Macet di KM 90

Tol Cipularang macet total di kilometer sembilan puluh, dan sopir yang membawa rombongan kecil itu sudah tiga kali minta maaf tanpa ada yang benar-benar mendengarkan.

"Kayaknya ada kecelakaan di depan, Pak," katanya, menatap deretan mobil yang tidak bergerak sejauh mata memandang. "Estimasi bisa satu sampai dua jam lagi baru lancar."

Mobil rombongan terbagi dua—satu berisi Reza, Bas, dan tiga anggota tim lain, satu lagi cuma berisi Madoc, Gwen, dan sopir, karena urutan keberangkatan yang kebetulan membuat mereka satu mobil sejak dari kantor. Gwen sudah menyiapkan laptopnya sejak awal perjalanan, berencana memakai waktu di jalan untuk menyelesaikan revisi materi presentasinya, tapi begitu tahu perjalanan bakal molor jauh lebih lama dari perkiraan, dia menutup laptopnya dan menyandarkan kepala ke jendela.

"Ini bakal lama banget kayaknya," katanya, lebih ke diri sendiri.

Madoc, yang duduk di sisi lain mobil dengan jarak yang cukup wajar untuk dua rekan kerja, melirik jamnya. "Dua jam macet dari total lima jam perjalanan. Masih dalam batas wajar."

"Bapak selalu setenang ini soal segala hal?"

"Enggak selalu," katanya, singkat, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Gwen tidak mendesak lebih jauh, membiarkan mobil bergerak perlahan dalam antrean yang nyaris tidak bergerak, sampai akhirnya keduanya sama-sama diam cukup lama untuk membuat suasana di dalam mobil terasa lebih sunyi dari yang seharusnya nyaman.

---

Sopir menyalakan radio, mencoba mengisi keheningan dengan lagu-lagu lama yang diputar di frekuensi yang setengah berisik karena sinyal yang buruk di tengah kemacetan.

"Boleh matiin?" tanya Madoc, akhirnya, setelah lima menit lagu yang sama diulang dengan kualitas suara yang tidak membaik.

"Boleh, Pak," kata sopir, mematikan radio dengan segera.

Keheningan yang tersisa terasa lebih besar dari sebelumnya, hanya diisi suara klakson jauh dan mesin mobil-mobil di sekitar yang idle tanpa tujuan.

"Kalau macet gini," kata Gwen, mencoba mencairkan suasana, "biasanya saya suka main t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!