Ku Gapai Cintamu

Ku Gapai Cintamu

Tara

"Hoamm."

Aku terbangun begitu alarm menggema dari ponselku yang berada di atas nakas,waktu menunjukkan pukul 5 pagi dan di luar masih begitu gelap.

   Aku sudah terbiasa bangun sepagi ini semenjak bunda meninggal 10 tahun yang lalu ketika aku masih berusia 7 tahun dan baru Beberapa bulan masuk SD.

   Setelah bunda meninggal,Ayah selalu mengajarkan aku bangun pagi dan mengajar Aku untuk membersihkan kamar dan tempat tidurku.

  Awalnya semuanya berjalan begitu baik,Aku tetap merasa bahagia hidup berdua dengan Ayahku, namun semuanya berubah semenjak tiga tahun lalu,Ketika Ayah membawa seorang perempuan dan anaknya masuk ke dalam rumah.

   Ayah sempat meminta izin untuk menikah lagi,Aku setuju,di samping karena ingin melihat Ayah ada yang ngurus,calon ibu tiri dan adik tiriku juga bersikap baik padaku.

  Namun ternyata kebaikan mereka berdua palsu, mereka hanya baik untuk mendapatkan restuku,dan mereka hanya baik ketika di depan Ayah saja.

   Ketika pernikahan sudah selesai dan Ayah bertugas di luar kota,ibu tiriku yang bernama Helena dan juga putrinya yang bernama zahra selalu memperlakukan aku semena mena di rumahku sendiri.

  Mereka hidup seperti seorang bos,sedangkan aku di jadikan pembantu mereka,bahkan mereka tega memecat bibik yang sudah lama bekerja di rumahku hanya karena ingin agar Aku yang mengerjakan semua pekerjaan rumah.

  Helena dan Zahra sangat kejam, ketika aku tidak sengaja bangun sedikit kesiangan, maka mereka akan marah marah, bahkan tidak segan untuk memukulku.

   Aku sering menangis diam diam ketika capek dengan keadaan yang menimpaku,ingin mengadu,Aku tidak punya bukti karena Helena sangat licik sehingga Ayah selalu lebih percaya padanya di banding aku.

   Aku pernah mengadu,tapi Ayah malah lebih percaya perkataan Helena yang mengatakan aku suka malas belajar sehingga membuatnya marah, setelah itu,Aku tidak pernah lagi mengadu pada Ayah,Aku hanya bisa berdoa semoga penderitaan ini lekas berakhir.

  Baiklah sudah cukup berceritanya,sekarang aku harus bergegas bangun untuk membereskan semua pekerjaan rumah,atau si lampir Helena itu tidak akan membiarkanku sarapan dengan tenang.

   Aku mengikat tinggi rambutku dan segera keluar kamar,pertama tama,Aku menuju kamar mandi untuk mencuci pakaian,semua pakaian kotor aku masukkan ke dalam mesin cuci,setelah itu,Aku segera menuju dapur untuk memasak sarapan.

   Hari ini bahan makanan sudah banyal yang habis,sepertinya Helena lupa membeli atau mungkin sengaja tidak membeli dan akan menyuruh aku nanti,entahlah.

   Karena di kulkas hanya tersisa telur,sawi dan daun bawang,Aku akhirnya memutuskan untuk membuat nasi goreng sederhana saja.

   Aku mulai memotong beberapa bahan yang aku butuhkan,karena sudah terbiasa,tanganku begitu lihai memainkan pisau.

   Setelah semua bahan siap,Aku segera mulai menggoreng nasi,tidak butuh waktu lama,kini nasi goreng buatanku sudah jadi,setelah itu,Aku membuat telur dadar sebagai pelengkap nasi goreng.

   Setelah semuanya siap,Aku bergegas sarapan terlebih dahulu,dan segera mencuci piring dan peralatan dapur yang sudah aku pakai.

  Aku memang sengaja selalu sarapan sebelum mereka turun, karena kalau tidak begitu mereka tidak akan mengizinkanku sarapan sebelum mereka selesai,dan itu akan membuat ku terlambat datang ke sekolah.

   Kebetulan hari ini adalah hari pertama ku masuk sekolah sebagai murid baru di SMA Nusantara,Aku sangat bersemangat sehingga sengaja bangun lebih pagi agar tidak telat.

   Setelah selesai di dapur,Aku kembali menuju kamar mandi khusus laundry dan untungnya mesin cuci sudah berhenti,Aku segera mengeluarkan semua pakaian dan segera menjemurnya walaupun matahari belum menampakkan diri.

   Tepat pukul 06:00,Aku akhirnya selesai menjemur semua pakaian,setelah itu,Aku bergegas menyapu seluruh rumah dan selesai pukul 07:00,setelah semuanya beres,Aku langsung bergegas mandi karena mengejar waktu yang semakin mepet.

  Hanya butuh waktu 10 menit, kini aku sudah selesai mandi dan bergegas memakai seragam sekolah,tidak butuh waktu lama kini aku sudah siap dengan tas bertengger di bahuku.

   "Semoga hari ini berjalan dengan baik." Aku menatap pantulan diriku di depan cermin sambil tersenyum untuk menguatkan hatiku menghadapi ujian hidupku.

    Ketika aku sampai di lantai bawah,Aku melihat Helena dan Zahra sudah selesai sarapan,Aku tidak berniat menyapa mereka seperti biasa,Aku memilih terus berjalan menuju pintu keluar.

    Begitu sampai di garasi,Aku segera mengeluarkan motorku dan segera melaju menuju sekolah baruku.

   Aku hampir saja terlambat,tapi untungnya takdir masih berpihak padaku sehingga aku bisa datang tepat waktu sebelum gerbang di tutup.

  "Astaga Ra lo baru datang."

  Baru saja turun dari motor,suara cempreng Salma tiba tiba menyapa telingaku.

  Aku menoleh dan tersenyum lebar menatap Salma. "Iya Sal, lo taulah gue gimana."

  Salma tampak membuang napas dengan kasar mendengar perkataanku.

  "Ya udah,Ayo kita ke lapangan." Salma menarik tanganku menuju lapangan tempat murid baru berkumpul.

  Oh iya,Salma itu sahabatku sejak kecil,dan hanya dia yang tau bagaimana jungkir baliknya kehidupanku setelah ayah menikah lagi.

    "Wahh kalian sudah datang ternyata,tumben ontime."

  Begitu sampai di lapangan,Aku langsung menyapa beberapa sahabatku yang lain, tumben sekali mereka datang tepat waktu,biasanya juga pada bodo amat mau datang sesuka hati mereka.

   "Hari pertama Ra,harus baek baek dulu." Adit menatapku dengan tatapan khasnya yang terlihat tengil dan ya menyebalkan.

  Adit ini kekasih Salma,dan Dia orangnya Humoris dan humble,awalnya Aku tidak akrab dengannya,tapi karena sering ketemu dan juga karena sikapnya yang suka bercanda,lama lama Aku akrab dengannya dan juga beberapa sahabatnya yang kini menjadi sahabatku ku juga.

   "Ayo duduk sini." Adit menepuk tempat kosong yang berada di sampingnya,Aku kemudian duduk dengan Salma berada di dekat Adit,sedangkan Aku berada di samping Salma.

    "PERHATIANN!!! SEMUA SISWA DAN SISWI BARU DI HARAPKAN SEGERA BERKUMPUL DI LAPANGAN."

   Suara seorang laki laki tiba tiba bergema dari pengeras suara,entah dimana orang yang bicara karena yang terdengar hanya suaranya.

   "Eyyy,kayak suara abang gue." Adit tiba tiba nyeletuk sehingga membuat Aku dan Salma menoleh.

   "Emang abang kamu anggota osis ya." Salma bertanya kepada Adit.

  Adit yang di tanya menoleh dan tersenyum sambil mengangguk." Iya,ketua osis dianya." Jawab Adit dengan ekpresi yang begitu bangga.

   "Wahh kren tuh." Aku tersenyum lebar menanggapi cerita Adit yang begitu membanggakan abangnya.

   "Iya dong," Jawab Adit di sertai dengan senyum tengil yang membuat aku memutar bola mataku dengan malas.

   Para murid baru berbondong bondong menuju lapangan,karena ini sekolah elit, ada banyak anak anak yang masuk ke sekolah ini.

   Setelah semunya berkumpul,beberapa orang datang dan berdiri di depan kami semua,mungkin mereka anggota osis yang akan meng ospek kami.

   Aku memperhatikan mereka satu persatu,dan tatapanku terpaku kepada seorang laki laki bertubuh tinggi dan tegap,tatapan matanya tajam dari balik kacamatanya begitu menawan dan wajahnya yang terlihat begitu datar sangat memikat.

Terpopuler

Comments

Ali

Ali

kakk aku izin koreksi yaa🙏 untuk di bagian awal sampai akhir, setelah penggunaan tanda baca (,) sebaiknya di beri spasi. Lalu, kata "on time" sebaiknya di miring, karena itu dalam bahasa English. Ceritanya bagus, dan ngambil dari sudut pandang pemerannya itu keren sih

2026-08-13

0

Key

Key

Kehilangan Ibu di usia 7 tahun, lalu harus menghadapi toxic nya Ibu tiri. Semoga ini nggak bikin kepribadian kamu menjadi pendendam ya. Ikut bersimpati dengan nasib kamu, semoga di usia kamu yang ke 17 dunia tidak sekejam itu memperlakukan kamu. Next, semangat ya Auhtor🫶

2026-08-07

0

SANG

SANG

Awal cerita yang sangat seru

2026-05-01

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!