Gibran tertawa pelan mendengar ancaman dan negosiasi murahan dari wanita bodoh tersebut.
Hahahaha.
"Silakan cari kelemahanku sampai kepalamu botak Siska, karena Gibran yang lemah dan mencintaimu itu sudah mati di terminal kemarin."
"Sampaikan salamku untuk Bratasena, suruh dia segera menyiapkan peti mati untuk dirinya sendiri," ucap Gibran dengan suara sangat rendah.
Tut.
Gibran langsung mematikan panggilan tersebut dan memblokir nomor Siska secara permanen.
Tidak ada setitik pun rasa kasihan di hatinya untuk wanita yang telah menginjak-injak harga dirinya tersebut.
Justru penderitaan Siska saat ini adalah bagian dari karma instan yang sangat memuaskan untuk dibiarkan saja.
Sore harinya, Gibran melangkah keluar dari hotel mengenakan setelan jas abu-abu gelap yang sangat elegan.
Sebuah mobil limosin hitam milik Keluarga Larasati sudah menunggunya di lobi hotel dengan mesin menyala.
Aurel duduk di kursi belakang dengan gaun malam warna perak yang memperlihatkan leher jenjangnya yang indah.
"Pelelangan batu tingkat tinggi di pasar gelap akan dimulai malam ini sebagai pemanasan sebelum acara akbar minggu depan," ucap Aurel begitu Gibran masuk ke dalam mobil.
"Kudengar Master Seno akan hadir di sana untuk menunjukkan taringnya mewakili Keluarga Mahendra malam ini."
Gibran duduk menyandarkan punggungnya dan menatap wajah cantik Aurel dengan senyum percaya diri yang tenang.
"Bagus, ini saat yang tepat untuk mengetes seberapa hebat kemampuan mata pakar tua itu."
"Aku akan menguras semua uang sakunya malam ini sampai dia harus pulang jalan kaki ke ibu kota provinsi," janji Gibran santai.
Mobil limosin itu melaju membelah jalanan sore menuju sebuah gedung pertemuan eksklusif di pinggiran kota.
Tempat ini adalah arena judi batu giok kelas kakap di mana transaksinya tidak pernah dicampuri oleh negara.
Puluhan mobil mewah sudah berjejer rapi di area parkir yang dijaga ketat oleh preman-preman bersenjata.
Gibran keluar dari mobil dan langsung menawarkan lengan kirinya untuk digan…
SISTEM MATA SAKTI RAJA GIOK
BAB 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments