Yamada mengepalkan tangan. Tangan kiri yang kosong mengepal sangat erat, kuku menancap ke telapak. Tangan kanan yang memegang pedang kayu berlakban mengepal gagang pedang sampai lakban yang sudah terkelupas sedikit semakin terkelupas. Matanya menatap Veyron yang masih berdiri di atas retakan hitam di tanah, dengan armor hitam bermata kecil merah berkedip, jubah asap padat yang kembali ke posisi semula setelah menghantam penghalang Aria, mata merah berapi kecil yang kini menatap Yamada, karena hanya Yamada yang masih berdiri, yang masih mengamati.
"Berhenti." Kata Yamada. Suaranya pelan, tapi di tengah asap hitam tebal dan debu batu runtuh dari sumur dan bau busuk dan suara ribuan monster yang masih bergerak ke distrik timur karena perintah angkat tangan Veyron tadi, suara itu terdengar jelas, karena semua orang yang terpental, terluka, jatuh, menoleh ke arah Yamada.
Veyron tersenyum tipis dengan gigi kristal hitam kecil-kecil. "Berhenti? Kau yang bilang 'melawannya bersama' tadi. Sekarang setelah bersama mu terpental, terluka, jatuh, kau bilang berhenti? Seperti dulu juga, saat kau bilang berhenti setelah white witch memecah jiwamu menjadi tiga."
Yamada tidak menjawab kata-kata Veyron tentang dulu dan white witch dan jiwa dipecah. Matanya menutup sedikit, lalu membuka lagi, tapi kali ini tidak dengan tatapan malas atau fokus biasa. Tatapan yang... kosong. Bukan kosong karena tidak ada pikiran. Tapi kosong karena terlalu banyak pikiran yang masuk sekaligus.
[Absolute Calculation.]
[Activating - Authority 2.5% - Real System? Or Fake System? - Calculating]
Dunia seakan melambat. Bukan benar-benar melambat, karena lonceng menara sihir masih berbunyi dengan kecepatan sama di kejauhan, dan ribuan monster masih bergerak ke distrik timur dengan kecepatan sama, dan asap hitam tebal masih bergerak di udara dengan kecepatan sama. Tapi di mata Yamada, semua melambat.
Gerakan Veyron terlihat jelas. Sangat jelas. Armor hitam dengan mata-mata kecil merah yang berkedip tidak sinkro…
THE LAZY GENIUS
bab 55.1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 234 Episodes
Comments