Keesokan paginya, suasana di kantor cabang terlihat seperti biasa. Para karyawan mulai berdatangan, sebagian sibuk menyiapkan pekerjaan, sedangkan yang lain masih berbincang ringan sebelum memulai aktivitas mereka.
Kahiyang tiba beberapa menit sebelum jam kerja dimulai. Ia berjalan memasuki gedung dengan langkah tenang. Meski pikirannya masih dipenuhi kejadian kemarin, tetapi wanita itu berusaha bersikap biasa.
Ia tidak tahu apa yang akan dilakukan Sultan terhadap Pak Anton. Namun, dirinya berharap Sultan tidak melakukan sesuatu yang terlalu jauh.
Begitu sampai di ruangannya, ia langsung duduk di kursinya seraya meletakkan tas dan menyalakan komputer bersiap untuk memulai pekerjaannya.
Sementara itu di depan kantor beberapa mobil memasuki halaman dan berhenti berjejer. Sejumlah pria dan wanita berpakaian formal turun dari kendaraan. Mereka membawa map dan beberapa koper kecil berisi perlengkapan kerja.
Para karyawan yang masih berada di lobi melihatnya dan mulai saling pandang, merasa tidak mengenali rombongan tersebut.
"Siapa mereka?" bisik salah seorang karyawan.
"Nggak tahu. Kayaknya bukan orang dari cabang kita."
Tidak ada yang tahu kedatangan mereka. Bahkan petugas keamanan pun terlihat kebingungan ketika rombongan itu berjalan memasuki lobi. Lalu salah seorang dari mereka menunjukkan surat tugas kepada mereka.
"Kami dari kantor pusat. Utusan khusus untuk pemeriksaan internal di divisi audit keuangan kantor cabang ini."
Mendengar hal tersebut, petugas keamanan langsung mempersilakan mereka masuk.
Salah seorang staf divisi audit keuangan yang kebetulan masih berada di lobi dan mengetahui hal itu langsung buru-buru berlari menuju ruangannya. Tujuannya hanya satu memberitahu kabar tersebut pada atasannya. Tanpa mengetuk pintu pria itu langsung masuk begitu saja.
"Pak Anton, ada tim audit dari kantor pusat datang. Katanya mereka mau melakukan pemeriksaan internal di divisi kita," kata staf itu dengan raut panik.
Pak Anton yang sedang memeriksa berkas di atas meja s…
Suami Culunku Ternyata CEO
25.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Esther
Banyak laporan palsu ya Pak Anton ?
Siap2 saja sebentar lagi akan kehilangan jabatan
2026-08-28
2
Nar Sih
kebohongan mu yg mungkin kmu seorang koruptor pasti sgra terbongkar anton
2026-08-28
1
Patrick Khan
kaget kan kau anton🤣🤣
2026-08-29
0