Dokumen proposal itu punya sepuluh halaman, lengkap dengan struktur tim, timeline, dan proyeksi hasil, dan Elias membacanya dua kali sebelum akhirnya berani bertanya.
"Pak," katanya, meletakkan dokumen itu kembali ke meja, "proyek ini apa?"
"Inisiatif sintesis data lintas divisi," kata Madoc, tanpa mengangkat kepala dari laptopnya. "Buat gabungin insight dari operasional, finance, sama marketing jadi satu dashboard terpadu."
"Kenapa mendadak?"
"Karena selama ini data kita tersebar di divisi masing-masing, gak ada yang nyatuin. Kalau ada ancaman kayak Aditama lagi, kita bisa respons lebih cepat kalau datanya udah terintegrasi."
Alasan itu terdengar cukup logis di permukaannya—cukup logis untuk membuat siapa pun yang membacanya tanpa konteks tambahan akan mengangguk setuju tanpa pertanyaan lebih lanjut. Tapi Elias sudah bekerja untuk Madoc cukup lama untuk mengenali pola yang mulai terlihat familiar.
"Siapa yang bakal pimpin proyek ini?"
"Belum diputusin," kata Madoc, meski nadanya terdengar seperti orang yang sudah punya jawaban di kepalanya sejak awal. "Tapi harus orang yang paham operasional sama analisis data sekaligus."
Elias membaca ulang halaman ketiga dokumen itu, bagian yang mendeskripsikan kualifikasi pemimpin proyek—analitis, berpengalaman dengan lintas divisi, punya track record menyelesaikan masalah kompleks dengan cepat.
Deskripsi itu, kalau dibaca dengan sedikit kecurigaan, terdengar persis seperti profil satu orang yang sudah cukup sering muncul dalam berbagai konteks yang mencurigakan selama beberapa bulan terakhir.
"Pak," katanya, akhirnya, memilih untuk langsung saja. "Ini proyek asli atau alesan doang?"
Madoc berhenti mengetik, menoleh, ekspresinya berubah defensif dalam sepersekian detik. "Apa maksudnya alesan?"
"Maksud saya," Elias melanjutkan, tidak gentar meski sudah cukup lama kerja dengan orang yang sekarang menatapnya dengan tatapan yang bisa membuat seluruh ruang rapat diam dalam dua detik, "proyek ini emang perlu, atau cuma cara buat Bapak…
Syarat Dan Ketentuan Berlaku
Proyek Sintesis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments