BERUBAH

"Lakukan saja jika kau berani," tantang Yura.

"Tapi ingat, tanpa aku, bayi kecil itu tidak akan bertahan semalam pun. Dan kau? Kau akan gagal menjaga amanah terakhir kakakmu karena kebodohanmu sendiri, Grand Duke Jayden yang terhormat," lanjut Yura, dengan seringai iblis yang muncul di wajah nya.

Ruangan itu mendadak hening, Jayden mempererat cengkeramannya, tapi Yura tidak berkedip sedikit pun, baginya ini bukan apa-apa, bahkan dia pernah terkena timah panas di tubuh nya.

Di saat itulah, Jayden sadar, wanita di depannya bukan lagi Calista yang lemah dan penakut.

Dan tanpa Jayden tahu, ibu susu dari keponakan nya itu memang bukan lagi Calista yang asli, dia adalah Yura, sang agen rahasia dari dunia yang jauh berbeda dengan dunia ini

Oek

Oek

Oek

Di tengah-tengah ketegangan itu, tiba-tiba bayi kecil yang ada di atas ranjang, menangis dengan keras.

"Cepat lakukan tugas mu!" perintah Jayden, melepaskan cengkraman nya.

Cih

Yura berdecih sinis, dan berbalik berjalan ke arah ranjang, mengangkat bayi itu ke dalam gendongan nya.

"Keluar!"

Perintah Yura pada Jayden dan para pengawal nya.

"Kau! Kau berani memerintah kan ku!" ucap Jayden, geram.

"Bodoh! Aku ingin menyusui bayi kecil ini. Apa kau ingin melihat nya hah!" ucap Yura, frontal.

Jayden yang biasa berwajah kaku, seketika wajah nya memerah, mendengar ucapan Yura, begitupun dengan para pengawal yang di belakang nya, mereka tidak menyangka akan mendengar ucapan seperti itu.

Tanpa sepatah kata pun Jayden keluar dari kamar itu di ikuti oleh para pengawal nya.

Melihat pintu sudah tertutup, Yura langsung menatap bayi kecil yang ada di gendong nya, bayi itu sangat tampan walaupun masih bayi.

"Malang sekali nasib mu, Nak," gumam Yura.

Semua ingatan tentang tubuh baru nya sudah Yura dapat kan, termasuk ingatan tentang bayi kecil itu.

Bayi kecil itu adalah anak dari Kakak Jayden yang sudah meninggal, terbunuh karena pengkhianatan yang di lakukan oleh istri nya sendiri.

Dan bayi kecil ini adalah satu-satunya pewaris tahta kerajaan Florist, makanya banyak orang yang ingin melenyapkan nyawa kecil nya.

Selain sudah tidak memiliki Ayah, bayi kecil ini juga tidak memiliki ibu. Ibunya juga mati terbunuh, siapa lagi pelakunya kalau bukan sang paman pelindung, Grand Duke Jayden.

Oek

Oek

Oek

Bayi kecil kembali menangis karena Yura tidak kunjung memberikan ASI nya.

"Hah... Mimpi apa aku, tiba-tiba harus menjadi ibu Susu dari bayi malang ini," gumam Yura, membuka pakaian bagian atas nya.

Yura menarik napas panjang, mencoba menekan rasa canggung yang menyerang egonya sebagai seorang agen rahasia.

Seumur hidupnya, dia hanya akrab dengan senjata api, racun, dan strategi infiltrasi, tapi kini, dia harus berhadapan dengan insting biologis tubuh Calista yang menuntutnya untuk menjadi seorang pelindung dengan cara yang paling primitif sekaligus suci.

Slup

Begitu bayi itu mendapatkan apa yang diinginkannya, tangisannya mereda menjadi isapan-isapan kecil yang tenang.

Yura menyandarkan punggungnya pada tiang ranjang yang keras, matanya tidak sedetik pun lepas dari pintu kayu yang baru saja ditutup Jayden.

"Pangeran Mahkota... pewaris suci," gumam Yura, jemarinya yang masih menyisakan bekas darah kering kini mengusap pipi lembut bayi itu dengan hati-hati.

"Kamu adalah tiket keberlangsungan ku di dunia ini, sekaligus target yang akan membuat hari-hariku tidak pernah tenang, dan menyenangkan," gumam Yura, tersenyum miring.

Pikirannya berputar cepat. Berdasarkan ingatan Calista istana ini adalah sarang ular. Jayden mungkin pelindung secara hukum, tapi kasus sang Grand Duke yang membunuh ibu bayi ini, meskipun karena pengkhianatan, menunjukkan bahwa pria itu adalah sosok yang kejam dan pragmatis.

"Ah rasanya aku sudah tidak sabar, ingin mematahkan satu persatu leher para pengkhianat itu," batin Yura, seringai iblis muncul di wajah nya.

"Dan kamu Pangeran kecil, mulai sekarang kamu tidak perlu takut, akan aku pastikan kamu aman di bawah perlindungan ku," gumam Yura, mengelus lembut rambut Pangeran.

"Pangeran Mahkota Lorenzo Florist, nama yang indah, seperti dirimu yang begitu agung," gumam Yura, membelai pipi Pengeran Lorenzo.

Beberapa menit kemudian, setelah bayi itu terlelap kembali, Yura merapikan pakaiannya, dia tidak memanggil pelayan.

Dengan gerakan pelan, dia mengambil kain bersih dari lemari kayu dan mulai membersihkan wajah serta tangannya dari noda darah.

Yura menatap pantulan dirinya di cermin, wajah Calista sebenarnya cantik, namun pucat dan tirus karena tekanan batin dan fisik.

"Mulai hari ini, tidak akan ada lagi Calista yang gemetar ketakutan," ucap Yura pada bayangan di cermin.

"Jika kalian ingin bermain api di istana ini, akan ku pastikan kalian terbakar habis," lanjut Yura, tersenyum dingin.

Tiba-tiba, telinganya menangkap suara bisikan di balik jendela, suaranya sangat tipis dan samar, namun bagi agen kelas atas seperti Yura, itu seperti teriakan.

Yura menyungging kan senyum sinis nya, menatap pantulan dirinya di dalam cermin, tanpa berniat ingin menoleh.

"Tikus kedua sudah datang," bisik Yura, menyeringai.

Dengan anggun, tanpa rasa takut dan gemetaran, Yura berjalan santai menuju meja rias, kembali mengambil tusuk konde perak yang tadi ia gunakan untuk membunuh.

Sret

Tanpa peringatan, Yura melempar tusuk konde itu ke arah celah tirai jendela.

Jlep

"Akh!"

Sebuah rintihan tertahan terdengar dari luar, diikuti suara benda jatuh ke semak-semak.

Yura berjalan menuju jendela, membukanya dengan tenang, dan melihat seorang pria berpakaian pelayan istana tersungkur dengan tusuk konde menancap di bahunya.

Di saat yang sama, Jayden yang ternyata belum pergi jauh dari koridor luar, muncul bersama para pengawal karena mendengar kegaduhan.

BRAK

Pintu kamar Yura di dobrak dengan sangat kuat, hampir saja Yora melemparkan tusuk konde nya pada orang yang sudah lancang mendobrak pintu nya, untung saja Pengeran kecil nya tidak terbangun.

Jayden menatap pria yang terluka itu, lalu menatap Yura yang berdiri di bingkai jendela dengan tatapan bosan.

"Satu lagi tikus mu tertangkap, Grand Duke," ucap Yura datar.

"Sepertinya saringan di istanamu bukan hanya bocor, tapi sudah hancur total," lanjut Yura, tersenyum meremehkan.

Jayden mengepalkan tangannya, matanya berkilat antara amarah dan kekaguman yang tersembunyi.

"Bawa pengkhianat ini ke ruang bawah tanah!" perintah Jayden pada pengawal nya.

"Baik Yang Mulia," jawab Pengawal Jayden, tegas.

Tikus menganggu itu di seret keluar dari kamar Yura, menyisakan tiga manusia dewasa di kamar itu, Yura, Jayden dan Owen tangan kanan Jayden.

Jayden mendekat ke arah Yura, membuat jarak mereka sangat dekat hingga Yura bisa mencium aroma maskulin bercampur besi dari jubah sang Grand Duke.

Terpopuler

Comments

Hatijah Cantik

Hatijah Cantik

pelayan itu jatuh ke semak2 ,tapi kenapa Jayden menyuruh anak buahnya menyeretnya keluar dari kamar Yura , apa yg salah ya🤭

2026-08-15

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Harusnya sebagai ibu susu Calissta itu badannya gemoy dan sehat,Gimana mau ngasih susu yg berkhasiat buat bayinya kalau dia sendiri ringkih gitu kurang asupan..

2026-04-29

2

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Terus isteri nya mana? Kabur ninggalin bayi nya..Gila..Ibu mana yg gak waras gitu hah..😡😡

2026-04-29

0

lihat semua
Episodes
1 KEBANGKITAN SANG AGEN
2 BERUBAH
3 FAKTA BARU
4 MANTAN IBU SURI
5 LAPORAN MATA-MATA
6 MAKANAN BERACUN
7 KERIBUTAN PAGI
8 RENCANA SELANJUTNYA
9 KETAHUAN
10 KEBERANIAN CALISTA
11 MATI KUTU
12 KESEPAKATAN
13 TRIK MURAHAN
14 KEBAKARAN
15 PENGORBANAN CALISTA
16 RENCANA LICIK
17 DI OBATI JAYDEN
18 INTEROGASI
19 MULAI PERHATIAN
20 JEBAKAN CALISTA
21 DIAM-DIAM KHAWATIR
22 KECERDASAN CALISTA
23 PENANGKAPAN ISABELLA
24 RENCANA PEMBERSIHAN
25 PENANGKAPAN TIKUS GOT
26 KETERGANTUNGAN
27 CANGGUNG
28 MENGUNJUNGI HAMA
29 MALAM TERKAHIR
30 EKSEKUSI PENGKHIANAT
31 MENENANGKAN JAYDEN
32 TRAUMA
33 LUKA MASA LALU
34 DEMAM
35 TERKEJUT
36 FAKTA BARU
37 MENYIMPAN RAHASIA
38 MANTAN TUNANGAN
39 RAPUH
40 MENGUSIR PENGGANGGU
41 PERINGATAN KERAS
42 MENYATAKAN PERASAAN
43 RACUN
44 MAMPIR YUK
45 KABAR KEMATIAN
46 PURA-PURA MATI
47 MALAM TANPA BEBAN
48 TERBONGKAR
49 KAMU BERHARGA
50 TERLUKA
51 PEMBANTAIAN
52 DI RANTAI
53 KACAU
54 IKATAN BATIN
55 CURHATAN OWEN
56 SADAR
57 BUKAN ILUSI
58 POSESIF
59 MANJA
60 JANJI STATUS MASA DEPAN
61 KEDATANGAN ULAR BARU
62 KEMARAHAN TESSA
63 PENYUSUP
64 RAPAT DEWAN
65 PANIK
66 TEH BERACUN
67 TERTIPU
68 MAINAN CALISTA
69 CINTA JAYDEN
70 MEMBUNGKAM PENGKHIANAT
71 KEHANCURAN SIMON
72 CAIRAN KEJUJURAN
73 SAMA-SAMA BERGERAK
74 DERMAGA
75 MEMBAWA PENGKHIANAT
76 MENUNGGU
77 KHAWATIR TAPI GENGSI
78 DI SOGOK
79 HADIAH MISTERIUS
80 LATIHAN BERSAMA
81 CINTA TAPI GENGSI
82 OBROLAN PRIA JOMBLO
83 MISI JAYDEN
84 ADA KEMAJUAN
85 KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN
86 PEMBERSIHAN TERAKHIR
87 SEMUA ORANG SIBUK
88 HARI BESAR
89 CINTA YANG MENYATU
90 BONCHAP I
91 BONCHAP II
92 ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
93 KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)
Episodes

Updated 93 Episodes

1
KEBANGKITAN SANG AGEN
2
BERUBAH
3
FAKTA BARU
4
MANTAN IBU SURI
5
LAPORAN MATA-MATA
6
MAKANAN BERACUN
7
KERIBUTAN PAGI
8
RENCANA SELANJUTNYA
9
KETAHUAN
10
KEBERANIAN CALISTA
11
MATI KUTU
12
KESEPAKATAN
13
TRIK MURAHAN
14
KEBAKARAN
15
PENGORBANAN CALISTA
16
RENCANA LICIK
17
DI OBATI JAYDEN
18
INTEROGASI
19
MULAI PERHATIAN
20
JEBAKAN CALISTA
21
DIAM-DIAM KHAWATIR
22
KECERDASAN CALISTA
23
PENANGKAPAN ISABELLA
24
RENCANA PEMBERSIHAN
25
PENANGKAPAN TIKUS GOT
26
KETERGANTUNGAN
27
CANGGUNG
28
MENGUNJUNGI HAMA
29
MALAM TERKAHIR
30
EKSEKUSI PENGKHIANAT
31
MENENANGKAN JAYDEN
32
TRAUMA
33
LUKA MASA LALU
34
DEMAM
35
TERKEJUT
36
FAKTA BARU
37
MENYIMPAN RAHASIA
38
MANTAN TUNANGAN
39
RAPUH
40
MENGUSIR PENGGANGGU
41
PERINGATAN KERAS
42
MENYATAKAN PERASAAN
43
RACUN
44
MAMPIR YUK
45
KABAR KEMATIAN
46
PURA-PURA MATI
47
MALAM TANPA BEBAN
48
TERBONGKAR
49
KAMU BERHARGA
50
TERLUKA
51
PEMBANTAIAN
52
DI RANTAI
53
KACAU
54
IKATAN BATIN
55
CURHATAN OWEN
56
SADAR
57
BUKAN ILUSI
58
POSESIF
59
MANJA
60
JANJI STATUS MASA DEPAN
61
KEDATANGAN ULAR BARU
62
KEMARAHAN TESSA
63
PENYUSUP
64
RAPAT DEWAN
65
PANIK
66
TEH BERACUN
67
TERTIPU
68
MAINAN CALISTA
69
CINTA JAYDEN
70
MEMBUNGKAM PENGKHIANAT
71
KEHANCURAN SIMON
72
CAIRAN KEJUJURAN
73
SAMA-SAMA BERGERAK
74
DERMAGA
75
MEMBAWA PENGKHIANAT
76
MENUNGGU
77
KHAWATIR TAPI GENGSI
78
DI SOGOK
79
HADIAH MISTERIUS
80
LATIHAN BERSAMA
81
CINTA TAPI GENGSI
82
OBROLAN PRIA JOMBLO
83
MISI JAYDEN
84
ADA KEMAJUAN
85
KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN
86
PEMBERSIHAN TERAKHIR
87
SEMUA ORANG SIBUK
88
HARI BESAR
89
CINTA YANG MENYATU
90
BONCHAP I
91
BONCHAP II
92
ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
93
KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!