Di atas altar giok hitam yang telah ternoda oleh darah belasan Tetua, Zhao Feng merangkak mundur hingga punggungnya menabrak pilar batu. Wajahnya yang biasa tampan dan arogan kini berkerut oleh teror yang absolut.
Ia menatap Lin Tian yang berdiri menjulang di hadapannya. Jubah abu-abu Lin Tian berkibar ditiup angin malam, membawa bau anyir kematian yang menyesakkan napas. Gadis kecil di pelukannya, Lin Xue, menyembunyikan wajahnya di dada sang kakak, enggan melihat kekejaman yang akan terjadi.
"L-Lin Tian... Saudara Lin! Kita bisa bicarakan ini!" suara Zhao Feng bergetar hebat, air matanya bercampur dengan ingus. Ia mengangkat kedua tangannya yang gemetar dengan pose memohon. "A-Aku salah! Aku buta! Ambil kembali adikmu, aku tidak menyentuhnya sama sekali! Aku akan memberimu pil spiritual, artefak, posisi Tetua... ayahku adalah Pemimpin Sekte! Dia sedang menerobos ke tahap Inti Emas (Golden Core)! Jika kau membunuhku, dia akan memburumu sampai ke ujung benua!"
Lin Tian menatap Zhao Feng dengan sorot mata sedingin dasar lautan es. Tidak ada kemarahan yang meledak-ledak, dan justru ketenangan itulah yang membuat Zhao Feng merasa seolah lehernya sedang dicekik oleh malaikat maut.
"Inti Emas?" gumam Lin Tian pelan. Ia mengangkat kakinya yang mengenakan sepatu kain lusuh, lalu meletakkannya tepat di atas perut Zhao Feng, tepat di atas pusat Dantiannya.
Zhao Feng menjerit tertahan, mencoba menyingkirkan kaki itu, namun kaki Lin Tian terasa seberat gunung besi.
"Di dunia ini, kalian mengajarkan bahwa yang kuat berhak menelan yang lemah," ucap Lin Tian, suaranya datar. "Kau menghancurkan Dantianku karena kau merasa memiliki kekuatan untuk melakukannya. Hari ini, aku mengembalikan hukum itu kepadamu."
"Tidaaak! Ayahku akan—"
KRAAAK!
Lin Tian menekan kakinya dengan keras. Suara hancurnya lautan Qi dan meridian terdengar memuakkan. Energi Yang ekstrem yang telah dikumpulkan Zhao Feng untuk menerobos batas kultivasinya meledak di dalam tubuhnya sendiri, merobek organ-…
Teratai Pedang Sembilan Kematian
Bab 11: Runtuhnya Kesombongan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments
Duajie
Apa beda hegemon dg hegemoni...? 😃 💪💪💪🤭
2026-07-14
0
yos helmi
👍👍👍👍👍👍😍😍
2026-05-14
0