ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

bab. 1 hari pertama

FOLLOW IG:gaabriiellaaa12

​Jakarta pagi ini terasa lebih terik dari biasanya, seolah matahari sedang ikut terburu-buru seperti Vanya Gabriella. Di depan gerbang megah SMA Internasional Global Cendekia, sebuah mobil mewah Mercedes-Benz keluaran terbaru berhenti dengan perlahan, menarik perhatian beberapa pasang mata siswa yang baru tiba.

​"Hati-hati, Sayang! Jangan lari-lari nanti jatuh!" teriak Olivia Sari, sang Ibu, dari balik jendela mobil yang terbuka setengah.

Di sampingnya, Airlangga Saputra, sang Ayah yang sedang fokus pada tablet kerjanya, hanya melambaikan tangan singkat tanpa mengalihkan pandangan.

​Keluarga pengusaha sukses ini memang sangat memanjakan Vanya. Sebagai anak tunggal, ia tumbuh menjadi sosok yang manja, namun memiliki sisi berani dan cenderung meledak-ledak jika kemauannya tidak terpenuhi.

​"Iya, Mam! Vanya telat banget nih!" seru Vanya sambil menyampirkan tas branded edisi terbatas di bahunya. Gadis dengan tinggi badan 165 cm itu segera berlari kencang melewati koridor sekolah yang sudah mulai sepi karena bel masuk hampir berbunyi.

​Namun, ada satu beban besar yang membuat langkah Vanya terasa tidak nyaman pagi ini. Sejak terbangun tadi subuh, bagian dadanya terasa sangat sesak dan berdenyut kencang.

Vanya mengidap kondisi medis yang sangat langka di usianya yang baru menginjak 18 tahun tubuhnya secara alami memproduksi cairan as* berlebih meskipun ia sama sekali belum pernah h4mil. Hal ini sering kali membuatnya berada dalam situasi yang sangat memalukan.

​Sial, rasanya dingin... kayaknya merembes lagi di seragam, batin Vanya panik saat merasakan sensasi lembap yang mulai meluas di balik kain seragam putihnya yang bersih.

​Karena terlalu fokus menunduk dan berusaha menutupi noda yang mulai membayang di kain seragamnya, Vanya tidak memperhatikan persimpangan koridor menuju area aula utama.

Ia terus berlari tanpa menyadari ada seseorang yang sedang berjalan dari arah berlawanan.

​BRAK!

​"Akhhhhh...! Sakitttt!" teriak Vanya manja. Tubuh mungilnya terpental ke belakang dan ia jatuh terduduk di atas lantai marmer yang dingin.

Suaranya yang melengking terdengar sangat manja, mencerminkan sosoknya yang tidak pernah merasakan kesulitan fisik sedikit pun.

​Vanya mendongak, wajah cantiknya yang putih bersih kini memerah karena rasa malu dan kesal yang bercampur menjadi satu.

Di depannya, berdiri seorang cowok dengan postur tegap setinggi 180 cm. Cowok itu mengenakan almamater Ketua OSIS dengan sangat rapi tanpa cela sedikit pun.

​Wajahnya luar biasa tampan dengan garis rahang yang tegas, namun tatapan matanya sedingin es di kutub utara.

Dialah Aiden Raditya, penguasa sekolah yang terkenal karena sifatnya yang sangat disiplin, dingin, dan memiliki aura yang sangat mengintimidasi siapa pun yang berpapasan dengannya.

​"Woy! Mata lo ditaruh di mana, sih?! Jalan tuh lihat-lihat dong!" bentak Vanya barbar, ia lupa sepenuhnya bahwa ia adalah siswi baru yang seharusnya bersikap sopan pada kakak kelasnya.

​Aiden menyipitkan mata. Urat di lehernya tampak menonjol, sebuah tanda yang jelas bahwa ia sedang menahan amarah karena diteriaki oleh seorang siswi di tengah koridor.

"Lo... berani ngelawan gue?" tanya Aiden dengan suara rendah yang berat, sanggup membuat nyali siapa pun menciut seketika.

​Vanya yang tadinya meledak-ledak, seketika bungkam saat menyadari siapa sosok yang baru saja ia tabrak. Ia mendadak teringat percakapan ayahnya semalam, bahwa keluarga Andi Mahesa dan Bella Amelia orang tua Aiden adalah rekan bisnis terkuat sekaligus paling berpengaruh bagi perusahaan keluarganya.

Vanya pun langsung menundukkan kepalanya dalam-dalam, mencoba menyembunyikan wajahnya yang pucat.

​"N-nggak, Kak... maaf. Vanya beneran nggak sengaja," cicitnya dengan suara bergetar ketakutan.

​Aiden awalnya berniat memberikan hukuman disiplin yang keras, namun fokusnya mendadak teralihkan. Pandangannya tidak sengaja tertuju pada noda basah yang cukup lebar di area seragam putih Vanya. Noda itu terlihat jelas karena kain seragam yang terkena cairan menjadi sedikit membayang.

​Aroma ini... kenapa sangat manis batin Aiden. Penciumannya yang sangat tajam menangkap aroma alami yang sangat segar dan menenangkan dari tubuh Vanya.

Selama ini, Aiden sering kali merasa kelelahan dan sulit fokus karena kondisi kesehatannya yang sering menurun, namun aroma dari tubuh gadis ini seolah memberikan dorongan energi yang instan bagi sistem tubuhnya.

​Tanpa sepatah kata pun penjelasan, Aiden mencengkeram lengan Vanya dengan cukup kuat.

​"Ikut gue sekarang."

​"A-apa? Mau ke mana, Kak?! Lepasin, sakit!"

​Aiden sama sekali tidak menjawab rengekan Vanya.

Dengan langkah lebar, ia menyeret Vanya masuk ke dalam area toilet pria yang paling dekat dari lokasi tersebut.

Suasana di sana sangat sepi karena seluruh siswa sudah masuk ke dalam kelas masing-masing. Di depan cermin besar, Aiden langsung melepas hoodie hitam besar miliknya dan melemparkannya tepat ke arah wajah Vanya.

​"Pakai itu. Seragam lo kotor dan merusak pemandangan," perintah Aiden dengan nada dingin, mencoba menyembunyikan rasa penasaran yang luar biasa akan aroma tubuh Vanya yang masih membekas di indra penciumannya.

​Vanya hanya bisa berdiri mematung sambil memegangi hoodie yang terasa hangat itu. Belum sempat ia melayangkan protes atau bertanya lebih lanjut, Aiden sudah berbalik dan keluar dari toilet tanpa menoleh sedikit pun.

​Vanya dengan terburu-buru memakai hoodie yang sangat kebesaran di tubuhnya itu. Wangi parfum Aiden yang maskulin dan woodsy kini bercampur dengan aroma manis dari tubuhnya sendiri, menciptakan kombinasi wangi yang anehnya terasa sangat nyaman.

​Dengan jantung yang masih berdebar kencang, Vanya berlari menuju kelas barunya untuk memperkenalkan diri.

Ia sama sekali tidak menyadari bahwa mulai hari ini, ia telah masuk ke dalam radar pencarian Aiden Raditya, dan hidupnya yang manja tidak akan pernah sama lagi.

Terpopuler

Comments

Intania Azzahra

Intania Azzahra

knapa ngga lelaki aja ka, kalo cowo berasa kurang ccok d baca ny

2026-03-10

3

Erawati Bae

Erawati Bae

ah thor,baru awal udah bikin greget deh...gemes ah...salam kenal thor🙏

2026-04-27

0

Ass Yfa

Ass Yfa

mampir kak...cara penulisan rapi..gaya bahasanya...bagus

2026-04-05

0

lihat semua
Episodes
1 bab. 1 hari pertama
2 bab 2
3 bab 3 takdir terikat
4 bab 4 first kiss
5 bab 5 terpaksa setuju
6 bab 6 kena hukum
7 bab 7 keributan
8 bab 8 dapat Surat cinta
9 bab 9 minta as*
10 bab 10 menguping
11 bab 11
12 bab 12
13 bab. 13
14 bab. 14
15 bab. 15
16 bab. 16
17 bab. 17
18 bab. 18
19 bab.19 1 kamar
20 bab. 20
21 bab. 21 A&V
22 bab. 22 malam
23 bab. 23
24 bab. 24
25 bab. 25
26 bab. 26
27 bab. 27
28 bab. 28
29 bab. 29
30 bab. 30
31 bab.31
32 bab. 32
33 bab.34 penentuan to USA
34 bab.35
35 bab. 36
36 bab. 37
37 bab. 38
38 bab.39
39 bab.40
40 bab. 41
41 bab. 42
42 bab. 43
43 bab. 44
44 bab.45
45 bab. 46
46 bab.47
47 bab.48
48 bab. 49
49 bab. 50
50 bab. 51
51 bab. 52
52 bab. 53
53 bab. 54
54 bab. 55
55 bab. 56
56 bab. 57
57 bab. 58
58 bab. 59
59 bab. 60
60 bab. 61
61 bab. 62
62 bab. 63
63 bab. 64
64 bab. 65
65 bab. 66
66 bab. 67
67 bab. 68
68 bab. 69
69 bab. 70
70 bab. 71
71 bab. 72
72 bab. 73
73 bab. 74
74 bab. 75
75 bab. 76
76 bab. 77
77 bab. 78
78 bab. 79
79 bab. 80
80 bab. 81
81 bab. 82
82 bab. 83
83 bab. 84
84 bab. 85
85 bab. 86
86 bab. 87
87 bab. 88
88 bab. 89
89 bab. 90
90 bab. 91
91 bab. 92
92 bab. 93
93 bab. 94
94 bab. 95
95 bab. 96
96 bab. 97
97 bab. 98
98 bab. 99
99 bab. 100
100 bab.101
101 bab. 102
102 bab. 103
103 bab. 104
104 bab. 105
105 bab. 106
106 bab. 107
107 bab. 107.(2)
108 bab. 108
109 bab. 109
110 bab. 110
111 bab.111
112 bab. 112.
113 bab. 113
114 bab. 114 yg sabar den );
115 bab. 115
116 bab. 116
117 bab. 117. kecelakaan
118 bab. 118
119 bab. 119
120 bab. 120
121 bab. 121
122 bab.122
123 bab. 123
124 bab. 124
125 bab. 125
126 bab. 126 (;
127 bab. 127
128 bab. 128
129 bab. 129
130 bab. 130
131 bab.131
132 bab.132
133 bab. 133
134 bab. 134 perpisahan.
135 bab. 135
136 bab. 136
137 bab. 137
138 bab.138
139 bab.139
140 bab.140 udah boleh tamat??
141 bab.141
142 bab.142
143 bab. 143 lanjutan
144 bab. 144
145 bab. 145
146 bab. 146
147 bab. 147
148 bab. 148
149 bab. 149
150 bab. 150
151 bab. 151
152 bab. 152
153 bab. 153
154 bab. 154
155 bab. 155
156 bab. 156
157 bab. 157
158 bab. 158
159 bab. 159
160 bab. 160
161 bab. 161
162 bab. 162
163 bab. 163
164 bab. 164
165 bab. 165
166 bab. 166
167 bab. 167
168 bab. 168
169 bab. 169
170 bab. 170
171 bab. 171
172 bab. 172 keluarga idaman sih ini!!
173 bab. 173
174 bab. 174
175 bab. 175
176 bab.176
177 bab. 177
178 bab. 178
179 bab. 179
180 bab 180
181 bab. 181
182 Bab 182
Episodes

Updated 182 Episodes

1
bab. 1 hari pertama
2
bab 2
3
bab 3 takdir terikat
4
bab 4 first kiss
5
bab 5 terpaksa setuju
6
bab 6 kena hukum
7
bab 7 keributan
8
bab 8 dapat Surat cinta
9
bab 9 minta as*
10
bab 10 menguping
11
bab 11
12
bab 12
13
bab. 13
14
bab. 14
15
bab. 15
16
bab. 16
17
bab. 17
18
bab. 18
19
bab.19 1 kamar
20
bab. 20
21
bab. 21 A&V
22
bab. 22 malam
23
bab. 23
24
bab. 24
25
bab. 25
26
bab. 26
27
bab. 27
28
bab. 28
29
bab. 29
30
bab. 30
31
bab.31
32
bab. 32
33
bab.34 penentuan to USA
34
bab.35
35
bab. 36
36
bab. 37
37
bab. 38
38
bab.39
39
bab.40
40
bab. 41
41
bab. 42
42
bab. 43
43
bab. 44
44
bab.45
45
bab. 46
46
bab.47
47
bab.48
48
bab. 49
49
bab. 50
50
bab. 51
51
bab. 52
52
bab. 53
53
bab. 54
54
bab. 55
55
bab. 56
56
bab. 57
57
bab. 58
58
bab. 59
59
bab. 60
60
bab. 61
61
bab. 62
62
bab. 63
63
bab. 64
64
bab. 65
65
bab. 66
66
bab. 67
67
bab. 68
68
bab. 69
69
bab. 70
70
bab. 71
71
bab. 72
72
bab. 73
73
bab. 74
74
bab. 75
75
bab. 76
76
bab. 77
77
bab. 78
78
bab. 79
79
bab. 80
80
bab. 81
81
bab. 82
82
bab. 83
83
bab. 84
84
bab. 85
85
bab. 86
86
bab. 87
87
bab. 88
88
bab. 89
89
bab. 90
90
bab. 91
91
bab. 92
92
bab. 93
93
bab. 94
94
bab. 95
95
bab. 96
96
bab. 97
97
bab. 98
98
bab. 99
99
bab. 100
100
bab.101
101
bab. 102
102
bab. 103
103
bab. 104
104
bab. 105
105
bab. 106
106
bab. 107
107
bab. 107.(2)
108
bab. 108
109
bab. 109
110
bab. 110
111
bab.111
112
bab. 112.
113
bab. 113
114
bab. 114 yg sabar den );
115
bab. 115
116
bab. 116
117
bab. 117. kecelakaan
118
bab. 118
119
bab. 119
120
bab. 120
121
bab. 121
122
bab.122
123
bab. 123
124
bab. 124
125
bab. 125
126
bab. 126 (;
127
bab. 127
128
bab. 128
129
bab. 129
130
bab. 130
131
bab.131
132
bab.132
133
bab. 133
134
bab. 134 perpisahan.
135
bab. 135
136
bab. 136
137
bab. 137
138
bab.138
139
bab.139
140
bab.140 udah boleh tamat??
141
bab.141
142
bab.142
143
bab. 143 lanjutan
144
bab. 144
145
bab. 145
146
bab. 146
147
bab. 147
148
bab. 148
149
bab. 149
150
bab. 150
151
bab. 151
152
bab. 152
153
bab. 153
154
bab. 154
155
bab. 155
156
bab. 156
157
bab. 157
158
bab. 158
159
bab. 159
160
bab. 160
161
bab. 161
162
bab. 162
163
bab. 163
164
bab. 164
165
bab. 165
166
bab. 166
167
bab. 167
168
bab. 168
169
bab. 169
170
bab. 170
171
bab. 171
172
bab. 172 keluarga idaman sih ini!!
173
bab. 173
174
bab. 174
175
bab. 175
176
bab.176
177
bab. 177
178
bab. 178
179
bab. 179
180
bab 180
181
bab. 181
182
Bab 182

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!