Selamat Membaca 👇
Kapal kargo kecil yang disiapkan Pirozzi membelah Laut Ionia, menuju Malta. Eric Alaric Wiguna, Mini Chacha Pramesti, dan Kakek Pranoto meringkuk di ruang kargo yang sempit, diapit oleh peti kemas berisi minyak zaitun dan, yang lebih merisaukan, beberapa kotak senjata yang ditujukan untuk Balkan.
Setelah aksi dan ketegangan pelarian di Genoa, suasana di kapal kini tenang, tetapi dingin. Eric dan Mini duduk bersebelahan, berbagi selimut tipis.
Mini memandang Eric yang tampak kelelahan. Eric, sang CEO Mafia yang biasanya rapi, kini terlihat berantakan dengan rambut acak-acakan dan janggut tipis yang mulai tumbuh. Mini menyentuh pipinya dengan lembut.
"Eric, istirahatlah. Aku yang akan berjaga," bisik Mini.
Eric menoleh, matanya redup karena kurang tidur. "Aku tidak bisa. Aku harus memikirkan langkah selanjutnya. Kalau kita gagal menemui Silvio, kita akan mati di tangan Nenek Alessandra."
Mini menarik Eric lebih dekat, menyandarkan kepala Eric ke bahunya. "Berhentilah menjadi Capo sebentar saja. Jadilah Eric. Kau sudah bertarung demi aku sepanjang hari ini. Biarkan aku melindungimu dengan diam."
Eric memejamkan mata. Di bahu Mini, ia merasakan ketenangan yang belum pernah ia rasakan di Castello Vescovo. Kehadiran Mini adalah satu-satunya pelabuhan aman baginya.
"Kau unik, Mini," gumam Eric, suaranya tercekat. "Kau seharusnya takut, kau baru tahu kau Putri musuh bebuyutanku, tapi kau malah menenangkanku."
"Aku tidak bisa lari dari fakta, Eric. Lebih baik aku tahu siapa diriku dan berjuang, daripada hidup dalam kebohongan. Sekarang tidur," perintah Mini, lalu mengelus rambut Eric.
Kakek Pranoto, yang selama ini mengamati, mendekat dan duduk di samping Mini. Eric sudah terlelap di bahu Mini.
"Kau memiliki hati yang murni, Mini," kata Pranoto lembut. "Itu sebabnya klan Valerius membutuhkanmu. Bukan untuk perang, tapi untuk Kontrol Emosi."
Mini mengerutkan kening. "Kontrol Emosi? Aku tidak mengerti. Eric menyebutnya Kode Emosi Valerius, tapi aku hanya mer…
Istriku! Oon?
Episode 16: Bisikan Laut dan Mini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments