Ibu kota Kerajaan Asteria, Kota Asteria, jauh lebih besar daripada desa kecil Yamada di kaki Hutan Elaria. Jauh lebih besar, jauh lebih ramai, jauh lebih berisik, dan jauh lebih... merepotkan.
Dari jendela kereta yang sudah memasuki gerbang kota di hari kedua perjalanan, Yamada bisa melihat semuanya, bahkan tanpa harus mendongakkan kepala terlalu tinggi.
Menara-menara tinggi dari batu putih yang menjulang ke langit, dengan bendera kerajaan berkibar di puncaknya, menara pengawas, menara sihir, menara lonceng kuil. Menara-menara itu begitu tinggi hingga bayangannya menutupi beberapa blok perumahan.
Toko-toko berjejer rapat di sepanjang jalan utama, menjual segala macam barang yang belum pernah Yamada lihat di desa: senjata berkilauan di etalase pandai besi, ramuan berwarna-warni di toko alkemis yang mengeluarkan asap tipis, buku-buku sihir yang melayang-layang di depan toko buku, buah-buahan yang tidak dikenalnya yang bersinar pelan.
Guild Petualang yang besar, dengan papan pengumuman raksasa di depannya yang penuh dengan kertas permintaan, dari mencari kucing hilang sampai membunuh naga. Orang-orang dengan baju besi dan jubah compang-camping keluar masuk dengan wajah lelah tapi membawa kantong koin.
Kuil Dewi Asteria yang megah, dengan patung dewi setinggi 10 meter di depannya, dengan air mancur suci yang tidak pernah berhenti mengalir, tempat orang-orang berdoa sebelum ujian masuk akademi.
Dan di tengah kota, di atas bukit kecil yang dikelilingi tembok putih tinggi, yang terlihat bahkan dari gerbang kota yang jaraknya dua kilometer—
Akademi Asteria.
Bangunan utamanya begitu besar, begitu megah, hingga Yamada yang sedang bersandar malas di jendela kereta harus mendongakkan kepala sepenuhnya ke atas untuk melihat puncak menara utamanya. Bangunan itu terbuat dari batu putih dan marmer biru, dengan ratusan jendela kaca patri, dengan taman-taman luas di sekelilingnya, dengan lapangan latihan yang terlihat bahkan dari sini, dan dengan sebuah kristal raksasa yang melayang…
THE LAZY GENIUS
BAB 13: Akademi Asteria
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 234 Episodes
Comments