Pola yang Tidak Disadari

Ruang meeting hotel itu punya sepuluh kursi mengelilingi meja oval, dan entah bagaimana caranya, Madoc selalu berakhir duduk di kursi yang sama—tepat di sebelah kanan Gwen.

Hari pertama retreat, itu masih bisa dianggap kebetulan. Kursi kosong yang tersisa waktu dia masuk ruangan memang cuma ada di sana, dan tidak ada yang aneh soal CEO mengambil tempat duduk yang tersedia.

Tapi ini hari kedua, sesi pagi, dan kursi kosong ada di mana-mana—di seberang meja, di ujung yang jauh, di dekat jendela. Madoc tetap berjalan langsung ke kursi di sebelah Gwen, menariknya keluar, duduk tanpa berpikir dua kali.

"Pagi," katanya, singkat, membuka laptopnya.

"Pagi, Pak," jawab Gwen, tidak mengangkat kepala dari catatannya, sedang meninjau ulang poin-poin yang akan dia sampaikan untuk sesi strategi hari itu.

Dia tidak memperhatikan pola apa pun. Baginya, kursi cuma kursi—posisi duduk di rapat tidak pernah jadi sesuatu yang dia analisis, karena yang penting cuma seberapa jelas dia bisa melihat layar presentasi dan seberapa dekat dengan colokan listrik untuk laptopnya.

---

Sesi pagi dimulai dengan pembahasan strategi ekspansi kuartal kedua, dipimpin oleh Reza dengan slide yang cukup padat, membahas target-target baru yang harus dikejar tim di enam bulan mendatang.

Madoc duduk diam, mendengarkan, tapi separuh perhatiannya tertuju ke sisi kanannya sendiri—cara Gwen mencatat dengan pulpen biru yang sama seperti biasa, cara dia sesekali menggarisbawahi poin tertentu dengan tegas, cara dia mengetuk-ngetuk ujung pulpen ke meja setiap kali sedang berpikir keras soal sesuatu.

Dia sudah menghafal kebiasaan itu tanpa berusaha.

"Pak Kane," suara Reza memanggilnya, membuyarkan perhatiannya, "menurut Bapak, target ekspansi ke kota keempat ini realistis gak buat kuartal depan?"

Madoc mengedip sekali, mengumpulkan kembali fokusnya. "Realistis," katanya, "asalkan resource-nya gak dibagi terlalu tipis sama Meridian yang masih jalan."

"Setuju," kata Reza, melanjutkan presentasinya.

Gwen menatap sebentar…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!