Talak atau cerai adalah hal yang tidak disukai Allah, talak adalah ikrar pemutus hubungan suami istri. Perceraian dapat dilakukan apabila masalah dalam rumah tangga tidak dapat lagi diatasi dan berbahaya jika penikahan dilanjutkan, hal yang demikian diatur dalam Islam. Emosi merupakan perasaan batin yang terus menerus timbul dari hati seseorang, bukan timbul dari akal pikiran (otak). Karena itu suatu emosi yang timbul pada seseorang mungkin tidak menutup akal pikiran dan mungkin pula dapat menutup akal pikiran. Jika seorang suami yang sedang dalam keadaan emosi yang tidak menutup akal pikirannya menjatuhkan talak kepada istrinya, maka talaknya akan jatuh. Artinya dalam pandangan mereka kemarahan yang tidak sampai berakibat pada hilangnya kesadaran dan rasionalitas seseorang, meskipun menyebakan ia keluar dari kebiasaanya tetaplah jatuh. Sebab, ia tidak seperti orang gila. Sebaliknya, suami yang dalam keadaan emosi yang menutup akal pikiranya, maka talaknya tidak jatuh. Kemarahan yang sangat luar biasa sehingga menyebabkan orang yang mengalami kemarahan ini tidak menyadari apa yang terucap dan apa yang dikehendaki. Alasannya adalah ketika seseorang dalam kondisi marah yang sangat luar biasa itu seperti orang gila yang tidak menyadari apa yang diucapkan dan tidak mengerti maksud dari apa yang diucapkan tersebut...🤔🤭😊
2026-01-22
2
Wulan Sari
cip cip cip 👍 mb Dira salut biyar kapok suami mokondo begitu tidak perlu di pelihara semangat 💪 lanjut Thor trimakasih 🙂 salam
2026-01-21
2
Arin
Alhamdulillah akhirnya kata sakral ditunggu Dira keluar juga dari mulut Agung😁😁😁. Selamat menikmati hari-hari tanpa harta dari Dira.
Comments
🅿🅴🆂🅾🅽🅰 GₐDᵢₛ ĐĘŠĄ
Talak atau cerai adalah hal yang tidak disukai Allah, talak adalah ikrar pemutus hubungan suami istri.
Perceraian dapat dilakukan apabila masalah dalam rumah tangga tidak dapat lagi diatasi dan berbahaya jika penikahan dilanjutkan, hal yang demikian diatur dalam Islam.
Emosi merupakan perasaan batin yang terus menerus timbul dari hati seseorang, bukan timbul dari akal pikiran (otak).
Karena itu suatu emosi yang timbul pada seseorang mungkin tidak menutup akal pikiran dan mungkin pula dapat menutup akal pikiran.
Jika seorang suami yang sedang dalam keadaan emosi yang tidak menutup akal pikirannya menjatuhkan talak kepada istrinya, maka talaknya akan jatuh.
Artinya dalam pandangan mereka kemarahan yang tidak sampai berakibat pada hilangnya kesadaran dan rasionalitas seseorang, meskipun menyebakan ia keluar dari kebiasaanya tetaplah jatuh.
Sebab, ia tidak seperti orang gila.
Sebaliknya, suami yang dalam keadaan emosi yang menutup akal pikiranya, maka talaknya tidak jatuh.
Kemarahan yang sangat luar biasa sehingga menyebabkan orang yang mengalami kemarahan ini tidak menyadari apa yang terucap dan apa yang dikehendaki.
Alasannya adalah ketika seseorang dalam kondisi marah yang sangat luar biasa itu seperti orang gila yang tidak menyadari apa yang diucapkan dan tidak mengerti maksud dari apa yang diucapkan tersebut...🤔🤭😊
2026-01-22
2
Wulan Sari
cip cip cip 👍 mb Dira salut biyar kapok suami mokondo begitu tidak perlu di pelihara semangat 💪
lanjut Thor trimakasih 🙂 salam
2026-01-21
2
Arin
Alhamdulillah akhirnya kata sakral ditunggu Dira keluar juga dari mulut Agung😁😁😁. Selamat menikmati hari-hari tanpa harta dari Dira.
2026-01-21
1