Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Rencana Untuk Bisa Diceraikan

Ruangan Hotel ini begitu terasa panas, padahal pendingin ruangan menyala tanpa henti. Suara desa*han yang tak tertahankan memenuhi setiap sudut ruangan. Bantal yang tergeletak di lantai, selimut tebal yang sebagian menjuntai ke atas lantai, seprei yang berantakan. Dua insan sedang menikmati malam mereka tanpa mengenal satu sama lain. Tidak, sebenarnya bukan tidak saling mengenal, tapi hanya satu belah pihak yang mengenal.

"Ahhhhh...."

Suara desa*han panjang terdengar nyaring dari keduanya setelah menyelesaikan. Tubuh pria jatuh di sampingnya, napas terengah-engah dari keduanya, sebelum akhirnya tidur dengan saling membelakangi. Sama sekali tidak ada obrolan apapun lagi diantara keduanya setelah apa yang terjadi.

Hingga pagi datang, rasa remuk redam di rasakan gadis itu. Dia menoleh pada pria yang berada di sampingnya, masih terlelap dengan tubuh tengkurap. Mengingat kejadian tadi malam, Viona tentu dalam keadaan yang cukup sadar, meski dia terpengaruh alkohol, tapi masih bisa mengingat apa yang terjadi dan siapa yang tidur dengannya.

"Untunglah dia masih tidur"

Berusaha untuk turun dari tempat tidur, meski dengan sedikit kesulitan karena tubuhnya yang sakit semua. Ketika dia menunduk, tidak sengaja melihat tanda-tanda kemerahan di bagian dada hingga ke perutnya. Melirik kembali pada pria di belakangnya.

"Pantas dia mendapatkan julukan cassanova tingkat tinggi. Ternyata memang se-bringas itu" Dia bergidik ngeri mengingat apa yang sudah dia lakukan semalam dengan pria yang terkenal pemain wanita ini. Namun, dia tetap harus melakukan ini. "Aku berjanji akan pergi dari hidupnya dan tidak akan menuntut tanggung jawab apapun, karena aku tahu jika dia hanya menjalani cinta satu malam saja dengan wanita mana pun"

Mengambil ponsel dari atas nakas dan mengambil foto dirinya yang setengah telan*jang dengan pria yang masih terbaring di belakangnya. Sengaja menunjukan bekas kemerahan di bagian dada yang tidak tertutupi selimut itu.

Mengirim foto itu pada nomor seseorang dengan sengaja. Lalu dia mengambil pakaiannya yang berserak di lantai dan memakainya kembali. Segera pergi dengan membawa tas dan ponselnya. Meninggalkan pria itu yang masih terlelap.

Ketika dia kembali ke rumah, suasana terasa mencekam. Tatapan keluarga yang begitu dingin, Mama mertua dan Ayah mertua yang semakin menatapnya penuh benci. Dan disana, berdiri suaminya yang berjalan mendekat padanya dan menariknya dengan kuat. Tubuhnya sampai terjatuh ke atas lantai karena hempasan tangan suaminya yang begitu kasar.

"Apa ini? Kau tidur dengan pria lain? Dasar wanita tidak tahu diri!" Sebuah ponsel terlempar ke depannya, sebuah foto terlihat jelas disana. "Berani sekali kau, Viona!"

Ketika melihat foto itu, bibir Viona tersenyum tipis. Seperti puas dengan hasilnya. Sebuah jambakan di rambutnya membuat kepala Viona mendongak, itu adalah tangan Ibu mertuanya.

"Anak saya kurang apa untuk kamu? Dia kaya, dan bisa memberikan apapun. Memang salahnya karena dulu mau memungut anak terlantar sepertimu!"

Viona menatap Ibu mertuanya dengan senyuman tipis, hampir tak terlihat. "Biarkan semuanya impas, dia juga tidur dengan temanku sendiri. Bahkan sudah menjalin hubungan cukup lama. Dan kalian pikir aku tidak pernah tahu tentang itu? Aku tahu semuanya, hanya saja aku berpura-pura tidak tahu apa-apa"

Viona menghempaskan tangan Ibu mertuanya dari rambutnya, lalu dia berdiri dan menatap semua orang. "Sekarang kenapa kalian harus marah melihat foto itu? Bukankah anak kalian juga melakukan hal yang sama di belakangku. Ini impas harusnya!"

Plak... Satu tamparan keras mendarat tepat di pipi kirinya. Bekas tangan memerah. Dani, suami yang menikahinya selama 5 tahun lamanya, ternyata menjalin hubungan dibelakang Viona bersama teman Viona sendiri. Bahkan mereka sudah tidur bersama entah berapa kali. Viona tahu tentang ini, namun dia masih mencari waktu yang tepat untuk membongkarnya. Awalnya, dia hanya berharap suaminya akan kembali padanya, menganggap itu hanya kesalahan sesaat saja. Tapi ternyata, Dani tetap melakukannya sampai sekarang.

"Seharusnya kau yang tahu diri, Viona! Jika kau bisa hamil dan memberikan keturunan untuk keluargaku, mana mungkin aku sampai selingkuh dengan Tari"

Viona menatap pria di depannya ini, yang menjadi suaminya namun tega melontarkan kata-kata yang begitu menyakitkan. "Masalah mempunyai anak bukan harus hanya menyalahkanku, selama ini hanya aku yang harus terus di periksa, dan kamu juga tahu jika semuanya normal, dan aku sehat. Tapi, kamu bahkan tidak pernah mau diperiksa. Seharusnya jangan hanya menyalahkan aku!"

"Tapi itu semua salahmu! Karena sebagai wanita, bahkan kau tidak bisa sempurna untuk menjadi seorang istri!" tekan Ibu mertua.

Tes... Air mata akhirnya lolos, mencoba untuk tetap kuat. Tapi nyatanya setiap ucapan yang keluar dari suaminya maupun mertuanya, adalah hal yang paling menyakitkan.

"Buktikan saja, apa Tari juga hamil? Kalian bahkan berhubungan sudah cukup lama, tapi dia tidak...."

"Aku hamil"

Suara itu memecah suasana tegang di ruangan ini. Viona menoleh dan melihat temannya yang berjalan ke arah mereka. Tari, temannya yang dulu terlihat sangat mendukung dia untuk menikah dengan Dani. Tapi akhirnya dia malah berkhianat bersama suaminya itu.

"Aku baru kembali dari rumah sakit, dan ini hasilnya" Tari memberikan sebuah kertas hasil pemeriksaan dari rumah sakit dan juga hasil USG pada Dani.

"Ya ampun Nak, kamu beneran hamil? Anaknya Dani 'kan itu?" ucap Ibu Mertua yang langsung memeluk Tari dengan hangat. Hal yang bahkan tidak pernah Viona dapatkan selama menjadi menantunya.

Viona menatap pelukan Ibu mertua pada Tari, tangannya mengepal kuat, rasanya dendam dalam dirinya begitu besar. Viona hanya di anggap sampah tidak berguna di keluarga ini. Sementara pengabdiannya selama 5 tahun pada suami dan mertuanya, tidak pernah mereka pedulikan.

"Sudahlah Dani, daripada kau terus mempertahankan dia, sebaiknya kau usir saja dia dan nikahi Tari"

Ucapan yang begitu kejam keluar dari mulut Ayah mertua. Seorang pria yang berperan sebagai Ayah, namun malah mendukung sebuah kesalahan yang dilakukan anak laki-lakinya.

"Tanpa kalian melakukan itu, aku juga akan pergi dari rumah ini. Karena aku sudah muak berada di dalam rumah yang seperti neraka ini. Satu hal yang perlu kalian tahu, aku tidak akan pernah melupakan apa yang pernah kalian lakukan padaku!"

Viona pergi ke kamarnya, menutup pintu dengan keras dan dia bersandar di pintu itu. Tangisnya benar-benar pecah, dadanya sesak dan dunianya benar-benar hancur.

"Sejahat itu mereka padaku, bahkan temanku yang aku anggap sangat peduli padaku, ternyata hanya seorang pengkhianat besar. Ya Tuhan, kenapa sakit sekali.. Hiks..."

Viona hanya seorang anak yang selamat dari sebuah kecelakaan orang tuanya. Dia hidup mandiri seorang diri, hingga bertemu dengan Dani yang mengajaknya menikah. Pria yang baik, memberikan perhatian lebih padanya, tentu membuat Viona terbuai, karena sejak orang tuanya pergi, maka dia hanya hidup kesepian tanpa seseorang yang memberikan perhatian seperti itu padanya.

Namu, pernikahan terjadi tanpa adanya restu dari orang tua Dani. Karena sejak awal, orang tua Dani tidak pernah suka padanya. Namun, Dani begitu memaksa untuk menikahinya, dan Viona merasa di perjuangkan saat itu, hingga rasa cintanya cukup besar pada Dani.

Tapi, seiring berjalannya waktu dan Viona yang tidak kunjung hamil, maka sikap Dani mulai berubah. Viona yang awalnya hanya menghadapi sikap sinis dari orang tua suaminya, berubah harus menghadapi sikap Dani yang juga terus menuntut seorang anak darinya.

Dan hingga akhirnya Viona mengetahui perselingkuhan Dani dan Tari, teman baiknya sendiri. Membuat Viona mulai lelah untuk terus bertahan dan diam dalam luka yang mendalam.

"Aku bersumpah tidak akan memaafkan mereka!"

Bersambung

Yuhuu.. cerita bayu akhirnya rilis.. Jangan lupa ramaikan, jangan pada nabung bab ya. Awas aja!!

Terpopuler

Comments

Lianty Itha Olivia

Lianty Itha Olivia

baca diawal cerita SDH ngeri gmn kelanjutannya

2026-05-05

0

olyv

olyv

terlalu dini untuk nyeseeek thor 😭

2026-05-04

0

Kar Genjreng

Kar Genjreng

hahaha baru loncing nih siap 😂

2026-05-01

0

lihat semua
Episodes
1 Rencana Untuk Bisa Diceraikan
2 Foto Di Gantungan Kunci
3 Tidak Ada Arah Tujuan
4 Tidak Mungkin Hamil
5 Tidak Percaya Cinta
6 Memulai Hidup Baru
7 Bertemu Lagi
8 Kenapa Tidak Meminta Bayaran?
9 Tidur Satu Kali Lagi Denganku?
10 Meminta Bayaran Sekarang
11 Tidak Terima Ditolak
12 Alasah Tidak Masuk Akal
13 Menganggap Tidak Saling Mengenal
14 Hamil?
15 Mencoba Mengakhiri Kehamilan
16 Dikirim Tuhan Untuk Menemanimu
17 Masih Ingin Menyudutkannya
18 Makan Malam
19 Tidak Percaya Cinta Dan Wanita
20 Tidak Mungkin Menikah
21 Hanya Seorang Ibu
22 Kalimat Yang Menyakitkan
23 Velia Adalah Teman Hidupnya
24 Selalu Berharap Viona Yang Datang
25 Tidak Mungkin Jatuh Cinta
26 Tidak Perlu Tahu Keberadaan Velia
27 Bertemu Di Restoran
28 Tidak Perlu Tahu Ayahnya
29 Jantung Yang Berdebar
30 Bertemu Tari
31 Satu Sekolah
32 Vei Tidak Punya Ayah
33 Tidak Bisa Melupakan
34 Velia Hanya Anakku!
35 Ayah Vei Kemana?
36 Aku Ayahmu
37 Menemukan Tujuan Hidup
38 Biarkan Aku Berusaha
39 Jika Bisa, Berikan Aku Kesempatan
40 Ayo Pindah Rumah
41 Acara Sekolah
42 Amarah Bayu
43 Akan Menunggumu Sampai Kapanpun
44 Harus Memanggil Mas
45 Apa Masih Ingin Mencintai
46 Cinta Tidak Pernah Berpihak Padanya
47 Aku Tidak Mau Dibayar Lagi
48 Penyesalan Pertamanya
49 Dia Memang Bukan Anakmu!
50 Masih Takut Memulai Kisah Baru
51 Rumah Kenangan
52 Hanya Viona Yang Akan Jadi Istriku!
53 Aku Cemburu
54 Mengembalikan Uang Bayaran
55 Tidur Berpelukan
56 Restoran Milikmu
57 Apa Pernah Kenal Sebelumnya?!
58 Tidak Mudah Menerima
59 Jangan Meragukan Keseriusanku!
60 Semuanya Akan Baik-baik Saja
61 Kedatangan Raline
62 Pesan Yang Tak Terbalas
63 Apa Aku Boleh Tidak Mengalah?
64 Sudah Menolak Perjodohan Sejak Awal
65 Cerita Tuhan Tentang Hidupku
66 Mau Bertemu Ayahmu
67 Velia Yang Ternyata Kesepian
68 Jangan Pernah Menyakitinya
69 Yang Mematahkan Presepsinya
70 Tidak Perlu Merasa Bersalah
71 Tidak Akan Sama Seperti Masa Lalu
72 Semuanya Mengerti Keadaannya
73 Berjanji Untuk Terus Bersama
74 Gantungan Kunci Pembawa Takdir
75 Bertemu Ibu
76 Penggiring Pengantin
77 Pernikahan
78 Hidupku Baik-baik Saja, Meski Tanpa Ibu
79 Hanya Mandi Bersama
80 Rumah Terakhirku
81 Mencintaiku Sejak Dulu?
82 Berusaha Menyatukan Kembali Anak Dan Ibu
83 Aku Dan Kamu, Menjadi Kita
84 Cinta Akan Menemukan Jalannya
85 Cerita Byan
86 Bantu Ramaikan
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Rencana Untuk Bisa Diceraikan
2
Foto Di Gantungan Kunci
3
Tidak Ada Arah Tujuan
4
Tidak Mungkin Hamil
5
Tidak Percaya Cinta
6
Memulai Hidup Baru
7
Bertemu Lagi
8
Kenapa Tidak Meminta Bayaran?
9
Tidur Satu Kali Lagi Denganku?
10
Meminta Bayaran Sekarang
11
Tidak Terima Ditolak
12
Alasah Tidak Masuk Akal
13
Menganggap Tidak Saling Mengenal
14
Hamil?
15
Mencoba Mengakhiri Kehamilan
16
Dikirim Tuhan Untuk Menemanimu
17
Masih Ingin Menyudutkannya
18
Makan Malam
19
Tidak Percaya Cinta Dan Wanita
20
Tidak Mungkin Menikah
21
Hanya Seorang Ibu
22
Kalimat Yang Menyakitkan
23
Velia Adalah Teman Hidupnya
24
Selalu Berharap Viona Yang Datang
25
Tidak Mungkin Jatuh Cinta
26
Tidak Perlu Tahu Keberadaan Velia
27
Bertemu Di Restoran
28
Tidak Perlu Tahu Ayahnya
29
Jantung Yang Berdebar
30
Bertemu Tari
31
Satu Sekolah
32
Vei Tidak Punya Ayah
33
Tidak Bisa Melupakan
34
Velia Hanya Anakku!
35
Ayah Vei Kemana?
36
Aku Ayahmu
37
Menemukan Tujuan Hidup
38
Biarkan Aku Berusaha
39
Jika Bisa, Berikan Aku Kesempatan
40
Ayo Pindah Rumah
41
Acara Sekolah
42
Amarah Bayu
43
Akan Menunggumu Sampai Kapanpun
44
Harus Memanggil Mas
45
Apa Masih Ingin Mencintai
46
Cinta Tidak Pernah Berpihak Padanya
47
Aku Tidak Mau Dibayar Lagi
48
Penyesalan Pertamanya
49
Dia Memang Bukan Anakmu!
50
Masih Takut Memulai Kisah Baru
51
Rumah Kenangan
52
Hanya Viona Yang Akan Jadi Istriku!
53
Aku Cemburu
54
Mengembalikan Uang Bayaran
55
Tidur Berpelukan
56
Restoran Milikmu
57
Apa Pernah Kenal Sebelumnya?!
58
Tidak Mudah Menerima
59
Jangan Meragukan Keseriusanku!
60
Semuanya Akan Baik-baik Saja
61
Kedatangan Raline
62
Pesan Yang Tak Terbalas
63
Apa Aku Boleh Tidak Mengalah?
64
Sudah Menolak Perjodohan Sejak Awal
65
Cerita Tuhan Tentang Hidupku
66
Mau Bertemu Ayahmu
67
Velia Yang Ternyata Kesepian
68
Jangan Pernah Menyakitinya
69
Yang Mematahkan Presepsinya
70
Tidak Perlu Merasa Bersalah
71
Tidak Akan Sama Seperti Masa Lalu
72
Semuanya Mengerti Keadaannya
73
Berjanji Untuk Terus Bersama
74
Gantungan Kunci Pembawa Takdir
75
Bertemu Ibu
76
Penggiring Pengantin
77
Pernikahan
78
Hidupku Baik-baik Saja, Meski Tanpa Ibu
79
Hanya Mandi Bersama
80
Rumah Terakhirku
81
Mencintaiku Sejak Dulu?
82
Berusaha Menyatukan Kembali Anak Dan Ibu
83
Aku Dan Kamu, Menjadi Kita
84
Cinta Akan Menemukan Jalannya
85
Cerita Byan
86
Bantu Ramaikan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!