Penjara Pernikahan Tuan Marvin

Penjara Pernikahan Tuan Marvin

Bab 1 ~ Pengantin Pengganti

Altar pernikahan ini terasa sunyi bagi dia yang berjalan di atas karpet merah yang di gelar untuk mempelai pengantin. Gaun yang dia kenakan, sama sekali tidak membuatnya merasa bahagia. Sudut mata sudah menggenang air yang siap meluncur. Buket kecil di tangan juga tidak bisa memberikan sedikit saja kebahagiaan untuknya.

Pria yang berdiri di ujung sana, terlihat gagah dengan jas yang membalut tubuh tegapnya. Namun, tatapan matanya begitu dingin, tajam dan penuh kebencian.

Jika saja, kecelakaan itu tidak terjadi, dia ... Raina, tidak akan berada disini. Seharusnya hanya sebagai penggiring pengantin, namun takdir seolah mendorongnya untuk berdiri disini, sebagai mempelai wanita.

"Baiklah, calon pengantin kita Rainama Sahila, sudah berada disini. Dua insan yang akan segera mengucapkan ikrar janji pernikahan. Mari tepuk tangan semuanya untuk hari bahagia ini"

Suara pembawa acara memecah lamunan darinya, menatap pria yang sekarang berdiri tepat di depannya. Raina takut ... Raina ingin lari ... tapi, dia bingung harus pergi kemana? Semuanya karena kesalahan dia, kelalaian dia, semua ini terjadi.

Ketika ikrar janji suci pernikahan terucap, menggema di seluruh ruangan. Air mata Raina menetes tanpa bisa di tahan. Bukan ... bukan bentuk air mata kebahagiaan. Tapi, ini adalah air mata dimana hidup barunya akan dimulai.

"Selamat datang dalam Penjara Pernikahanku, Raina"

Bisikan halus itu, penuh dengan penekanan, membuat Raina semakin takut akan pernikahan yang dia jalani. Seperti apa pernikahan ini? Akankah sama dengan sebuah pernikahan yang dia bayangkan?

*

Brak... Suara benturan keras dari sebuah tabrakan diantara mobil pribadi dan sebuah truk besar. Truk menghantam bagian samping mobil dan menyeretnya hingga beberapa kilometer.

Seperti sebuah mimpi, Raina mencoba untuk menyadarkan dirinya sendiri. Darah segar mengalir di wajahnya, dia melirik ke arah kakaknya yang terjepit bagian mobil yang penyok. Beberapa serpirhan kaca menusuk bagian wajah. Bergerak sedikit pun Raina merasa tubuhnya begitu sakit. Kakinya juga terjepit.

"Kak.. bangun Kak" irihnya hampir teredam dengan teriakan orang-orang yang akhirnya menghampiri mobil mereka. "Kak, bangun"

Lirikan mata lemah dari seseorang yang tubuhnya terjepit. Amira, dia melirik adiknya yang juga penuh darah.

"Rain, ji-ka a-aku ti-ti-dak bisa bertahan, to-long gantikan aku di a-ca-ra per-nikahan-ku dengan Marvin"

Raina menggeleng, air mata sudah mengalir membawa darah di pipinya. "Tidak Kak, aku tidak mau. Kak Amira harus selamat, Ayah dan Mama akan semakin membenci aku jika Kak Amira tidak selamat. Tolong Kak ... hiks.. bertahan ya"

Amira bersusah payah melepaskan cincin pertunangan dirinya dan Marvin, lalu menyodorkan pada Raina. "Pa-kai ini, a-ku tidak mau ma-ti dengan masih me-ma-kai cincin dari Mar-vin. Kamu harus men-ja-ga cin-cin ini, dengan baik"

Raina tetap menggeleng, tangisannya semakin pecah. Selain rasa sakit di sekujur tubuhnya, rasa takut lebih besar dia rasakan saat ini.

"Kak, aku tidak bisa menerima cincin ini. Kak Amira, cincin ini milik Kakak, bukan aku"

"Pakailah Rain, ka-mu tidak mau membuat aku marah 'kan?"

Dengan terus terisak, Raina akhirnya mengambil cincin itu dan memakainya di jari manis tangan kirinya. Dan Amira hanya tersenyum sebelum matanya terpejam dan hembusan napas yang berat dan perlahan hilang.

"Kak .... Kak Amira! Kakak!"

Teriakan itu terhenti saat kepalanya begitu sakit, dan Raina pun tidak sadarkan diri. Hanya terdengar orang-orang yang sedang mencoba membantunya keluar dari mobil.

Ketika sadar, Raina sudah berada di rumah sakit. Kakinya terpasang gifs dan tidak bisa di gerakan, tangannya, dahi dan pipinya penuh dengan perban karena luka.

"Kak Amira" lirihnya, dia teringat jelas apa yang terjadi terakhir kali sebelum akhirnya dia tidak sadarkan diri.

"Akhirnya kau sadar juga anak pembawa sial!"

Suara yang tidak asing itu membuat Raina menoleh, itu adalah Mama, istri pertama dari Ayah. Sementara Raina? Dia hanya seorang anak dari perempuan yang tidak sengaja Ayah hamili. Tidak ada status pernikahan atau apapun, Ibunya pergi entah kemana setelah menyerahkan Raina pada keluarga ini. Seperti membuangnya begitu saja.

"Ma-mama, dimana Kak Amira?"

Tatapan Mama begitu penuh kebencian dan amarah, dia mencengkram dagu Raina yang masih terasa begitu sakit. "Kau tanya dimana Amira? Heh, anak sialan, kau yang sudah membunuh Amira! Kenapa kamu yang selamat! Kamu yang harusnya mati! Sejak awal, kamu hanya pembawa sial untuk keluargaku! Kenapa kamu tidak mati saja! Kenapa harus Amira? Kenapa harus anakku, Amira.. Hiks..."

Raina hanya diam dengan air mata yang mengalir dari sudut matanya. Tidak bisa mengatakan apa-apa ketika tahu jika Amira telah tiada. Raina benar-benar hancur, karena di keluarga ini hanya Amira yang sayang dan peduli panya. Amira selalu berkata jika Raina adalah adik kesayangannya, apapun yang terjadi pada kenyataannya, Amira tetap menerima Raina dengan lapang.

"Maafkan aku, Ma... Hiks.. Maaf"

Mama mencekik leher Raina dengan membabi buta. Tatapannya menyala penuh amarah. "Maafmu tidak akan mengembalikan Amira! Maafmu hanya sia-sia!"

"Ma-maaf"

Wajah Raina sudah memerah hampir kehabisan napas. Mama terus mencekik lehernya dengan kuat, membuat Raina semakin sesak dan sulit bernapas.

"Nyonya, apa yang anda lakukan!"

Seseorang menarik paksa tangan Mama yang mencekik Raina. Setelah itu Mama terjatuh dan menangis sejadi-jadinya. Kehilangan anak satu-satunya yang dia lahirkan, adalah sebuah hal yang paling menyakitkan baginya.

"Nyonya, aku tahu bagaimana perasaanmu. Tapi, ini sudah menjadi kehendak Tuhan" ucap Sonia, Ibu dari Marvin. Dia memeluk Mama dan mencoba untuk mengerti perasaannya. "Amira juga tidak akan tenang jika melihat Ibunya seperti ini. Tolong tetap kendalikan diri"

Setelah Mama mencoba untuk tenang, Sonia membantunya berdiri dan memberinya minum. "Sebenarnya saya datang kesini untuk melihat keadaan Raina, dan ada satu hal yang perlu saya bicarakan"

Sonia menatap lekat pada Raina yang masih mengatur napasnya sendiri setelah hampir kehilangan napas karena Mama.

"Raina, jadilah pengantin pengganti untuk Marvin. Karena pernikahan ini tidak bisa di batalkan"

Seperti sebuah bom yang meledak tepat di depannya. Raina hampir tidak bisa berkata-kata. "Ti-tidak Nyonya, saya tidak pantas jika harus menggantikan Kak Amira"

"Ya, saya juga tidak akan setuju jika anak sialan ini menggantikan anakku!" tekan Mama.

Sonia menghela napas pelan, dia meraih tangan Raina yang terpasang infus. Melihat cincin pertunangan yang terpasang di jari manisnya.

"Lihatlah, Amira bahkan memberikan cincin pertunangannya pada Raina, karena dia ingin Raina yang menggantikannya. Dan keluarga kami tidak menerima pembatalan pernikahan yang hanya menunggu dua minggu lagi. Jadi, sudah dengan keputusan kami jika Raina akan menjadi pengantin wanita untuk Marvin. Setuju atau tidak, ini sudah menjadi keputusan yang tidak akan bisa di ubah!"

*

Epilog..

"Cih, bahkan kau mengambil cincin pertunanganku dan Amira, hanya karena ingin merebut apa yang Amira punya! Dasar wanita tidak tahu diri!"

Raina hanya terdiam, menatap kepergian pria yang datang hanya untuk mengeluarkan kalimat menyakitkan itu baginya.

"Kak Amira, aku tidak akan sanggup menggantikanmu.. Hiks.."

Bersambung

Yuhuu... Akhirnya aku milih kisah Marvin duluan rilis. Karena apa? Karena aku belum siap lihat si Bayu tobat.. wkwk..

Terpopuler

Comments

astr.id_est 🌻

astr.id_est 🌻

baru baca sinopsis nya udah nyesek duluan, hidup dalam penjara pernikahan bersama seseorang yang belum kelar dengan masa lalu nya dan hanya di angap pengati, sangat menguras hati pikiran dan badan walau kemungkinan nanti lovely doply fix bikin emosi nih novel 🤭

2026-01-21

1

Kar Genjreng

Kar Genjreng

kan rania ga bersalah dan bukan anak pembawa sial yang bikin sial itu orang tua nya,,,anak tidak tau apa apa kalau boleh memilih ga mau tu di lahirkan Anak ga di akui

2026-01-27

0

Kar Genjreng

Kar Genjreng

Bayu belum bisa move on dengan kelakuan nya menjadi penikmat wanita 😂😂

2026-01-26

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 ~ Pengantin Pengganti
2 Bab 2 ~ Penjara Pernikahan Marvin
3 Bab 3 ~ Baju Pelayan
4 Bab 4 ~ Penjara Yang Menghancurkan Hidupmu
5 Bab 5 ~ Tidak Diinginkan Siapapun
6 Bab 6 ~ Menggantikan Kak Amira
7 Bab 7 ~ Tidak Akan Membiarkanmu Pergi
8 Bab 8 ~ Jika Bisa, Aku Saja Yang Pergi
9 Bab 9 ~ Dua Insan Yang Merindukan Amira
10 Bab 10 ~ Melihat Amira Dalam Dirinya
11 Bab 11 ~ Hanya Tidak Menganggapnya Ada
12 Bab 12 ~ Bawa Ke Kamarku Saja?!
13 Bab 13 ~ Tidur Satu Kamar
14 Bab 14 ~ Tidak Akan Bisa Menggantikan Amira
15 Bab 15 ~ Mari Bercerai
16 Bab 16 ~ Benarkah Tidak Khawatir?
17 Bab 17 ~ Kecelakaan Itu Bukan Salahmu
18 Bab 18 ~ Tidak Akan Melibatkanmu Dalam Perasaanku
19 Bab 19 ~ Mulai Lelah
20 Bab 20 ~ Membuat Kebaikan Untuk Semua Orang
21 Bab 21 ~ Kenapa Menyesal?
22 Bab 22 ~ Apa Sebuah Keputusan Yang Benar?
23 Bab 23 ~ Sidang Perceraian
24 Bab 24 ~ Takut Pertahananku Runtuh
25 Bab 25 ~ Tidak Mungkin Khawatir
26 Bab 26 ~ Memilih Pergi Meninggalkan Semua Orang
27 Bab 27 ~ Kehampaan Dan Kekosongan Hati
28 Bab 28 ~ Terbelenggu Perasaannya Sendiri
29 Bab 29 ~ Memulai Hidup Baru
30 Bab 30 ~ Hadir Setelah Diceraikan
31 Bab 31 ~ Tidak Akan Memberitahunya
32 Bab 32 ~ Hamil Setelah Bercerai
33 Bab 33 ~ Kisah Yang Terulang
34 Bab 34 ~ Terbelenggu Penyesalan
35 Bab 35 ~ Bukan Marvin Yang Memberi
36 Bab 36 ~ Penyesalan Yang Terlambat
37 Ban 37 ~ Bukan Murni Kecelakaan?
38 Bab 38 ~ Merawatnya Seorang Diri
39 Bab 39 ~ Tidak Sengaja Bertemu
40 Bab 40 ~ Akan Berusaha Menemukannya
41 Bab 41 ~ Bukan Anak Raina
42 Bab 42 ~ Gadis Kecil Yang Dicarinya
43 Bab 43 ~ Hanya Akan Hidup Sendiri
44 Bab 44 ~ Tentang Amira
45 Bab 45 ~ Hancur Terbelenggu Penyesalan
46 Bab 46 ~ Apa Amira Anakku?
47 Bab 47 ~ Jangan Ganggu Saya Lagi!
48 Bab 48 ~ Kehilangan Arah Tujuan
49 Bab 49 ~ Minta Maaf Lagi Pada Ibu
50 Bab 50 ~ Bukan Tidak Ingin Tahu Tentang Ayah
51 Bab 51 ~ Ingin Melakukan Tes DNA
52 Bab 52 ~ Ikatan Batin Ayah Dan Anak
53 Bab 53 ~ Berikan Aku Kesempatan
54 Bab 54 ~ Sudah Memaafkanmu, Tapi Jangan Menggangguku!
55 Mohon sabar
56 Bab 55 ~ Amira Hanya Anakku!
57 Bab 56 ~ Jangan Libatkan Aku Dalam Hidupmu
58 Bab 57 ~ Perasaan Yang Tak Hilang
59 Bab 58 ~ Ikatan Batin Lebih Kuat
60 Bab 59 ~ Belum Siap Kembali
61 Bab 60 ~ Bertemu Shela
62 Bab 61 ~ Om Marvin Ayahnya Amira
63 Bab 62 ~ Kecelakaan
64 Bab 63 ~ Semuanya Berubah Gelap
65 Bab 64 ~ Hampir Menyerah
66 Bab 65 ~ Akhirnya Diterima Semua Orang
67 Bab 66 ~ Berharap Takdirku Tetap Bersamamu
68 Bab 67 ~ Takut Menikah Lagi
69 Bab 68 ~ Bunda Akan Menemanimu
70 Bab 69 ~ Akhirnya Diperjuangkan
71 Bab 70 ~ Kebohongan Yang Menghancurkan
72 Bab 71 ~ Berdamai Dengan Masa Lalu
73 Bab 72 ~ Merasa Bersalah
74 Bab 73 ~ Surat Terakhir
75 Bab 74 ~ Bayangan Yang Sama Dalam Suasana Berbeda
76 Ban 75 ~ Trauma Yang Nyata
77 Bab 76 ~ Fakta Di Balik Kecelakaan
78 Ban 77 ~ Percakapan Widya Dan Yulia
79 Bab 78 ~ Rencana Bulan Madu
80 Bab 79 ~ Sudah Mencintaimu Sejak Dulu
81 Bab 80 ~ Merindukan Amira
82 Bab 81 ~ Diberi Ruang Untuk Meminta
83 Bab 82 ~ Akhir Selamanya
84 Cerita Bayu Rilis
85 Cerita Byan
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Bab 1 ~ Pengantin Pengganti
2
Bab 2 ~ Penjara Pernikahan Marvin
3
Bab 3 ~ Baju Pelayan
4
Bab 4 ~ Penjara Yang Menghancurkan Hidupmu
5
Bab 5 ~ Tidak Diinginkan Siapapun
6
Bab 6 ~ Menggantikan Kak Amira
7
Bab 7 ~ Tidak Akan Membiarkanmu Pergi
8
Bab 8 ~ Jika Bisa, Aku Saja Yang Pergi
9
Bab 9 ~ Dua Insan Yang Merindukan Amira
10
Bab 10 ~ Melihat Amira Dalam Dirinya
11
Bab 11 ~ Hanya Tidak Menganggapnya Ada
12
Bab 12 ~ Bawa Ke Kamarku Saja?!
13
Bab 13 ~ Tidur Satu Kamar
14
Bab 14 ~ Tidak Akan Bisa Menggantikan Amira
15
Bab 15 ~ Mari Bercerai
16
Bab 16 ~ Benarkah Tidak Khawatir?
17
Bab 17 ~ Kecelakaan Itu Bukan Salahmu
18
Bab 18 ~ Tidak Akan Melibatkanmu Dalam Perasaanku
19
Bab 19 ~ Mulai Lelah
20
Bab 20 ~ Membuat Kebaikan Untuk Semua Orang
21
Bab 21 ~ Kenapa Menyesal?
22
Bab 22 ~ Apa Sebuah Keputusan Yang Benar?
23
Bab 23 ~ Sidang Perceraian
24
Bab 24 ~ Takut Pertahananku Runtuh
25
Bab 25 ~ Tidak Mungkin Khawatir
26
Bab 26 ~ Memilih Pergi Meninggalkan Semua Orang
27
Bab 27 ~ Kehampaan Dan Kekosongan Hati
28
Bab 28 ~ Terbelenggu Perasaannya Sendiri
29
Bab 29 ~ Memulai Hidup Baru
30
Bab 30 ~ Hadir Setelah Diceraikan
31
Bab 31 ~ Tidak Akan Memberitahunya
32
Bab 32 ~ Hamil Setelah Bercerai
33
Bab 33 ~ Kisah Yang Terulang
34
Bab 34 ~ Terbelenggu Penyesalan
35
Bab 35 ~ Bukan Marvin Yang Memberi
36
Bab 36 ~ Penyesalan Yang Terlambat
37
Ban 37 ~ Bukan Murni Kecelakaan?
38
Bab 38 ~ Merawatnya Seorang Diri
39
Bab 39 ~ Tidak Sengaja Bertemu
40
Bab 40 ~ Akan Berusaha Menemukannya
41
Bab 41 ~ Bukan Anak Raina
42
Bab 42 ~ Gadis Kecil Yang Dicarinya
43
Bab 43 ~ Hanya Akan Hidup Sendiri
44
Bab 44 ~ Tentang Amira
45
Bab 45 ~ Hancur Terbelenggu Penyesalan
46
Bab 46 ~ Apa Amira Anakku?
47
Bab 47 ~ Jangan Ganggu Saya Lagi!
48
Bab 48 ~ Kehilangan Arah Tujuan
49
Bab 49 ~ Minta Maaf Lagi Pada Ibu
50
Bab 50 ~ Bukan Tidak Ingin Tahu Tentang Ayah
51
Bab 51 ~ Ingin Melakukan Tes DNA
52
Bab 52 ~ Ikatan Batin Ayah Dan Anak
53
Bab 53 ~ Berikan Aku Kesempatan
54
Bab 54 ~ Sudah Memaafkanmu, Tapi Jangan Menggangguku!
55
Mohon sabar
56
Bab 55 ~ Amira Hanya Anakku!
57
Bab 56 ~ Jangan Libatkan Aku Dalam Hidupmu
58
Bab 57 ~ Perasaan Yang Tak Hilang
59
Bab 58 ~ Ikatan Batin Lebih Kuat
60
Bab 59 ~ Belum Siap Kembali
61
Bab 60 ~ Bertemu Shela
62
Bab 61 ~ Om Marvin Ayahnya Amira
63
Bab 62 ~ Kecelakaan
64
Bab 63 ~ Semuanya Berubah Gelap
65
Bab 64 ~ Hampir Menyerah
66
Bab 65 ~ Akhirnya Diterima Semua Orang
67
Bab 66 ~ Berharap Takdirku Tetap Bersamamu
68
Bab 67 ~ Takut Menikah Lagi
69
Bab 68 ~ Bunda Akan Menemanimu
70
Bab 69 ~ Akhirnya Diperjuangkan
71
Bab 70 ~ Kebohongan Yang Menghancurkan
72
Bab 71 ~ Berdamai Dengan Masa Lalu
73
Bab 72 ~ Merasa Bersalah
74
Bab 73 ~ Surat Terakhir
75
Bab 74 ~ Bayangan Yang Sama Dalam Suasana Berbeda
76
Ban 75 ~ Trauma Yang Nyata
77
Bab 76 ~ Fakta Di Balik Kecelakaan
78
Ban 77 ~ Percakapan Widya Dan Yulia
79
Bab 78 ~ Rencana Bulan Madu
80
Bab 79 ~ Sudah Mencintaimu Sejak Dulu
81
Bab 80 ~ Merindukan Amira
82
Bab 81 ~ Diberi Ruang Untuk Meminta
83
Bab 82 ~ Akhir Selamanya
84
Cerita Bayu Rilis
85
Cerita Byan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!