"Tuan, jangan pecat kami!" seru security dan resepsionis itu.
"Kami minta maaf. Kami benar-benar tidak tahu jika Nyonya ternyata tidak berbohong," ucap salah satu security dengan wajah yang pucat.
"Kami hanya menuruti perintah. Mereka berdua yang bilang kalau Nyonya harus diusir dari sini," imbuh security yang satunya.
"Jangan banyak bicara!" kata Marco dengan mata menyipit tajam. "Segera pergi dari sini! Kalian semua dipecat."
"Tunggu!" cegah Seraphina. "Tidak semua harus dipecat," lanjutnya. "Salah satunya ada perempuan favorit Noah. Jadi, sebaiknya jangan pecat dia. Nanti Noah tidak rela."
Keringat dingin kian membasahi dahi perempuan yang tadi mengaku-ngaku sebagai perempuan favorit Noah. Dia tak pernah berpikir jika hal yang dulu selalu dia bangga-banggakan sehingga dirinya cukup disegani di perusahaan, kini berbalik menjadi boomerang yang mengincar dirinya.
Noah tampak memejamkan matanya. Saat ini, dia merasa kesal sekali.
"Sejak kapan, aku punya perempuan favorit di perusahaan ini?" tanya Noah dengan nada dingin.
Resepsionis yang mengaku-ngaku itu semakin menundukkan kepalanya.
"Mana dia? Mana perempuan itu?"
Seraphina menunjuk dengan santai. "Itu dia."
Wajah perempuan itu semakin pucat. Dia menggeleng cepat, memohon pertolongan dari Seraphina.
"Nyonya... tadi saya hanya bercanda. Semua yang saya katakan tidak benar. Saya cuma asal bicara saja."
Sayangnya, Seraphina tampak tak peduli. Dia sudah pernah bersikap baik namun perempuan itu sendiri yang menyia-nyiakan kebaikan Seraphina.
"Marco, dia siapa?" tanya Noah. "Apa aku mengenalnya?"
"Ah, dia perempuan yang dulu memohon-mohon kepada Anda untuk diterima bekerja di perusahaan ini."
"Yang mana?" tanya Noah. Ingatannya tidak terlalu baik jika harus mengenali orang-orang yang menurutnya tidak penting.
"Perempuan yang dulu memohon-mohon di rumah sakit setelah Anda membantu Ibunya yang tiba-tiba pingsan di jalan."
"Oh, aku ingat," ucap Noah sambil menjentikkan jarinya.
"Kau... perempuan tidak tahu malu yang sampa…
Langit Tak Selamanya Mendung, Seraphina
Bab 67
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 119 Episodes
Comments
Muft Smoker
nah kan jd ny di pecat ,, udh bnr kerjaa diem aj gx usah byk komentar dn pengakuan yg belum tentu benar ,, 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
2026-07-12
0
Rahmawati
hahaha ngaku ngaku jadi karyawan favorit, padahal keterima kerja aja karna ngemis ngemis sm noah
2026-07-12
0
ryuka
nyonya sera itu lebih berkuasa di banding tuan noah 🤭🤭🤣🤣🤣🤣
marcoooo kamu kok pinter siihhh 😄😄😄😄
2026-07-11
0