Bab 11

Pagi itu, cahaya matahari menembus jendela ruang makan, menyinari meja kayu yang rapi dengan piring keramik putih. Aroma kopi hangat dan roti panggang memenuhi udara. Audy duduk anggun dengan blouse satin biru lembut, tablet di tangan, matanya fokus meneliti grafik-grafik yang berbaris di layar. Sesekali dia menyendok salad, sesekali menyesap kopi, tenang dan penuh konsentrasi.

Chandra yang baru turun dari kamar, dengan handuk yang masih tersampir di lehernya dan rambut basah setelah mandi, berdiri terpaku di ambang pintu. Dia mengucek matanya, memastikan penglihatannya tidak salah. Tidak ada sepiring nasi goreng, tidak ada omelet hangat, tidak ada secangkir kopi hitam yang biasanya sudah menunggu di meja untuknya.

“Loh, sayang…” Chandra mengerutkan dahi, berjalan mendekat. “Kamu kok makan sendiri? Punya aku mana?”

Audy tidak langsung menjawab. Dia menatap sekilas ke arah suaminya, lalu kembali ke tablet, seolah pertanyaan itu hanya sekedar gangguan kecil yang tidak berarti. Dengan nada datar, dia menjawab sambil menyesap kopinya, “Punya kamu? Bikin sendiri lah. Kamu kan bisa bikin sarapan sendiri? Jangan kayak anak kecil deh”

Chandra mendengus, mencoba menahan kesal. “Ya aku bisa sih bisa, tapi kalau aku bikin sekarang, aku bisa telat meeting sama klien. Ini klien besar, loh, sayang.”

Audy meletakkan sendok, menutup tablet, lalu menatap suaminya dengan senyum tipis. “Kalau kamu tahu mau meeting pagi, ya harusnya bangun lebih pagi. Siapin makananmu sendiri. Kamu pikir aku nggak sibuk.” Dia berdiri, mengambil tas kerja, saat dia mendengar suara klakson mobil kantor yang menjemputnya sudah datang.

Sebelum melangkah pergi, Audy menoleh sekilas. “Oh ya, habis makan cuci sendiri piringnya ya. Aku nggak mau sink kita bau.” Senyumnya singkat, lalu pintu menutup di belakangnya.

Chandra berdiri kaku, serbet di tangannya diremas lalu dilempar ke meja dengan kasar. “Audy kenapa sih? Belakangan ini dia bener-bener bikin gue kesel. Sialan,” gumamnya dengan wajah masam.

Chandra l…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!