Vanya meremas bahu Aiden kuat-kuat saat merasakan sensasi yang menjalar ke seluruh tubuhnya.
Rasa sesak yang tadi menghimpit dadanya perlahan mulai mencair seiring dengan bantuan yang diberikan suaminya.
"Aw... geli Kak, cepetin ya, sakit banget ini," rintih Vanya dengan mata yang mulai berkaca-kaca menahan perpaduan rasa nyeri dan lega.
Aiden hanya bergumam tidak jelas, ia terlalu fokus memberikan kenyamanan untuk istrinya.
Ia memastikan tidak ada lagi sisa cairan yang membuat Vanya kesakitan.
Setelah semuanya selesai, Aiden menyeka bibirnya dan menatap Vanya yang tampak lemas di atas kasur.
"udah mendingan kan? Makanya kalo udah terasa penuh itu bilang, jangan ditahan sampai sesak begitu," omel Aiden pelan sambil menarik Vanya ke dalam pelukannya.
"Iya, iya, maaf. Habisnya tadi di sekolah mana sempat bilang begitu," jawab Vanya manja.
Mereka akhirnya memutuskan untuk mandi bersama guna membersihkan sisa-sisa pergulatan kecil tadi.
Vanya merasa badannya jauh lebih ringan, namun pikirannya kini beralih pada hari esok.
"Besok ujian terakhir ya? Aku harus belajar giat malam ini biar nilainya bagus."
Aiden yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk mengangguk setuju.
"Iya, belajarlah yang rajin. kalo kamu bisa dapat ranking satu, aku langsung pesan tiket ke New York buat liburan kita nanti. Walaupun sebenarnya tanpa ranking pun aku tetap bakal ajak kamu sih."
Vanya tersenyum malu-malu mendengar janji suaminya itu.
Ia pun duduk di meja belajar kecil di sudut kamar, mencoba fokus pada tumpukan buku catatannya.
Aiden juga melakukan hal yang sama, ia membuka laptopnya untuk menyelesaikan beberapa laporan bisnis yang sempat tertunda karena urusan di sekolah Vanya tadi.
Satu jam berlalu, fokus Vanya mulai goyah.
Ia menutup bukunya dan menoleh ke arah Aiden yang masih serius mengetik dengan kemeja yang kancing atasnya terbuka.
Tiba-tiba, muncul keinginan aneh dalam diri Vanya, efek hormon kehamilannya kembali bergejolak.
"Kak Aiden... lepas baju dong," pinta Vanya tib…
ASI Anak SMA
bab. 148
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 182 Episodes
Comments