Bukan tanpa alasan arya melarang adel keluar, dia hanya takut adel kembali bertemu dengan melvin dan adel akan sedih kembali. Lalu arya mengambil pakaiannya di ruang ganti, kemudian dia akan pergi ke kamar tamu. Tapi sebelum keluar arya berbalik.
"Pakaian kamu akan datang sebentar lagi, setelah itu mandi dan turunlah untuk sarapan". Kata arya lalu pergi meninggalkan adel yang masih mematung.
"Ada apa dengan tuan arya, kenapa dia melarangku pergi tanpa seizinnya, memang siapa dia. Terus juga sikap dinginnya itu kembali lagi. Huuuaaaaa mamah papah adel harus bagaimana". Kata adel.
Tok...tok...tok...
Ceklek.
"Permisi nona, ini ada bingkisan untuk nona dari tuan arya". Kata pelayan.
"Terima kasih bi". Kata adel lalu menerima bingkisan tersebut.
"Kalau begitu bibi permisi dulu nona". Pamit pelayan tersebut, lalu adel hanya mengangguk.
Setelah itu adel langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sedangkan arya sudah selesai bersiap dari tadi dan sudah menunggu di meja makan bersama orang tuanya.
"Bagaimana keadaan adel nak?". Tanya nyonya gina.
"Sudah lebih baik mah". Jawab arya.
"Kamu akan ke kantor hari ini?". Tanya tuan addi.
"Iya pah, hari ini ada meeting penting jadi arya harus datang, tapi nanti setelah meeting selesai arya langsung kembali kok". Kata arya.
"Eh nak adel, ayo duduk kita sarapan bareng". Kata nyonya gina saat melihat adel datang.
"Terima kasih tante". Kata adel.
"Tidak perlu sungkan, anggap saja rumah sendiri". Kata nyonya gina. Adel hanya tersenyum menanggapinya.
Adel duduk di sebelah arya. Arya melirik adel sekilas lalu ia memulai makan. Mereka makan dengan tenang hingga tiba-tiba nyonya gina berbicara dan membuat adel dan arya tersedak.
"Kalian itu terlihat cocok jika berdampingan seperti ini'. Kata nyonya gina.
Uhuk...uhuk...uhuk
Adel dan arya tersedak bersamaan. Lalu nyonua gina dan tuan addi memberikan minum ke mereka.
"Mamah ni ngagetin mereka saja, lihat mereka sampai tersedak". Kata tuan addi.
"Mamah kan hanya mengatakan seju…
SATU HATI DUA NAMA
BAB 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments