Pertempuran di distrik timur berakhir sementara. Sementara saja. Karena retakan merah di langit Valeria masih ada, membentang dari ujung timur sampai ujung barat, cahaya merah masih turun seperti hujan tipis yang tidak berhenti, dan di kejauhan, di tembok kota, suara meriam kristal dwarf dan panah perak elf dan teriakan prajurit manusia dan beastman masih terdengar. Ribuan monster Abyss yang tadi bergerak ke distrik timur karena perintah angkat tangan Veyron kini tercerai berai lagi setelah Veyron disedot retakan hitam di tanah, kembali menyerang acak di seluruh kota.
Veyron sudah tidak ada. Armor hitamnya yang retak besar seperti jaring laba-laba, jubah asapnya yang hampir hilang, mata merahnya yang apinya hampir padam, semua tenggelam ke dalam retakan hitam yang melebar di jalan sempit distrik timur. Retakan itu menutup setelah menelannya, meninggalkan tanah mati yang menghitam, tidak bisa ditumbuhi apa pun lagi. Sumur tua yang sudah diledakkan dengan kristal peledak dwarf kini tertutup batu besar, tapi air hitam masih merembes pelan dari celah-celah batu, dan bau lumpur busuk masih ada.
Setelah pertempuran berakhir sementara itu, mereka kembali ke markas. Markas yang sekarang adalah akademi Valeria. Akademi yang biasanya penuh buku dan murid dengan seragam rapi kini mejanya dibalik, papan tulisnya penuh coretan strategi, bukunya dipindahkan ke sudut dan diganti kotak amunisi kristal dan gulungan sihir penyembuh. Peta besar Valeria masih terhampar di meja bundar kayu ek putih di tengah ruangan, dengan simbol lingkaran tujuh titik yang digambar Yamada dengan pena kristal, dengan stiker merah besar di distrik timur, dengan stiker-stiker merah kecil lain yang terus ditambah Sera.
Di markas yang ramai dengan prajurit yang keluar masuk membawa laporan, dengan Putri Celestia yang belum tidur sama sekali dan mahkotanya retak sedikit, dengan Leon yang duduk memegang dada yang masih sakit karena hantaman udara hitam Veyron, dengan Mika, Reno, Sera yang mencatat tanpa henti…
THE LAZY GENIUS
BAB 58: Tiga Jiwa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 234 Episodes
Comments