“Pintarnya istriku, bisa menebak dengan tepat.” Senyum tipis terbit di bibir Sultan. Direngkuhnya pinggang Kahiyang agar semakin dekat dengannya.
“Jadi benar dugaanku?” gumam Kahiyang pelan dan langsung mendapat anggukan cepat dari sang suami.
“Dasar nggak tahu malu! Berani sekali dia datang kepadamu dan meminta agar tuntutannya dicabut setelah semua yang terjadi!” lanjutnya dengan suara bergetar. Emosi yang sejak tadi ditahannya kembali menyeruak begitu saja.
Wanita itu menundukkan wajah. Dadanya mendadak terasa sesak ketika bayangan tentang kejadian pahit itu kembali memenuhi pikirannya. Kebahagiaan mereka direnggut begitu saja, meninggalkan luka dan rasa kehilangan yang sampai sekarang belum sepenuhnya mengering.
Ia mengembuskan napas panjang, berusaha menenangkan gejolak di dalam dadanya. Hingga senyum pahit tersungging di bibirnya.
“Lalu... apa kamu mengabulkannya?” tanyanya memastikan, ada sedikit kecemasan dalam tatapannya.
“Tentu saja aku menolaknya, Ayangku!” jawab Sultan tanpa ragu, seolah tak ada sedikit pun penyesalan atas keputusan tersebut.
“Apa menurutmu aku akan diam saja setelah apa yang mereka lakukan padamu, sampai harus kehilangan calon anak kita?” Nada suaranya rendah. Ada luka yang masih tersisa di balik ketenangan suaranya.
Sultan kemudian menggeleng. Kedua tangannya meraih tangan Kahiyang, lalu menggenggamnya erat. Matanya menatap lekat wajah sang istri yang tampak sendu.
“Syukurlah...” bisik Kahiyang sambil mengembuskan napas lega. "Tadinya aku sempat khawatir dan takut kamu akan luluh.”
Tangan Sultan terangkat. Ibu jarinya mengusap lembut pipi istrinya yang mulai dibasahi airmata.
“Terserah dia mau bilang aku ini kejam terhadap kerabat sendiri. Tapi bagiku, siapa pun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Sultan tegas. “Apalagi mereka sudah menyakitimu. Aku nggak akan mentoleransi apa pun.”
Ketegasan itu justru membuat pertahanan Kahiyang runtuh. Ia melepaskan tangannya dari genggaman Sultan, lalu melingkarkan tangan…
Suami Culunku Ternyata CEO
54.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Nar Sih
momz klau bisa rubah panggilan ayang ke sultan ,kok kya gk cocok panggil nama aja walau ayang lebih tua umur nya dri suami☺️
2026-09-10
1
Aditya hp/ bunda Lia
akhirnya aku bisa ngasih like di eps sebelumnya dari malem kemarin wifi eror gangguan
2026-09-10
1
Nadja 🎀
seruu 🤭
2026-09-10
1