Malam itu terasa lebih panjang. Semua orang bergembira. Adipati pangeran Muncak Gede berniat untuk mengatur pembagian hasil rampasan.
"Saudara ku Bagaga. Aku berfikir akan jauh lebih baik bila kita membagikan hasil rampasan kita malam ini."
"Kenapa Pangeran ?"
"Aku tidak ingin muncul rasa iri dan berbagai perasaan lain dari mereka yang tidak ikut terlibat."
"Pemikiran yang bagus pangeran. Kalau begitu aku percaya Anda akan mampu melakukan semua itu." Bagaga Alam mengangguk dan tersenyum tulus.
"Pangeran Muncak, besok pagi aku bersama Danang Wesi dan Ni Kirana akan meninggalkan kadipaten Daeyuh Sundasebawa. Kami harus segera melanjutkan perjalanan."
Pangeran Muncak Gede kaget. Dia merasa tidak enak hati. Apakah Bagaga Alam kurang puas dengan pembagian hasil rampasan ? Pikir Adipati pangeran Muncak Gede menatap Bagaga Alam. Wajah tampan Adipati muda itu penuh rasa tidak nyaman.
"Jangan berfikir begitu saudara ku Muncak Gede. Sebenarnya aku punya tugas besar yang harus bisa ku selesaikan dengan baik di wilayah ujung timur Jawa Dwipa ini."
Adipati pangeran Muncak Gede melihat kepada Danang Wesi dan Ni Kirana bergantian. Danang Wesi cukup memahami situasi dan segera berkata.
"Apa yang dikatakan Tuan Bagaga benar adanya gusti Pengeran. Aku dan adikku Ni Kirana memang dapat perintah langsung dari ayahanda ki Ageng. Kami harus mendampingi Tuan ku untuk bertemu dengan Maharesi Parwita di gunung Anakan Semeru."
"Apakah ki Ageng murid utama Maharesi Parwita benar ayah kalian berdua." Adipati pangeran Muncak Gede baru ngeh ketika Danang Wesi menyebut nama Maharesi Parwita.
Sebelumnya ketika Bagaga Alam mengenalkan Danang Wesi dan Ni Kirana sebagai putri dari ki Ageng. Adipati pangeran Muncak Gede tidak begitu ngeh. Dia melihat kepada Bagaga Alam dengan sorot mata bertanya. Bagaga Alam mengangguk tegas.
"Saudara Danang Wesi dan nona Ni Kirana. Aku mohon maaf karena tidak ngeh selama ini."
"Tidak apa-apa gusti Pengeran." Danang Wesi dan Ni Kirana bicara hampir bersamaan.
"Benar…
Pendekar Pedang Langitan
Bab 25. Rawa Tak Bertepi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments