Danang Wesi kembali memimpin perjalanan mereka. Bagaga Alam bersisian dengan Ni Kirana mengikuti dibelakang kuda Danang Wesi. Mereka mulai menapaki jalan berbelok y dari membelah Rawa Tak Bertepi.
Udara laut menerpa Bagaga Alam dan Danang Wesi serta Ni Kirana. Angin yang cukup dingin itu membuat tubuh terasa lebih segar dan nyaman. Aroma khas rawa menyusup di sela aroma laut.
Bagaga Alam mengedarkan pandangannya. Pria muda tampan yang kini mendapatkan nama baru Pendekar Suling Perak itu, melihat berkeliling Rawa tanpa batas. Jauh kearah Utara, terlihat batas lazuardi diatas permukaan air. Itu bisa dipastikan adalah lautan. Ketika melihat kearah selatan tampak perpaduan antara hutan dan sawah sawah yang luas.
Bagaga Alam mengedarkan persepsi nya secara luas. Dia mencoba untuk mendeteksi segala potensi bahaya dan kemungkinan.
Tiba-tiba Bagaga merasakan ancaman datang. Masih terasa samar dari sisi Utara disebelah depan.
"Danang mundur..." Tiba-tiba Bagaga Alam berkata. Danang Wesi kaget, dan menoleh kepada Bagaga Alam cukup jauh ke depan.
"Kenapa Tuan ?"
Namun Bagaga Alam alias Pendekar Suling Perak tidak menjawab. Pendekar sakti itu melesat sangat cepat, melayang kearah depan melewati Danang Wesi begitu saja.
Bllaaaaaaaamm....!!!!
Ledakan yang sangat keras telah mengguncang udara. Kuda Danang Wesi, Ni Kirana dan kuda Bagaga Alam juga juga ikut bersuara keras dan gelisah.
Ni Kirana segera menenangkan kuda kuda mereka dan membawa kuda kuda itu menjauh. Danang Wesi juga melakukan tindakan yang sama sambil menarik kuda Bagaga.
Setelah kuda mereka menjadi lebih tenang, Danang Wesi dan Ni Kirana menatap kearah Bagaga dengan wajah ngeri.
Bagaga berdiri dengan tenang. Dihadapan nya seekor ular hitam yang sangat besar berdiam dijalan dengan kepala terangkat tinggi.
Zzzsssssssshhh... zzzsssssssshhh..
Ular hitam besar itu mendesis tajam. Kabut hitam keluar mengawang ketika ular hitam itu mendesis.
Bhssszzzzttt... bhssszzzzttt...
Tiba-tiba ular hitam besar itu menembakkan cairan…
Pendekar Pedang Langitan
29. Pertarungan di Rawa Tak Bertepi 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments