Arya mendongakkan kepalanya saat mendengar suara seorang wanita yang sangat famillyar buatnya. Begitupun callie yang melihat ke arah asal suara.
"Adel". Guman arya lalu bangun.
"Sayang ini tidak seperti yang kamu lihat percayalah denganku". Kata arya mendekati adel.
Sedangkan adel hanya menatap arya dengan tatapan yang sulit di artikan. Andra yang baru sampai di tempat itu melihat situasi yang kurang baik merasa was-was. Sedangkan callie tersenyum penuh arti.
"Sepertinya keberuntungan berpikah denganku". Batin callie tersenyum.
"Sayang, aku akan jelasin". Kata arya mencoba memegang tangan adel tapi adel menepisnya.
Tanpa mengucapkan apapun adel pergi dari tempat itu arya yang melihat adel pergi pun mengejarnya. Tapi sayang adel sudah memasuki lift terlebih dahulu. Arya kembali ke ruangannya untuk mengambil kunci mobil.
"Andra cancel semua rapat hari ini". Kata arya pada andra.
"Baik tuan". Kata andra.
"Dan kamu urus wanita ini. Jika sampai terjadi sesuatu pada adel aku tidak akan mengampunimu". Kata arya kepada callie.
Setelah itu arya pergi mengejar adel tapi adel sudah pergi menggunakan taksi. Adel kembali ke rumahnya, sepanjang perjalanan air mata adel tak henti-hentinya menetes.
Sesampainya di rumah adel langsung masuk ke dalam dan menguncinya. Tak selang berapa lama mobil arya berhenti di depan rumah adel.
"Adel aku tahu kamu di dalam, aku mohon keluarlah. Aku akan jelasin ke kamu, tadi itu callie mencoba merayuku. Tapi aku sudah berusaha menghindar. Dan saat aku menyuruhnya pergi dia malah duduk di pangkuanku, saat aku mau melepaskannya kaki dia tersandung dan kita jatuh di atas sofa". Kata arya menjelaskan.
Adel yang masih berada di sisi lain pintu mendengar penjelasan arya semakin merasakan sakit di hatinya. Ia melihat paper bag yang dia bawa tadi.
"Apa aku harus pergi dengan keadaan yang seperti ini, tapi tante itu bilang jika aku harus secepatnya ke sana". Batin adel.
"Adel aku mohon percayalah dengaku". Kata arya di luar pintu.
"Di satu sisi aku percaya d…
SATU HATI DUA NAMA
BAB 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments