Episode 4: Ksatria Valerius dan Cincin Penebusan

Selamat Membaca👇

Eric Alaric Wiguna berdiri di ambang jendela penthouse, bayangan malam Jakarta memanjangkan siluetnya. Ia mencengkeram ponsel Mini yang kini kosong.

Mini, duduk di sofa terdekat, memeluk bantal dekoratif, tatapannya masih terguncang setelah menerima panggilan dari klan Valerius.

“Rekaman Nenek Alessandra… itu bukan ancaman konyol,” desis Eric, suaranya mengandung bahaya terpendam.

“Mereka tahu kelemahan terbesar klan Conti adalah reputasi Nenek di mata The Commission di Italia.”

Mini mengangguk.

“Mereka bilang tiga hari. Cincinnya harus Seguro, Penebusan. Kalau tidak, rekaman itu dikirim ke Interpol.”

Eric berbalik, menyilangkan tangan di dada. Matanya menganalisis Mini. “Kau tidak tampak seperti keturunan Ksatria Valerius. Kau terlihat seperti… seseorang yang kesulitan membedakan garpu dan sendok.”

Mini, merasa terhina, bangkit. “Hei! Saya ceroboh, bukan bodoh! Saya tahu itu garpu!” Ia menunjuk ke arah mangkuk buah di meja, tetapi jarinya malah mengenai vas bunga kristal yang berdiri di sebelahnya. Vas itu bergoyang berbahaya.

Eric bergerak secepat kilat. Ia menahan vas itu dengan tangan kanannya tepat sebelum jatuh, sementara mata kirinya masih tajam menatap Mini. “Lihat? Bukti nyata.”

“Itu hanya… kecelakaan navigasi!” Mini membela diri, menarik napas lega.

Eric tidak membuang waktu. “Marco!” ia memanggil pengawalnya. “Siapkan jet. Tujuan: Milan. Aku butuh koneksi perhiasan di sana.” Ia menoleh ke Mini. “Kita akan mencari cincin Penebusan gila itu, dan kita punya waktu kurang dari 72 jam.”

Di dapur penthouse, Mini mencoba membuat hot chocolate untuk menenangkan diri. Ia memasak air di panci, lalu sibuk mencari bubuk kakao di lemari es—karena di rumah Bibi Titi bubuk selalu disimpan di sana.

Tiba-tiba, Elara Wiguna, adik Eric, masuk. Ia bersandar di pintu dapur, rambutnya berantakan, mengenakan hoodie kebesaran Eric.

“Selamat datang di neraka, calon Kakak Ipar. Ternyata kau adalah keturunan musuh abadi klan kami. Plot twist yang bagus, ten points untuk Kakek Pranoto,” sambut Elara ceria, lalu mencium bau aneh.

“Kau sedang apa?” tanya Elara.

Mini menunjuk panci di kompor. “Hot chocolate. Tapi bubuknya tidak ada di kulkas.”

“Mini, itu panci stainless steel. Air mendidih di panci itu. Dan lemari es bukan tempat menyimpan bubuk kakao,” Elara tertawa geli, lalu mendekat. “Oh, dan Mini… kau lupa mematikan kompor setelah airnya mendidih.”

Mini melihat ke panci. Air sudah habis menguap, meninggalkan kerak gosong di dasar.

“Astaga! Maaf!” Mini buru-buru memutar kenop kompor, tetapi karena panik, ia malah memutar kenop pemanggang oven di bawahnya ke suhu tertinggi.

Elara menggeleng, namun matanya tertarik pada sesuatu di pergelangan tangan Mini: gelang manik-manik kusam yang Mini kenakan sejak kecil.

“Gelang itu…” Elara mendekat dan memegang pergelangan tangan Mini, wajahnya tiba-tiba serius. Elara, yang selama ini selalu santai, kini menunjukkan ketegangan yang sama dengan yang ditunjukkan Nenek Alessandra.

“Mini, gelang ini… ini aneh. Rasanya seperti menyentuh… rahasia.”

Mini mengerutkan kening. “Ini cuma gelang murahan, Elara. Dari Kakek Pranoto.”

Elara melepaskan tangan Mini dengan cepat. “Jaga gelang itu, Mini. Dan jangan biarkan siapa pun di Italia, terutama Nenek dan Ayah, melihat atau menyentuhnya. Rasanya… terlalu terhubung dengan masa lalu yang gelap.”

Pukul 23.30, Eric sedang berbicara dengan Luca Wiguna melalui panggilan video yang terenkripsi. Luca berada di markas utama Wiguna di Italia.

“Kau yakin harus ke Milan mencari Seguro?” desak Luca, Ayah Eric.

“Valerius mungkin menggunakan ini hanya untuk memancingmu keluar dari bentengmu.”

“Ayah, ancaman rekaman Nenek itu terlalu spesifik. Dan Kakek Pranoto menjodohkan Mini dengan kita—Mini bukan sandera biasa. Dia adalah kunci,” tegas Eric.

Eric mengklik sebuah file yang baru ia terima dari Pengacara Wibowo: laporan investigasi yang lebih mendalam mengenai wasiat Kakek Pranoto. Matanya meneliti poin terakhir yang sangat rahasia.

“Selain semua aset logistik, ternyata Kakek Pranoto juga mewariskan sesuatu yang lain kepada Mini,” ujar Eric, nadanya penuh ketidakpercayaan.

“Apa?” tanya Luca.

Eric menatap lurus ke kamera.

“Mini mewarisi kunci keamanan tunggal untuk masuk ke Ruang Kaca klan Conti di bawah markas utama di Calabria. Ruangan yang hanya bisa diakses Capo dan Matriark.”

Di seberang panggilan video, raut wajah Luca Wiguna yang kaku langsung membeku menjadi ketakutan yang murni. Ruang Kaca adalah gudang rahasia klan, tempat semua perjanjian darah dan daftar musuh tersimpan.

Jika Mini, keturunan Valerius, bisa masuk ke sana…

“Itu tidak mungkin!” seru Luca. “Hanya orang yang berdarah Conti murni yang bisa mengaktifkan chiaro (kode kunci) di pintu itu!”

“Kakek Pranoto telah mengatur segalanya. Dia tidak hanya menjodohkan kita dengan musuh, Ayah. Dia menanam bom waktu tepat di jantung klan,” kata Eric dingin.

Ia mengambil mantelnya, siap terbang ke Milan.

Eric menoleh ke belakang, melihat Mini yang sedang membersihkan remah-remah gosong di panci dengan sikat gigi (kebiasaan lain yang ia ambil dari Bibi Titi).

Mini, si gadis ceroboh yang hampir membakar dapur Eric, kini memegang kunci menuju kehancuran total klan Mafia Conti di Italia.

Eric menyadari, tidak peduli betapa oon-nya Mini, dia harus menikahinya, dan dia harus melindunginya.

BERSAMBUNG.

Terpopuler

Comments

☕︎⃝❥Mengare (Comeback)

☕︎⃝❥Mengare (Comeback)

Aku suka banget dramanya. soalnya kelihatan natural dan memang Mini sudah bermasalah sejak awal, jadi tambah lucu🤣

2025-11-03

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Kopi Tumpah, Kemeja Pun Pasrah
2 Episode 2: Janji Darah di Ruang Negosiasi
3 Episode 3: Penjagaan Rahasia dan Surat Ancaman Kedua
4 Episode 4: Ksatria Valerius dan Cincin Penebusan
5 Episode 5: Terbang ke Milan, Keahlian Mini yang Terselubung
6 Episode 6: Resonansi Besi dan Kecelakaan Taktis Mini
7 Episode 7: Perjalanan Darat ke Neraka dan Kode Ksatria
8 Episode 8: Ujian Garpu Perak dan Mata Sang Matriark
9 Episode 9: Lorong Rahasia dan Sumpah Il Doppio
10 Episode 10: Sang Penjaga Dinding dan Kesepakatan di Kegelapan
11 Episode 11: Il Cattivo Presagio dan Rahasia Kontrak Darah
12 Episode 12: Ultimatum Matriark dan Sedikit Kebenaran
13 Episode 13: Senyap di Bawah Tanah dan Harga Sebuah Nama
14 Episode 14: Pelarian CEO dan Panggilan Konferensi dalam Kegelapan
15 Episode 15: Kontrol Pelabuhan
16 Episode 16: Bisikan Laut dan Mini
17 Episode 17: Sandi Pengkhianatan dan Pertemuan di Valletta
18 Episode 18: Penyamaran Sempurna dan Ujian Balkan
19 ​ Episode 19: Negosiasi Sofia Moretti dan Bayangan Mata-Mata ​
20 Episode 20: Sumpah di Puncak
21 Episode 21: Badai Montenegro dan Reaksi Matriark
22 Episode 22: Kode Valerius dan Umpan di Jaringan
23 Episode 23: Gerbang Podgorica dan Aroma Pengkhianatan
24 Episode 24: Persiapan Biara dan Sumpah Tanpa Senjata
25 Episode 25: Konfrontasi Pangeran dan Simbol Empat Bintang
26 Episode 26: Melarikan Diri dengan Kebenaran dan Grand Design
27 Episode 27: Kubu Swiss dan Serangan
28 Episode 28: Jakarta, Pengkhianatan Luca dan Basis Valerius
29 Episode 29: Duel Diplomasi di Tanah Jakarta dan Kunci Kuno
30 Episode 30: Calabria, Akhir Tahta Matriark
31 Episode 31: Konsolidasi Kekuasaan dan Jejak Tesoro Mio
32 Episode 32: Pertemuan Keluarga Beracun di Jakarta
33 Episode 33: Tesoro Mio dan Akhir Klan Valerius
34 Episode 34: Bayangan Yakuza dan Strategi Bushido
35 Episode 35: Pertemuan Ratu Merah dan Ujian Shadow Wall
36 Episode 36: Gema Cincin dan Kehancuran Logistik
37 Episode 37: Duel Yakuza di Jakarta dan Pengkhianatan di Markas
38 Episode 38: Tribunal Keluarga dan Harga Pengkhianatan
39 Episode 39: Pernikahan di Tengah Ancaman dan Hadiah Yakuza
40 Episode 40: Upacara Proklamasi dan Ledakan Tradisi
41 Episode 41: Bulan Madu Taktis dan Hadiah Terakhir Yakuza
42 Episode 42: Perlombaan ke Castellamare dan Harta Emosional
43 Episode 43: Serangan dan Ujian Ketenangan
44 Episode 44: Silent Sabotage dan Telepati
45 Episode 45: Protocol Atlantis dan Pengkhianatan Terakhir
46 Episode 46: Castellamare, Perlombaan di Lorong Waktu
47 Episode 47: Membuka Arsip Terakhir dan Misi Penyelamatan Pranoto
48 Episode 48: Manual Kuno dan Penebusan Terakhir
49 Episode 49: Pertarungan Siber di Udara - The Final Strike
50 Episode 50: Kemenangan Legal dan Kehancuran Yakuza
51 Episode 51: Era Pramesti-Wiguna dan Penebusan Keluarga
52 Episode 52: Baby Capo
53 Episode 53: Ketenangan Melawan Tradisi dan Sumpah Eric
54 Episode 54: Misi Pembersihan Warisan Luca
55 Episode 55: Menanti Warisan dan Kedamaian Sejati
56 ep 56 deklarasi kehamilan
57 Episode 57: Kelahiran dan Warisan Ketenangan
58 Episode 58: Pewaris Ketenangan dan Pengukuhan Kekuatan
59 Episode 59: Perpisahan Castello dan Janji Tuscany
60 Episode 60: Kebahagiaan Sejati di Tuscany (Tamat)
61 bonchap.
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Episode 1: Kopi Tumpah, Kemeja Pun Pasrah
2
Episode 2: Janji Darah di Ruang Negosiasi
3
Episode 3: Penjagaan Rahasia dan Surat Ancaman Kedua
4
Episode 4: Ksatria Valerius dan Cincin Penebusan
5
Episode 5: Terbang ke Milan, Keahlian Mini yang Terselubung
6
Episode 6: Resonansi Besi dan Kecelakaan Taktis Mini
7
Episode 7: Perjalanan Darat ke Neraka dan Kode Ksatria
8
Episode 8: Ujian Garpu Perak dan Mata Sang Matriark
9
Episode 9: Lorong Rahasia dan Sumpah Il Doppio
10
Episode 10: Sang Penjaga Dinding dan Kesepakatan di Kegelapan
11
Episode 11: Il Cattivo Presagio dan Rahasia Kontrak Darah
12
Episode 12: Ultimatum Matriark dan Sedikit Kebenaran
13
Episode 13: Senyap di Bawah Tanah dan Harga Sebuah Nama
14
Episode 14: Pelarian CEO dan Panggilan Konferensi dalam Kegelapan
15
Episode 15: Kontrol Pelabuhan
16
Episode 16: Bisikan Laut dan Mini
17
Episode 17: Sandi Pengkhianatan dan Pertemuan di Valletta
18
Episode 18: Penyamaran Sempurna dan Ujian Balkan
19
​ Episode 19: Negosiasi Sofia Moretti dan Bayangan Mata-Mata ​
20
Episode 20: Sumpah di Puncak
21
Episode 21: Badai Montenegro dan Reaksi Matriark
22
Episode 22: Kode Valerius dan Umpan di Jaringan
23
Episode 23: Gerbang Podgorica dan Aroma Pengkhianatan
24
Episode 24: Persiapan Biara dan Sumpah Tanpa Senjata
25
Episode 25: Konfrontasi Pangeran dan Simbol Empat Bintang
26
Episode 26: Melarikan Diri dengan Kebenaran dan Grand Design
27
Episode 27: Kubu Swiss dan Serangan
28
Episode 28: Jakarta, Pengkhianatan Luca dan Basis Valerius
29
Episode 29: Duel Diplomasi di Tanah Jakarta dan Kunci Kuno
30
Episode 30: Calabria, Akhir Tahta Matriark
31
Episode 31: Konsolidasi Kekuasaan dan Jejak Tesoro Mio
32
Episode 32: Pertemuan Keluarga Beracun di Jakarta
33
Episode 33: Tesoro Mio dan Akhir Klan Valerius
34
Episode 34: Bayangan Yakuza dan Strategi Bushido
35
Episode 35: Pertemuan Ratu Merah dan Ujian Shadow Wall
36
Episode 36: Gema Cincin dan Kehancuran Logistik
37
Episode 37: Duel Yakuza di Jakarta dan Pengkhianatan di Markas
38
Episode 38: Tribunal Keluarga dan Harga Pengkhianatan
39
Episode 39: Pernikahan di Tengah Ancaman dan Hadiah Yakuza
40
Episode 40: Upacara Proklamasi dan Ledakan Tradisi
41
Episode 41: Bulan Madu Taktis dan Hadiah Terakhir Yakuza
42
Episode 42: Perlombaan ke Castellamare dan Harta Emosional
43
Episode 43: Serangan dan Ujian Ketenangan
44
Episode 44: Silent Sabotage dan Telepati
45
Episode 45: Protocol Atlantis dan Pengkhianatan Terakhir
46
Episode 46: Castellamare, Perlombaan di Lorong Waktu
47
Episode 47: Membuka Arsip Terakhir dan Misi Penyelamatan Pranoto
48
Episode 48: Manual Kuno dan Penebusan Terakhir
49
Episode 49: Pertarungan Siber di Udara - The Final Strike
50
Episode 50: Kemenangan Legal dan Kehancuran Yakuza
51
Episode 51: Era Pramesti-Wiguna dan Penebusan Keluarga
52
Episode 52: Baby Capo
53
Episode 53: Ketenangan Melawan Tradisi dan Sumpah Eric
54
Episode 54: Misi Pembersihan Warisan Luca
55
Episode 55: Menanti Warisan dan Kedamaian Sejati
56
ep 56 deklarasi kehamilan
57
Episode 57: Kelahiran dan Warisan Ketenangan
58
Episode 58: Pewaris Ketenangan dan Pengukuhan Kekuatan
59
Episode 59: Perpisahan Castello dan Janji Tuscany
60
Episode 60: Kebahagiaan Sejati di Tuscany (Tamat)
61
bonchap.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!