Bab 45: Bayangan di Jakarta
Galang tiba di Jakarta tanpa sambutan, tanpa rencana yang benar-benar rapi, dan tanpa keberanian untuk mengakui bahwa ia sedang mengejar sesuatu yang sudah hilang.
Ia menginap di hotel bisnis dekat Sudirman, bukan hotel paling mewah, tetapi cukup untuk membuatnya merasa masih punya sisa martabat. Koper kecil diletakkan di sudut kamar. Kemeja-kemeja rapi tergantung di lemari. Di meja, ponselnya penuh catatan: nama gedung Hartono Group Jakarta, daftar acara publik, foto buram Keira dari berita sosialita, dan beberapa nomor orang yang dulu bersedia menjawab telepon keluarga Gondokusumo.
Sekarang, sebagian besar nomor itu hanya memberi jawaban pendek.
Maaf, Pak Galang, saya tidak tahu.
Maaf, informasi keluarga Hartono bukan urusan kami.
Maaf, saya sedang rapat.
Kata maaf di Jakarta ternyata bisa terdengar seperti pintu yang dikunci dari dalam.
Siang itu, Galang berdiri di lobi sebuah gedung acara di kawasan Kuningan. Ia datang setelah mendengar dari seorang kenalan lama bahwa Keira mungkin menghadiri pertemuan kecil tentang proyek amal bisnis. Kenalan itu tidak berani memberi detail. Hanya lokasi dan jam.
Galang menunggu hampir dua jam.
Satpam sudah dua kali meliriknya.
"Bapak menunggu siapa?" tanya satpam akhirnya.
Galang menegakkan bahu. "Saya ada janji."
"Dengan siapa, Pak?"
Pertanyaan sederhana itu membuat tenggorokannya kering.
Dulu, ia tidak perlu menjelaskan diri seperti ini. Nama Gondokusumo cukup untuk membuka banyak ruang di Surabaya. Di Jakarta, nama itu terdengar kecil. Terlalu kecil untuk memanggil seseorang seperti Keira Hartono turun dari gedung.
"Saya tunggu di luar saja," katanya.
Satpam mengangguk sopan, tetapi matanya tidak melepas sampai Galang benar-benar keluar.
Di luar gedung, udara Jakarta panas meski langit mendung. Mobil-mobil hitam keluar masuk area drop-off. Sopir membuka pintu. Orang-orang berkacamata hitam berjalan cepat sambil menatap ponsel.
Galang hampir menyerah ketika sebuah mobil gelap berhenti di bawah kan…
Amnesia: Ternyata Aku Pewaris Hartono
Episode 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 139 Episodes
Comments