Bab 9. Kanjeng Agung

Pandeka Pedang Suling Kumala mengedarkan pandangannya. Ada hamparan rumput luas, dipinggir halaman rumput yang luas itu ditanami aneka bunga.

Rumah ini sungguh luar biasa. Tidak mudah untuk menemukan rumah ini... Pikir Bagaga. Diam diam Bagaga Alam menarik nafas dalam dan panjang.

"Silahkan masuk tuan Pandeka." Pria yang membawa Bagaga Alam mendorong pintu rumah kayu hingga terbuka.

Ada ruangan besar dibalik pintu. Diujung ruangan ada sebuah meja kayu hitam dengan permukaan dilapisi batu marmer putih. Ada enam kursi mengelilingi meja kayu besar itu.

Seorang pria gagah yang terlihat penuh kharisma duduk di ujung meja. Ada banyak jenis makanan terhidang diatas meja. Pria gagah dan berkharisma itu berdiri dari kursinya. Sikapnya terlihat sangat tenang seperti sebuah telaga.

"Terimakasih sudah mau datang memenuhi undangan dariku Pandeka Pedang Suling Kumala. Aku Agung, mereka memanggil ku dengan kanjeng Agung. Anda cukup memanggil ku dengan ki Ageng saja.

Oh iya... Mari silahkan duduk."

"Terimakasih ki Ageng." Ucap Bagaga dan duduk di kursi yang di tunjuk ki Ageng. Dia kembali bertanya begitu duduk.

"Ada apakah ki Ageng meminta aku datang...?"

"Sebaiknya maru kita makan malam bersama dahulu. Kebetulan semua makanan telah terhidang. Tidak baik jika dibiarkan sampai menjadi dingin." Ucap ki Ageng dengan suara yang tenang.

"Mamang, tolong kamu panggil Ni Kirana dan Danang Wesi kesini. Katakan saya mengajak mereka makan bersama.

Beberapa waktu kemudian seorang gadis cantik masuk bersama seorang pemuda tampan. Gadis cantik dan pemuda tampan itu bersikap agung dan mereka memancarkan aura bangsawan. Disamping itu kedua orang ini juga memancarkan aura yang sangat kuat. Ni Kirana memancarkan aura seseorang pendekar suci awal tengah. Sedangkan Danang memancarkan aura seseorang pendekar suci awal akhir. Diam diam Pandeka Pedang Suling Kumala memuji kedua orang muda itu dalam hati.

"Kirana, Danang, kenalkan ini adalah tuan Bagaga. Tuan Bagaga mereka berdua adalah putera ku Danang W…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!