Pagi berikutnya, pagi setelah malam di mana Elena tidak bisa tidur, menatap langit-langit, menghitung empat kesalahan Yamada dengan jari, dan akhirnya mengakui dengan memeluk bantal lavender bahwa "aku menyukainya" dengan jantung berdetak sangat cepat.
Pagi di akademi Asteria yang cerah, dengan matahari musim semi yang hangat, dengan burung-burung yang berkicau di taman akademi, taman yang sama di mana Yamada biasanya tidur siang di bawah pohon ek, taman yang kini sudah mulai ditumbuhi bunga-bunga kecil setelah salju mencair.
Elena menemukan Aria di taman, duduk sendirian di bangku kayu di bawah pohon ek besar, bangku yang sama di mana Yamada biasanya tidur, dengan kotak kristal Requiem Flower di pangkuan, dengan buku tentang bunga langka di tangan, dengan rambut biru keperakan yang berkilau karena matahari pagi.
"Aria." Panggil Elena, dengan suara yang pelan, tapi cukup keras untuk didengar di taman yang sepi pagi itu, karena siswa lain masih di asrama atau di ruang makan.
Aria menoleh, dengan wajah yang tenang, seperti danau beku yang disinari matahari pagi, dengan mata ungu yang melihat Elena, dengan senyum kecil yang tulus, senyum yang tidak seperti senyum dipaksakan Elena semalam.
"Ya? Pagi, Elena. Kau sudah sarapan? Yamada masih tidur di perpustakaan, katanya dia mau baca buku tentang World System yang retak sampai pagi." Jawab Aria, dengan nada yang ramah, nada teman satu tim ekspedisi.
"Aku ingin bicara. Bisa? Hanya kita berdua. Sebentar saja." Kata Elena, dengan suara yang sedikit tegang, dengan tangan yang mengepal di balik seragam asrama putri, dengan jantung yang berdetak cepat lagi seperti semalam, tapi kali ini bukan karena mengakui pada diri sendiri, tapi karena akan mengakui pada orang lain, pada saingannya.
Mereka duduk berhadapan di bangku taman, bangku kayu di bawah pohon ek, dengan matahari pagi yang menyinari di antara daun-daun, dengan bayangan daun yang bergerak pelan di wajah mereka berdua, dengan jarak satu meter di antara mereka, jarak yang…
THE LAZY GENIUS
BAB 34: Dua Gadis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 234 Episodes
Comments