"
Pernikahan Anisa bukan surga. Itu penjara. Tujuh tahun ia tidur di loteng bersama putrinya yang sekarat karena leukemia sementara suaminya sendiri memanjakan sekretarisnya bak ratu di meja makan utama. Ketika ia berlutut memohon setetes darah untuk menyelamatkan nyawa Lili, Bian Tanujaya hanya menatapnya dan berkata, ""Bukan urusanku."" Malam itu juga surat cerai menanti di kamarnya.
Tapi Anisa menolak mati. Ia meracik parfum bernama Bertahan yang mengguncang industri dan tanpa ia sadari seorang konglomerat yang tidak pernah tertarik pada siapa pun ternyata selalu ada di bayang bayangnya. Bian baru menjerit ketika semuanya terlambat karena putrinya mengembuskan napas terakhir tepat saat ia menikmati kembang api bersama wanita lain. Lalu rahasia besar itu mulai merangkak keluar: wanita yang selama ini ia bela telah membayar donor sumsum tulang untuk membatalkan operasi Lili. Sekarang Bian menangis. Terlambat. Keterlambatan yang membuatnya kehilngan lagi, kini ia kehilangbann Anisa. Untuk selamanya."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mantan Suami Menyesal? Suami Baruku Konglomerat! Komentar