Bab 48

Malam menurunkan keheningan pelan-pelan, hanya suara gemericik air dari mesin cuci yang menemani Audy di apartemen kecilnya. Lampu dapur menyinari jemari yang cekatan menata pakaian kerja ke keranjang. Hari itu terasa panjang, dan dia sudah membayangkan betapa nyamannya menutup mata setelah semua selesai.

Ponselnya tiba-tiba bergetar di meja. Nama Evan muncul di layar. Audy sempat ragu, lalu menggeser tombol hijau.

“Halo, Evan?” suaranya masih lembut, sedikit lelah.

“Dy, maaf ganggu malam-malam. Besok siang… bisa nggak kamu ketemu sama Bu Mirna? Di kafe dekat kantor kamu. Ada hal penting yang mau Bu Mirna omongin” suara Evan terdengar serius, seolah menahan sesuatu yang tak bisa ditunda.

Audy terdiam sejenak, menimbang, tapi tak menemukan alasan untuk menolak. “Oke, nggak masalah, besok jam makan siang, kan? Jam 1 siang oke?"

“Oke jam 1 siang kami tunggu di cafe. Thanks Dy.”

Begitu panggilan berakhir, Audy menatap ponsel yang kembali sunyi. Audy kembali menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri, lalu kembali merapikan cucian, meski pikirannya melayang entah ke mana.

Di rumah besar yang jauh berbeda dari apartemen Audy, Lampu kristal di ruang tamu memantulkan cahaya hangat, tapi tidak mampu menghapus kegelisahan Mirna. Perempuan paruh baya itu duduk di ujung sofa, kedua tangan saling menggenggam erat.

“Gimana, Van?” tanyanya begitu Evan menutup ponsel. Nada suaranya yang penuh harap disembunyikan.

“Audy setuju buat ketemu besok jam 1 siang.” jawab Evan pelan.

Mirna mengembuskan napas panjang, “Bagus,” ucapnya, suaranya bergetar, “Akhirnya… aku bisa memastikan semua kebenarannya.”

"Dia tidak bertanya apa-apa Van?" tanya Mirna

Evan menggeleng, "Mungkin dia pikir pertemuan ini untuk membahas rapat beberapa waktu lalu yang sempat kita tunda" kata Evan.

"Ya kamu mungkin ada benarnya juga. Aku yakin Audy sama sekali tidak tahu kalau dia masih punya keluarga" jawab Mirna.

Mata Mirna menatap jauh ke arah jendela, ke gelapnya malam yang menunggu di luar. Di balik k…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Kusii Yaati

Kusii Yaati

lanjut Thor... semakin seru ceritanya,tak sabar aq menunggu kehancuran ayah dan ibu tirinya Audy.dasar sampah mereka 😤🤧

2025-09-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!