Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

JIWA BARU

Rasa dingin yang merasuk hingga ke tulang adalah hal pertama yang dirasakan oleh Easter.

"Sialan! Kenapa neraka sedingin ini," batin Ester.

Ester adalah seorang pengacara, yang memiliki karir bagus, dia di bunuh saat menangani kasus salah satu kliennya.

Di atas permukaan air, bayangan remang malam memperlihatkan dua sosok yang berdiri saling merapat di tepi dermaga kayu.

"Apa dia benar-benar sudah mati, Pangeran?" suara seorang wanita terdengar bergetar, berpura-pura cemas.

"Tentu saja, Elisabeth, si bodoh itu sudah tenggelam lebih dari sepuluh menit. Tidak ada manusia yang bisa bertahan di dasar Danau dalam suhu seperti ini," jawab Pangeran Luis Caliber dengan nada penuh keangkuhan.

"Lagipula, besok seluruh kekaisaran hanya akan tahu bahwa Lady Aura Luminar bunuh diri karena stres menanggung beban statusnya sebagai calon permaisuriku," lanjut Pangeran Luis, tersenyum miring.

Suara tawa pelan dan remeh mengudara, diikuti langkah kaki kedua orang itu yang perlahan menjauh dari area danau.

Di dalam air, sepasang mata mendadak terbuka lebar, iris matanya yang semula redup kini berkilat tajam, dingin, pekat, dan tak menyisakan kepolosan milik Aura Luminar yang lama.

Memori milik pemilik tubuh asli berhamburan masuk, membuat sang pengacara genius itu langsung paham situasi yang sedang terjadi saat ini.

Ester tidak pergi ke neraka, tapi dia kini hidup kembali di tubuh seorang gadis bodoh yang baru saja di bunuh oleh tunangan nya sendiri.

Aura Luminar, gadis naif, putri tunggal dari Duke Luminar, dijebak, didorong hingga tenggelam oleh tunangannya sendiri, bersama selingkuhan nya.

"Cih! Benar-benar gadis bodoh," batin Ester berdecih sinis.

Sebagai wanita yang terbiasa hidup keras di dunia modern, mati konyol akibat cinta buta sama sekali tidak ada dalam kamusnya.

Jika tubuh ini diberikan kesempatan kedua, maka orang-orang yang membunuhnya harus membayar harganya sampai tuntas.

Secara perlahan, Ester, atau yang kini sudah menjadi Aura Luminar, dia berenang menuju tepi danau.

Tangan pucatnya mencengkeram rumput basah, menarik tubuhnya yang dingin naik ke daratan.

Dia duduk bersandar di bawah rindangnya pohon, mengabaikan gaun mewahnya yang basah kuyup, jemari lentiknya meremas helai rambutnya yang basah sembari menyusun ingatan tentang struktur kekaisaran ini.

"Luis Caliber... Elisabeth Velis..." gumam Aura lirih.

Suara Aura terdengar serak, namun bibirnya melengkungkan senyum tipis yang amat berbahaya di balik kegelapan malam.

"Nikmati kemenangan singkat kalian, sebelum aku hancurkan kalian berdua, seperti yang kalian lakukan pada pemilik tubuh ini," gumam Aura, tersenyum dingin.

Untuk meruntuhkan posisi tunangan nya dan wanita simpanannya, membalas dendam secara terang-terangan hanya akan membuang energi, dia butuh pelindung sekaligus senjata yang paling mematikan di kekaisaran ini.

Seseorang yang posisinya berada di atas Luis.

Satu nama muncul di kepalanya, Kaisar Zane Caliber.

Pria dingin, gila kerja, dan tidak tersentuh yang memegang kendali penuh atas takhta dan seluruh militer kekaisaran.

Pria yang membuat posisi Permaisuri kosong bertahun-tahun karena tidak pernah tertarik pada wanita mana pun, bahkan wanita yang sudah melahirkan Pangeran Luis, tidak mendapatkan status apapun di istana.

Aura mendongak menatap langit malam, tiga hari lagi adalah Perayaan Ulang Tahun Kaisar Zane, acara paling megah di mana seluruh bangsawan akan berkumpul, termasuk Luis dan Elisabeth yang pasti akan memamerkan kedekatan mereka di atas kematian Aura.

Itu adalah panggung yang sempurna.

"Tunggu aku di acara ulang tahunmu, Yang Mulia Kaisar," bisik Aura dingin sembari bangkit berdiri, melangkah menembus kegelapan malam untuk mempersiapkan kejutan terbesarnya.

Sementara itu di kediaman Duke Luminar, seorang wanita paruh baya sedang menangis, saat mendengar laporan dari pelayanan pribadi Putri nya.

"CARI PUTRI KU SAMPAI KETEMU! JANGAN PERNAH MENAMPAKKAN WAJAH KALIAN SEBELUM PUTRI KU DI TEMUKAN!"

Bentak Duke Daren Luminar, dengan amarah yang meluap-luap.

"B-baik Duke!" jawab para prajurit langsung berlari pergi.

"Daren ku mohon, bawa Aura pulang, aku sangat menghawatirkan nya," ucap Duches Clara.

Duke Daren berusaha meredam emosi nya, dan menenangkan istri nya.

"Tenang lah sayang, aku bersumpah kalau sampai hal buruk terjadi dengan Aura, aku sendiri yang akan membunuh pria bajingan itu, tidak perduli walaupun dia seorang Pangeran," ucap Duke Daren, mengeram rendah.

Sebenarnya Daren dari awal memang tidak setuju dengan pertunangan putri nya dengan Pangeran Luis, kalau bukan karena putri nya memaksa dirinya, untuk menyetujui pertunangan itu, tidak akan pernah Daren biarkan putri nya bertunangan dengan Pangeran Luis.

Tidak jauh dari sana, Sora, pelayan pribadi Aura, tampak lebih menundukkan kepalanya, sambil terus meremas kedua tangan nya.

"Seharusnya tadi aku tidak membiarkan Nona Aura pergi sendiri untuk menemui Pangeran Luis," batin Sora menyesal.

Karena semua orang terlalu fokus dan takut dengan kemarahan sang Duke, sampai-sampai mereka tidak menyadari, bahwa Aura sudah berdiri di ambang pintu dengan penampilan basah kuyup dan bibir pucat nya karena kedinginan.

"Rupanya pemilik tubuh ini benar-benar disayang oleh keluarganya," gumam Aura pelan.

Sebagai Ester yang dulunya tumbuh tanpa kemewahan dan harus berjuang keras sendirian di dunia hukum yang kejam, melihat kepanikan Duke Daren dan Duchess Clara memberi rasa hangat yang asing di dadanya.

"Sayang sekali, Aura yang dulu terlalu buta karena cinta sampai tidak sadar punya keluarga se sayang ini," bisik Aura lagi. Bibirnya melengkung tipis.

"NONA AURA!"

Teriak salah satu pelayan yang menyadari keberadaan Nona muda nya.

Sontak saja teriakan pelayan itu membuat suasana ruang utama yang tadinya tegang dan penuh kepanikan langsung mendadak hening seketika.

Duke Daren, Duchess Clara, dan Sora secara bersamaan memutar tubuh mereka, menatap lurus ke arah pintu masuk.

"Aura?!"

Pekik Duchess Clara histeris melihat putri nya.

Tanpa membuang waktu, sang Duchess langsung berlari mendekati putrinya dan memeluk tubuh Aura yang terasa sangat dingin.

"Astaga, Nak! Kamu dari mana saja?! Kenapa tubuhmu basah kuyup seperti ini?!" cecar Duchess Clara dengan air mata yang menetes deras di pipinya, tangan gemetarnya terus mengusap wajah pucat Aura.

Aura sempat membeku sejenak saat merasakan pelukan hangat yang begitu tulus. Rasa asing sekaligus haru menyelimuti dadanya yang tertutup jiwa baru Ester.

"Aku tidak apa-apa, Ibu," ucap Aura dengan suara pelan dan sedikit serak.

"Tidak apa-apa bagaimana?!" bentak Duke Daren yang ikut mendekat dengan raut wajah sangat cemas bercampur emosi.

"Tubuhmu dingin sekali, Aura! Apa yang sebenarnya terjadi di luar sana?! Pelayan mu bilang kamu pergi menemui Pangeran Luis! Tapi kenapa kamu pulang seperti ini! Jawab Ayah, apa yang sebenarnya terjadi!?"bentak Duke Daren, marah dan juga khawatir.

Terpopuler

Comments

miss blue 💙💙💙

miss blue 💙💙💙

waaaahh ada yg baru lagi 😍😍😍
semangat kak 💪💪💪

2026-07-21

2

kaylla salsabella

kaylla salsabella

uhuuuuy aku mampir thor... wih ada yang baru

2026-07-23

1

Meigha

Meigha

mampir thor,mumpung ceritax sdh tamat,tak bakalan nunggu berhari hari 🤣🤣🙏

2026-08-26

0

lihat semua
Episodes
1 JIWA BARU
2 PERUBAHAN AURA LUMINAR
3 KAISAR ZANE CALIBER
4 KEMENANGAN SEMENTARA
5 MENGHADAP KAISAR
6 RUMOR KEMATIAN
7 HANGAT
8 DUKUNGAN ORANG TUA
9 KEJUATAN DI TENGAH PESTA
10 KEDATANGAN AURA LUMINAR
11 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
12 HUKUMAN UNTUK LUIS
13 MENYINGKIRKAN SAMPAH
14 UNDANGAN KAISAR
15 AWAL KEHANCURAN
16 DENDAM ELISABETH
17 BERTEMU KAISAR
18 KESEPAKATAN
19 PARA PENJILAT
20 LAHIRKAN KETURUNAN UNTUKKU
21 KAISAR GILA
22 TIDAK FOKUS
23 MULAI TUMBUH
24 HUKUMAN ELISABETH
25 HADIAH DARI KAISAR
26 SANGAT BERANI
27 FAKTA MENARIK
28 PENYUSUP YANG MANIS
29 SANGAT PUAS
30 PENGUNTIT
31 MENYEBALKAN
32 PRIA MASA LALU
33 JADI PASANGAN JENDRAL
34 PUSAT PERHATIAN
35 CALON PERMAISURI
36 DANSA BERSAMA KAISAR
37 RESTU
38 RENCANA PERNIKAHAN
39 TIDAK BISA MENOLAK
40 ADA DITANGAN KU
41 MENYEBAR DENGAN CEPAT
42 DENDAM LUIS
43 TIDAK SABAR
44 SERANGAN MUSUH
45 PEMBUNUHAN
46 KEKESALAN AURA
47 TIDAK TERIMA
48 BOSAN
49 SUKA TAPI GENGSI
50 PERNIKAHAN
51 MENUNGGU EKSEKUSI
52 MANUSIA BODOH
53 MENYATU
54 SIDANG EKSEKUSI
55 TERBONGKAR
56 HUKUMAN
57 BERDUA
58 HAMIL
59 KAMU BAU
60 BERKUNJUNG
61 GALAU DAN FRUSTASI
62 TIDAK TERIMA
63 KALAH DENGAN NICO
64 PELUK ISTRI
65 GAK MAU JAUH-JAUH
66 CEMBURU
67 KALAH TAMPAN
68 PERHATIAN SUAMI
69 BERUNTUNG
70 SEMAKIN POSESIF
71 SANGAT DICINTAI
72 GELOMBANG CINTA
73 PERJUANGAN
74 KEMBAR
75 KEBAHAGIAAN
76 PANGERAN DAN PUTRI
77 FIRASAT BURUK
78 BERSIMBAH DARAH
79 TIDAK BERNYAWA
80 HANCUR
81 MIMPI BURUK
82 TIDAK INGIN LENGAH
83 KEMARAHAN KAISAR
84 KEMATIAN LUIS
85 SEMPURNA (END)
86 CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA
Episodes

Updated 86 Episodes

1
JIWA BARU
2
PERUBAHAN AURA LUMINAR
3
KAISAR ZANE CALIBER
4
KEMENANGAN SEMENTARA
5
MENGHADAP KAISAR
6
RUMOR KEMATIAN
7
HANGAT
8
DUKUNGAN ORANG TUA
9
KEJUATAN DI TENGAH PESTA
10
KEDATANGAN AURA LUMINAR
11
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
12
HUKUMAN UNTUK LUIS
13
MENYINGKIRKAN SAMPAH
14
UNDANGAN KAISAR
15
AWAL KEHANCURAN
16
DENDAM ELISABETH
17
BERTEMU KAISAR
18
KESEPAKATAN
19
PARA PENJILAT
20
LAHIRKAN KETURUNAN UNTUKKU
21
KAISAR GILA
22
TIDAK FOKUS
23
MULAI TUMBUH
24
HUKUMAN ELISABETH
25
HADIAH DARI KAISAR
26
SANGAT BERANI
27
FAKTA MENARIK
28
PENYUSUP YANG MANIS
29
SANGAT PUAS
30
PENGUNTIT
31
MENYEBALKAN
32
PRIA MASA LALU
33
JADI PASANGAN JENDRAL
34
PUSAT PERHATIAN
35
CALON PERMAISURI
36
DANSA BERSAMA KAISAR
37
RESTU
38
RENCANA PERNIKAHAN
39
TIDAK BISA MENOLAK
40
ADA DITANGAN KU
41
MENYEBAR DENGAN CEPAT
42
DENDAM LUIS
43
TIDAK SABAR
44
SERANGAN MUSUH
45
PEMBUNUHAN
46
KEKESALAN AURA
47
TIDAK TERIMA
48
BOSAN
49
SUKA TAPI GENGSI
50
PERNIKAHAN
51
MENUNGGU EKSEKUSI
52
MANUSIA BODOH
53
MENYATU
54
SIDANG EKSEKUSI
55
TERBONGKAR
56
HUKUMAN
57
BERDUA
58
HAMIL
59
KAMU BAU
60
BERKUNJUNG
61
GALAU DAN FRUSTASI
62
TIDAK TERIMA
63
KALAH DENGAN NICO
64
PELUK ISTRI
65
GAK MAU JAUH-JAUH
66
CEMBURU
67
KALAH TAMPAN
68
PERHATIAN SUAMI
69
BERUNTUNG
70
SEMAKIN POSESIF
71
SANGAT DICINTAI
72
GELOMBANG CINTA
73
PERJUANGAN
74
KEMBAR
75
KEBAHAGIAAN
76
PANGERAN DAN PUTRI
77
FIRASAT BURUK
78
BERSIMBAH DARAH
79
TIDAK BERNYAWA
80
HANCUR
81
MIMPI BURUK
82
TIDAK INGIN LENGAH
83
KEMARAHAN KAISAR
84
KEMATIAN LUIS
85
SEMPURNA (END)
86
CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!