Ketegangan di meja makan itu akhirnya mengendur saat Anna melepaskan pertahanan terakhirnya. Sebuah senyuman lembut bercampur raut wajah memohon yang penuh belas kasih.
"Riko, tolong mengerti... Malam ini ada beberapa pasien darurat yang harus aku tangani secara langsung. Nyawa mereka tanggung jawabku," bujuk Anna dengan nada suara yang dirancang sedemikian rupa agar terdengar bersungguh-sungguh.
Riko menatap lekat manik mata Anna, mencari-cari celah kebohongan. Awalnya anak Mahenra itu bersikeras dan enggan melepaskan Anna begitu saja setelah usaha kerasnya memancing sang dokter ke restoran ini. Namun, melihat sorot matanya yang seolah penuh dedikasi dan permohonan tulus, Riko akhirnya mengalah.
"Baiklah...." bisik Riko rendah, merapikan jasnya sembari menatap Anna intens.
"Tapi janji padaku, besok kita harus bertemu lagi kalau kamu tidak sibuk. Dan aku tidak menerima penolakan kedua kali."
Anna mengangguk pelan, menyanggupi ajakan itu sebelum akhirnya berbalik dan melangkah cepat keluar dari restoran mewah tersebut.
Saat kakinya melangkah menembus dinginnya udara malam menuju rumah sakit, rasa sesak mendadak mengimpit dada Anna. Perasaannya berkecamuk hebat menjadi sebuah adonan yang rumit antara rasa kesal karena telah dijebak, namun di sisi lain... ada kehangatan yang tak bisa ia pungkiri bahwa ia memang menginginkan Riko.
Mumpung dirinya belum berhadapan langsung dengan Angga sejak kepulangannya ke Indonesia, Anna memutuskan untuk memanfaatkan momen ini. Ia membiarkan Riko hadir mengisi celah kekosongannya untuk sementara waktu.
"Aku ini munafik sekali..." Batin Anna pada dirinya sendiri, diiringi senyum ketir penuh penyesalan yang samar.
Hatinya benar-benar bertolak belakang. Anna sadar betul, ia tidak sanggup menolak pesona, ketampanan dan kemewahan Riko. Namun di saat yang sama, ia juga tak mampu melenyapkan rasa cintanya yang begitu dalam pada kehangatan Angga.
Anna berada di persimpangan yang kelam. Jika boleh bersikap serakah, hatinya berbisik…
Angsa Cantikku
BAB 26 : PERSIMPANGAN TAKDIR
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments