Bab 33: Muntah yang Tidak Berhenti
Lili muntah pertama kali ketika Anisa sedang mengancingkan seragam kecilnya.
Tidak banyak. Hanya air bening bercampur sisa obat pagi. Tetapi tubuh Lili tiba-tiba melipat, kedua tangannya mencengkeram lengan Anisa, dan suara dari tenggorokannya membuat dada Anisa kosong seketika.
"Lili?"
Anisa segera menarik baskom plastik dari bawah ranjang. Lili muntah lagi, kali ini lebih keras. Bahunya yang kecil naik turun. Rambutnya jatuh menutupi wajah. Anisa menahannya dengan satu tangan, tangan lain mengusap punggung anak itu pelan, tetapi telapak tangannya sendiri gemetar.
"Sudah, Sayang. Mama di sini."
Lili ingin menjawab, tetapi yang keluar hanya napas terputus. Matanya berair. Bibirnya pucat seperti tidak ada darah yang tersisa.
Anisa mengambil ponsel, menghubungi Hendra. Jari-jarinya salah menekan angka dua kali. Ia menggigit bibir sampai terasa nyeri agar tidak menangis sebelum dokter menjawab.
"Bu Anisa?"
"Dok, Lili muntah terus. Badannya hangat. Dia lemas sekali."
Nada Hendra langsung berubah. "Berapa kali muntah?"
"Tiga. Baru saja. Dia belum bisa minum."
"Bawa ke IGD sekarang. Jangan tunggu. Saya kabari tim."
Anisa mematikan telepon, lalu mengangkat Lili. Anak itu ringan, terlalu ringan. Kepalanya jatuh di bahu Anisa, panas dan lembap. Di tangga, Bi Sari melihat mereka dan langsung panik.
"Non Lili kenapa?"
"Tolong ambil tas rumah sakit di kamar. Cepat."
Di ruang tengah, Indira sedang membaca pesan di ponsel. Ia mengangkat wajah ketika melihat Anisa turun dengan Lili di gendongan.
"Apa lagi?"
Anisa tidak berhenti. "Lili harus ke IGD."
"Setiap minggu rumah sakit. Anak itu memang lemah sekali."
Kalimat itu menabrak punggung Anisa seperti benda tumpul. Ia berhenti. Lili mengerang kecil di bahunya. Anisa menoleh perlahan.
"Jangan bicara begitu di depan dia."
Indira terdiam, mungkin lebih karena terkejut daripada merasa bersalah.
Anisa tidak menunggu jawaban. Ia keluar ke halaman. Sopir keluarga tidak ada. Bian membawa mobil sendiri ke…
Mantan Suami Menyesal? Suami Baruku Konglomerat!
Episode 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
Ds Phone
kau tak payah datang lagi bagus
2026-05-31
0