Lulu menghela napas panjang yang tertahan sejak tadi. Tanpa menunggu sedetik pun, jemarinya yang dingin bergerak cepat membuka kunci pintu.
"T-terima kasih banyak atas tumpangannya, Pak Riko..." ucapnya terburu-buru, lalu melirik sekilas ke arah pria berwajah dingin yang mengemudikan mobil. Karena tidak tahu namanya, Lulu hanya mengangguk canggung.
"Terima kasih juga... untuk tumpangannya"
Tanpa menunggu jawaban, Lulu melangkah keluar seolah baru saja lolos dari sangkar macan.
Namun, baru dua langkah kaki Lulu menapak di lantai semen pelataran, derum halus mesin lain terdengar mendekat dari arah gerbang. Sebuah SUV perak yang amat sangat ia kenali berhenti hanya beberapa meter dari sedan Riko.
Pintu SUV itu terbuka, dan sosok Angga keluar dari sana.
"Deg!" Jantung Lulu serasa berhenti berdetak seketika.
Suasana pagi yang cerah mendadak membeku. Angga berdiri terpaku di samping mobilnya, memegang gagang pintu yang belum sepenuhnya tertutup. Sorot matanya meluncur lurus menatap penuh keheranan pada Lulu, lalu beralih pada sedan hitam mengkilap di samping gadis itu, sebelum akhirnya mengunci pandangannya tepat ke arah kaca belakang yang samar.
Angga tidak tahu apa yang sedang terjadi. Di pikirannya, Lulu adalah gadis polos yang semalam menatapnya dengan kepedihan mendalam saat ia bersama Anna. Namun, melihat gadis itu turun dari mobil Riko saudara tirinya yang paling ia benci dan yang selalu berusaha menghancurkan hidupnya membuat perut Angga mual.
Ia tidak mengerti kenapa hatinya terasa panas seolah terbakar api cemburu, namun logika Angga menolak mengakui itu. Baginya, ini adalah masalah kepercayaan. Bagaimana mungkin stafnya berhubungan dengan musuh bebuyutannya? Apakah Lulu selama ini memata-matai dia? Atau apakah Lulu sengaja mendekati Riko untuk menyakitinya?
Amarah yang tak terdefinisi itu membuncah.
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Angga membanting pintu mobilnya keras.
"BAM!" suara yang memukul hening pagi lalu melangkah lebar-lebar menem…
Angsa Cantikku
BAB 40 : BIDAK BARU DALAM PERMAINAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments