Komjen Rudiawan seketika membeku kaku di tempatnya. Tatapan matanya yang tadi tajam kini meredup, kehilangan fokus saat ia mendengar penjelasan anak buahnya itu.
"O-Otorisasi... Tingkat Tujuh?!" bisik Komjen Rudiawan dengan suara yang nyaris tak terdengar. Matanya terbelalak lebar, memancarkan kengerian yang teramat sangat.
Sebagai perwira tinggi kepolisian, ia tahu betul Otorisasi Tingkat Tujuh bukanlah sekadar dokumen rahasia biasa. Itu adalah tingkatan data tertinggi yang hanya dimiliki oleh sosok-sosok tertentu.
"Kalian..." Komjen Rudiawan menunjuk Kombes Adinugraha dan AKP Suhendra dengan jari yang bergetar. "Kalian hampir saja menyeret seluruh Markas Kepolisian Ibukota ke dalam jurang kehancuran!"
Kombes Adinugraha dan AKP Suhendra hanya bisa menunduk, tidak berani mengeluarkan sepatah kata pun. Keringat dingin kini menetes deras dari pelipis mereka, membasahi lantai pelataran.
Namun, belum sempat Komjen Rudiawan meluapkan seluruh kemarahannya, pintu utama markas mendadak terbuka lebar. Suara derap langkah kaki yang tenang terdengar dari dalam.
Sontak, seluruh semua orang yang berada di pelataran mulai dari para personel polisi hingga ratusan prajurit Divisi Wasumurti mengalihkan pandangannya ke arah pintu tersebut.
Darius melangkah keluar dengan santai, sembari memasukkan kedua tangannya ke saku celana. Di sampingnya, Jenderal Hardiguna berjalan selangkah di belakang dengan posisi tubuh penuh rasa hormat.
Melihat Darius berjalan berdampingan dengan Jenderal Hardiguna, Komjen Rudiawan refleks menegakkan posisinya. Nalurinya memaksa tubuhnya untuk memberi hormat.
Jenderal Hardiguna segera menghentikan langkahnya di hadapan Komjen Rudiawan, menatap perwira tinggi polisi itu dengan sorot mata yang dingin dan penuh penekanan.
"Pak Komjen," panggil Jenderal Hardiguna dengan suara baritonnya yang terdengar berat, seraya memberi hormat militer secara singkat.
"Jenderal," jawab Komjen Rudiawan tegas dan lantang, lalu membalas hormat militer tersebut dengan gerakan ya…
Penguasa Di Balik Bayangan
Bab 136
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 150 Episodes
Comments