Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

BAB 1 PERKENALAN TOKOH

Di sebuah rumah yang sangat besar, terdapat sebuah keluarga yang sangat harmonis. Ya keluarga itu salah satu keluarga ternama di Ibukota, keluarga Adhitama.

Keluarga yang terdiri dari Daddy yang bernama Kavindra Adhitama dengan Mommy yang bernama Freya Pratiwi Adhitama.

Mempunyai tiga anak:

Yang pertama: Luna Haifa Adhitama seorang dokter anak. Dia menjadi dokter favorit bagi pasiennya.

Yang kedua: Aryan Zaidan Adhitama, seorang ceo di Perusahaan Adhitama. Sebagai penerus Daddy, dia terkenal dengan ceo yang sangat dingin tapi hangat kepada keluarganya.

 Dan yang terakhir: Aryana Zaidah Adhitama, seorang desainer kondang di Ibukota namanya sudah terkenal di penjuru seluruh Indonesia.

"Assalamualaikum."

"KAKAK!" teriak Yana yang melihat Kakak cantiknya, sudah pulang dari rumah sakit tempatnya bekerja.

"Apaan sih Dek?! Bukannya dijawab salamnya, kok teriak-teriak kayak di hutan saja!" Luna berkata sambil menatap adik dengan kesal.

"Hehehe walaikumsalam, kan kangen Kakakku yang paling canti," Jawab Yana dengan cengengesan tanpa dosa.

Luna langsung berjalan ke arah tangga, nggak menggubris jawaban dari adik bungsunya itu. Naik ke lantai tiga dimana kamarnya berada. Dia ingin langsung mandi, karena dia baru pulang dari rumah sakit. Takut membawa virus untuk keluarga yang sangat dia sayangi.

"Kamu itu kenapa kebiasaan teriak-teriak sih Sayang?!" tegur Freya, yang baru keluar dari kamarnya, setelah mendengar teriakan putri bungsunya. Freya sangat heran sekali, putri bungsunya itu sangat heboh sekali seperti siapa ya.

Yana menoleh ke belakang, dimana mommynya tadi menegurnya. "Tadi melihat Kakak, baru pulang dari rumah sakit, Mom. Kalau nggak teriak nggak seru Mommy," Jawab Yana dengan tersenyum.

"Kamu itu anak gadis lho Nak. Nggak pantas bicaranya kayak gitu. Kenapa kamu nggak bisa lembut kayak Kakak kamu!?" kesal Freya kepada putri bungsu itu.

"Lho, tentu nggak bisa dong, Mom?! Karena aku suka yang ramai dan heboh, hahahaha," jawabnya lagi sambil memakan keripik singkong yang dibuat oleh Freya untuk anak-anaknya.

Freya mendengus kesal dengan putrinya itu. Yana juga sudah berhijab, kalau ke luar rumah. Tapi jiwa bar-baran itu belum bisa diubahnya.

"Sudah, biarkan saja, Mom. Nanti Mommy sakit kepalanya kambuh lagi. Kalau menasehati adik yang sangat keras kepala itu," ucap Arya putra satu-satunya, yang selalu bisa menenangkan hati mommynya.

Arya ikut duduk di sofa ruang keluarga, dia juga mengambil keripik singkong yang dibuat oleh mommynya yang sangat pintar memasak. Padahal mommy sekolahnya saja ambil jurusan managemen tapi soal olah mengolah makanan. Mommynya paling juara nggak ada duanya.

Adzan magrib sudah berkumandang, Yana sama Arya menyudahi ngemilnya, lalu berjalan ke arah mushola yang berada di samping rumahnya. Daddy Vindra sengaja membuat mushola di luar, supaya semua orang yang bekerja di rumahnya bisa ikut sholat berjamaah.

        ********

"Bagaimana dengan tugas kamu di perbatasan Nak?" Tanya Ayahnya yang bernama Andrian Putra Abraham.

Andrian Putra Abraham mempunyai istri bernama Nafisah Aulia Rahma.

Dan mempunyai dua putra:

Yang bernama Jonathan William Abraham.

Jonathan sendiri mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang Abdi negara yang berpangkat kapten.

Yang kedua bernama Ares Nicholas Abraham. Seorang ceo dari ABRAHAM CORPORATION. Perusahaan besar milik Opanya yang bernama Radit Abraham.

"Alhamdulillah lancar, Yah. Pengamanan konflik di sana sudah agak mendingan, nggak kayak dulu lagi. Jadi aku sama teman-teman di suruh kembali ke Batalyon." Jawab Nathan sambil menikmati kiriman keripik singkong dari Tantenya.

" Ya, Alhamdulillah kalau sudah tenang di perbatasan sana. Dulu waktu Ayah masih aktif kerja, di sana sudah nggak tenang. Selalu saja mereka membuat onar di perbatasan.

" Ares, kemana Yah?" Tanya Nathan kepada Ayahnya. Jangan ada yang tanya Bundanya kemana ya, sudah bisa dipastikan, Beliau masih aktif memegang Cafe Tiga Saudara yang sekarang sudah diperluas jadi tiga tempat.

"Paling juga nongkrong di kafe, Nak. Kemana lagi kalau sudah pulang dari Perusahaan, kalau nggak kesana." Jawab ayahnya, yang sedang nonton sepak bola di TV.

Nathan menganggukan kepalanya, matanya juga fokus ke TV yang menampilkan siaran langsung sepak bola.

"Assalamualaikum." ucap salam Ares, yang baru saja masuk ke dalam rumahnya. Panjang umur anak itu, baru juga ditanyakan ke ayahnya, dia sudah muncul saja.

"Wa'alaikumsalam, kamu dari mana saja, Dek? Baru pulang kerja, kok sudah menghilang?" tanya Nathan kepada adiknya.

"Biasa, Bang, refreshing ke kafenya Bunda. Tuh, Bunda juga baru saja pulang." jawab Ares. Ikut di samping Ayahnya.

"Assalamualaikum."

"Walaikumsalam," ucap mereka bertiga dengan serempak.

Nathan berjalan ke arah bunda Nafisah dan memeluknya dengan erat. Dia sangat sayang banget dengan bundanya. Katanya cinta pertama anak cowok adalah ibunya itu memang benar.

"Kapan pulangnya Sayang?" tanya bundanya sambil membalas pelukan dari putra sulungnya.

"Tadi jam tigaan, mungkin Bun. Sampai di rumah sepi yang ada hanya Ayah saja," jawab Nathan kepada bundanya.

Bunda Nafisah sama Ares pergi ke kamar mereka untuk mandi, karena sebentar lagi adzan magrib akan berkumandang. Nathan juga ikut bersiap untuk ikut sholat jamaah.

  *******

Kembali ke keluarganya Luna ya.

Setelah makan malam, Mommy Freya selalu membiasakan mengajak anak-anak bercerita tentang kegiatannya selama sehari. Itu dilakukan sudah dari mulai anak-anak masuk sekolah.

"Bagaimana pekerjaan kamu di Rumah sakit, Sayang?" tanya mommy kepada Luna.

"Ya begitulah Mom! Sangat seru waktu memeriksa pasien anak kecil. Itu hiburan tersendiri buat menghilangkan rasa penat yang seharian berada di Rumah Sakit," jawab Luna dengan tersenyum bahagia.

"Tadi ada mantan pasienku, Mom. Tiba-tiba dia memanggil, Kakak dokter dengan memelukku. Duh senangnya hati ini, Mom. Waktu melihat pasien yang dulu nggak bisa apa-apa disebabkan telat pengobatan dan sekarang sudah bisa tersenyum dan berlari memelukku, Mom," cerita Luna bangga kepada Mommy dan keluarga.

"Terus-terus si Brengsek itu, bagaimana kabarnya, Kak?" tanya Arya sangat kesal dengan pacar Kakak sulung itu.

Luna yang duduk disamping Arya itu menoleh dan tersenyum. "Sudah Kakak hempaskan ke tong sampah, Dek. Terima kasih ya, Dek. Kamu sudah menyelamat masa depan, Kakak," ucap tulus Luna kepada adik laki-laki itu.

Flash back On.

Luna mengajak kekasihnya, untuk dikenalkan kepada kedua adiknya. katanya ingin mengenal siapa kekasih Kakaknya itu.

Akhirnya mereka bertemu di Restoran yang dipesan Yana. Sampainya di sana Arya mengernyitkan dahinya melihat laki-laki yang di samping Kakaknya.

"Maaf! Kami telat ya Dek!" sapa Luna dan kedua adiknya langsung mencium tangan Luna.

"Nggak apa-apa, Kak. Kita juga baru sampai jadi santai saja, Kak ," jawab Yana, sedangkan Arya menatap laki-laki di samping Kak Luna dengan dingin.

"Kenalkan dia namanya Frans, Dek!" seru Luna mengenalkan kekasihnya dan apa reaksinya Arya, ketika mendengarkan Kakaknya menyebutkan nama Frans.

Terpopuler

Comments

Ariany Sudjana

Ariany Sudjana

selalu senang membaca novel kehidupan anggota TNI, karena papi saya waktu masih hidup juga anggota TNI 😄🙏

2026-06-01

1

Key

Key

Seru banget ya kalau punya banyak saudara. Aku pengen punya bnyak saudara begini🥲

2026-07-15

1

kaylla salsabella

kaylla salsabella

Hai apa kabar bang nathan, bang kevin bang axel dan dini.... kalau ares aku belum kenal🤭🤭🤭🤭🤭

2026-06-03

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 PERKENALAN TOKOH
2 BAB 2 MISI PENYELIDIKAN
3 BAB 3 TERBONGKARNYA PERSELINGKUHAN
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8 KETAKUTAN RENA
9 BAB 9 KAMAR KEBAHAGIAAN
10 BAB 10 KEKESALAN KAVINDRA
11 BAB 11 MENGAGUMI LUNA
12 BAB 12 DOKTER MIRA
13 BAB 13 BERTEMU DENGAN KELUARGA BESAR ADHITAMA
14 BAB 14 DIPINDAH TUGAS
15 BAB 15 BINTANG KECILKU
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 59
59 BAB 58
60 BAB 59
61 BAB 60
62 BAB 61
63 BAB 62
64 BAB 63
65 BAB 64
66 BAB 65
67 BAB 66
68 BAB 67
69 BAB 68
70 BAB 69
71 BAB 70
72 BAB 71
73 BAB 72
74 BAB 73
75 BAB 74
76 BAB 75
77 BAB 76
78 BAB 77
79 BAB 78
80 BAB 79
81 BAB 80
82 BAB 81
83 BAB 82
84 BAB 83
85 BAB 84
86 BAB 85
87 BAB 86
88 BAB 87
89 BAB 88
90 BAB 89
91 BAB 90
92 BAB 91
93 BAB 92
94 BAB 93
Episodes

Updated 94 Episodes

1
BAB 1 PERKENALAN TOKOH
2
BAB 2 MISI PENYELIDIKAN
3
BAB 3 TERBONGKARNYA PERSELINGKUHAN
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8 KETAKUTAN RENA
9
BAB 9 KAMAR KEBAHAGIAAN
10
BAB 10 KEKESALAN KAVINDRA
11
BAB 11 MENGAGUMI LUNA
12
BAB 12 DOKTER MIRA
13
BAB 13 BERTEMU DENGAN KELUARGA BESAR ADHITAMA
14
BAB 14 DIPINDAH TUGAS
15
BAB 15 BINTANG KECILKU
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 59
59
BAB 58
60
BAB 59
61
BAB 60
62
BAB 61
63
BAB 62
64
BAB 63
65
BAB 64
66
BAB 65
67
BAB 66
68
BAB 67
69
BAB 68
70
BAB 69
71
BAB 70
72
BAB 71
73
BAB 72
74
BAB 73
75
BAB 74
76
BAB 75
77
BAB 76
78
BAB 77
79
BAB 78
80
BAB 79
81
BAB 80
82
BAB 81
83
BAB 82
84
BAB 83
85
BAB 84
86
BAB 85
87
BAB 86
88
BAB 87
89
BAB 88
90
BAB 89
91
BAB 90
92
BAB 91
93
BAB 92
94
BAB 93

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!