Demi menghindari konflik semakin berkepanjangan, Tuan Bahtiar yang sejak tadi hanya diam menyaksikan akhirnya mengambil tindakan. Beliau menghampiri sang putra, lalu menyerahkan sebuah amplop berwarna krem dengan logo hotel tercetak elegan berwarna emas di bagian depannya.
Sultan menerimanya dengan sedikit kebingungan. "Apa ini, Pa?"
"Ambillah... papa sudah menyiapkan hadiah sederhana untuk kalian. Kartu aksesnya ada di dalam," jawab Tuan Bahtiar singkat.
Bu Retno, Cantika, dan Tedy yang kebetulan melihat logo pada amplop tersebut seketika saling berpandangan. Mereka mengenalinya, karena hotel itu bukan hotel biasa, melainkan salah satu hotel mewah bintang tujuh milik keluarga konglomerat Rafsanjani.
"Bawalah istrimu pergi dari sini. Tidak seharusnya di hari pernikahan kalian diwarnai dengan keributan seperti ini," lanjutnya, sorot mata yang biasanya penuh wibawa itu tampak kekecewaan di sana.
Nyonya Kirana mengangguk setuju. "Ini hari bahagia kalian. Pergilah dan nikmati waktu kalian berdua."
Tuan Bahtiar kemudian menatap Sultan dengan tegas. "Biar Papa yang urus semuanya di sini. Kalian tidak perlu khawatir. Pergilah!"
Sultan tersenyum kecil, lalu memasukkan amplop tersebut ke dalam saku jasnya lantas memeluk sang ayah. "Makasih, Pa."
Tuan Bahtiar menepuk punggung putranya pelan. "Jaga istrimu baik-baik."
Sultan mengangguk. Setelah itu, dia menghampiri Kahiyang yang masih berdiri di samping Bu Arimbi.
"Sayang, ayo, kita berangkat," ajaknya seraya menggandeng tangan sang istri.
Kahiyang mengangguk kecil mengikuti langkah Sultan menghampiri Eyang Bramantyo dan Uti Halimah, lalu mencium tangan mereka berdua.
"Maaf, atas kekacauan yang terjadi, Eyang," ucap Sultan lirih.
Eyang Bramantyo mengusap kepala Sultan dan Kahiyang dengan lembut. "Sudahlah, ini bukan salah kalian. Sekarang pergilah dan nikmati hari bahagia kalian. Jangan pikirkan mereka."
Kahiyang tersenyum tipis. Setelah itu, mereka berpamitan kepada kedua orang tuanya. "Ma, Pa, Kahiyang pergi dulu."
Bu Arimbi…
Suami Culunku Ternyata CEO
14.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Nar Sih
jdi gk sabar nunggu kejutan sultan untuuk ayang ,gimana ya reaksi ayang klau tau siapa suami nya ug sebnr nya
2026-08-22
3
Patrick Khan
mr ados lgsg berubah sultan..mlongo ganteng kan 😁😁😁
2026-08-25
1
Aditya hp/ bunda Lia
Kahiyang, ... ternyata suamiku sangat tampan
2026-08-22
1