selamat Membaca 👇
*
*
*
Udara di ruang batu Biara Durmitor tiba-tiba terasa tebal. Eric Alaric Wiguna dan Mini Chacha Pramesti, bersama Kakek Pranoto yang baru muncul, kini memegang hard drive yang berisi "Rekaman Kebenaran". Di hadapan mereka, Silvio Valerius, Pangeran Valerius, berdiri beku dalam kekalahan.
"Kau... kau mengkhianatiku, Pranoto," suara Silvio bergetar, lebih karena luka pengkhianatan daripada amarah. "Setelah semua yang kita rencanakan untuk mengambil kembali klan dari Matriark?"
Pranoto tersenyum tenang. "Aku tidak mengkhianatimu, Silvio. Aku hanya mengkhianati metode-mu. Kau ingin perang, Mini ingin kedamaian, dan Eric hanya ingin Mini. Aku memilih cucuku, yang terlahir sebagai darah Fede e Fuoco (Conti) dan Il Vero Nome (Valerius) yang sesungguhnya."
Pranoto menoleh ke Eric. "Eric, segera. Ambil hard drive ini. Di luar, orang-orang Silvio sudah tahu ada yang tidak beres. Kita harus bergerak sekarang."
Eric segera menyimpan hard drive kuno itu di dalam saku dalam jaketnya, yang memiliki lapisan pelindung EMP. Eric tidak pernah meninggalkan keamanan. Mini, dengan refleksnya yang cepat, meraih tangan Pranoto.
Tiba-tiba, teriakan terdengar dari koridor biara. Klan Shkreli, para sekutu Montenegro Silvio, telah mengepung area itu.
"Silvio! Sinyal pelarian terdeteksi! Mereka mencoba kabur!" teriak salah satu pengawal Shkreli dari luar pintu.
Silvio, meskipun marah, menunjukkan pragmatisme Mafia-nya. "Mini, Pranoto. Berikan hard drive itu padaku. Aku akan melindungimu. Jangan percaya pada Conti ini. Dia akan menyerahkanmu kepada Matriark begitu klan aman!"
Eric menarik Mini lebih dekat. "Jangan dengarkan dia, Mini. Kita pergi bersama!"
Pranoto mengaktifkan sesuatu di pergelangan tangannya. "Ikuti aku! Aku sudah membuat rute darurat!"
Pranoto bergegas menuju salah satu jendela kaca patri di ruangan itu. Pranoto menendang kaca itu, dan udara dingin Durmitor langsung menyelimuti ruangan.
"Jendela? Itu ketinggian puluhan meter, Kakek!" teriak Mini.
"Itu Kunc…
Istriku! Oon?
Episode 26: Melarikan Diri dengan Kebenaran dan Grand Design
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments