirnya diterima. Second account Jenny terbuka, dan di sanalah semua bukti kebusukan terpampang tanpa rasa bersalah. Postingan demi postingan menyayat hatinya: Chandra dengan senyum yang dulu begitu dia kenal, kini terbingkai bersama Jenny di sebuah hotel mewah, meneguk anggur di bawah cahaya lilin, hingga foto-foto liburan di negeri asing yang tak pernah sekalipun dijanjikan untuknya.
Audy terdiam, lalu genggaman tangannya mengepal begitu keras hingga buku jarinya memutih. Hatinya muak, marah, tapi juga getir. “Emang gila ya laki-laki ini…” gumamnya dengan suara pecah, “selama ini nggak pernah kasih aku nafkah yang cukup, bahkan bayar listrik pun aku yang tanggung. Tapi… dia malah buang-buang duit buat foya-foya kayak gini?!” Suaranya gemetar, separuh tawa sinis, separuh tangis tertahan.
Audy meraih ponselnya dengan gerakan kasar, mengetik pesan singkat:
“Besok aku akan ke Singapore tiga hari. Kapan kamu pulang?”
Balasan itu datang beberapa menit kemudian. Hanya sederet kalimat dingin, hambar, tanpa emosi.
“Ya. Belum tahu kapan aku bisa pulang, pekerjaanku masih belum selesai"
Seolah semua tahun kebersamaan merek…
Kau Dan Aku Selamanya
Bab 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments