Ruang kerja Audy siang itu terasa cukup tenang. Suara ketikan laptop bercampur dengan diskusi ringan. Audy duduk di kursinya, matanya fokus menatap layar sambil menyoroti beberapa poin di dokumen proyek yang baru dikirim tim desain. Di sampingnya, Yunita mencatat masukan Audy dengan cekatan.
“Bagian ini kayaknya masih kurang rapi deh Yun, coba nanti kamu tolong minta revisi ya. Jangan sampai pas presentasi kelihatan asal-asalan,” ujar Audy datar tapi tegas.
“Oke Dy.” Yunita menjawab sambil tangannya terus mencatat.
Tapi suasana yang damai itu tiba-tiba buyar ketika seorang staf mengetuk pintu dengan wajah panik.
“Bu… maaf mengganggu. Di lobby ada yang bikin ribut, nyari Ibu.”
Audy dan Yunita spontan saling pandang. Alis Audy mengernyit. “Nyari saya? Siapa”
“Nggak tahu bu, tapi kayaknya penting banget. Dia ngakunya adik ibu”
Mendengar hal itu, ekspresi Audy langsung mengeras. Hatinya menegang, tapi wajahnya tetap berusaha tampak setenang mungkin. Yunita ikut gusar, "Ngapain adik kamu kesini sih Dy?"
“Nggak tahu, aku turun dulu ya Yun” kata Audy akhirnya. Ia berdiri, merapikan jas kerjanya. “Eh tunggu aku ikut, kamu nggak tahu kan orang gila kayak dia bakal ngelakuin apaan?"
Audy mengangguk, meski dia tidak ingin jika Yunita ikut terseret masalahnya.
Mereka berdua melangkah keluar ruangan, menuju lift. Kebetulan, Dion baru saja berjalan melewati koridor dan saat melihat keduanya terburu-buru, sontak dia bertanya “Mau kemana kalian? Kok kayak keliatan buru-buru gitu?” tanyanya.
Audy hanya menjawab singkat, “Saya ada urusan sebentar pak dibawah. Permisi.”
Namun Dion, dengan firasat tidak enak, akhirnya ikut turun bersama mereka.
...***...
Begitu pintu lift terbuka di lobby, suasana langsung memanas. Beberapa staf tampak cemas menenangkan seorang wanita muda yang berdiri dengan wajah penuh amarah—Jenny. Dengan suara lantang, dia menuntut agar dipertemukan dengan Audy.
"Suruh turun Audy, beraninya dia sembunyi" teriak Jenny.
Begitu melihat Audy melangkah keluar dari lift,…
Kau Dan Aku Selamanya
Bab 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments