Setelah melihat mobil arya dan rico sudah tidak terlihat lagi adel dan flora masuk ke dalam dan duduk di ruang tamu. Padahal hari sudah larut bukannya mereka tidur malah mengobrol di ruang tamu.
"Lo mikirin apa sih del, gue lihat dari tadi lo sering melamun?". Tanya flora.
"Gue cuma mikir, apa sebaiknya acara gue di tunda aja ya?". Kata adel.
"Apa?". Kata flora terkejut.
"Lo gila del, acara lo itu lusa. Ya kali mau di batalin mau di taruh mana muka keluarga arya". Lanjutnya.
"Tapi flo, lo lihat sendiri kan sahabat kita sedang sedih. Sedang ada masalah, yakali gue malah berpesta". Kata adel.
"Gue tau del, tapi ya tidak batalin acara lo juga lah. Lia juga tidak akan setuju jika mengetahuinya. Udah deh tidak usah aneh-aneh, arya sudah mempersiapkannya dengan matang apa kamu ingin mengecewakannya". Kata flora.
"Tidak sih". Kata adel.
"Ya udah, kita akan bantu lia cari jalan keluar masalahnya setelah acara pertunangan lo". Kata flora dan adel mengangguk.
Karena sudah malam mereka memutuskan untuk beristirahat. Karena kamar di rumah adel hanya dua adel tidur di kamar mendiang orang tuanya, sedangkan flora bersama lia di kamar adel.
Ke esokan harinya sesuai rencana kemarin bahwa hari ini adel dan yang lainnya akan berkunjung ke makam orang tua adel dan sekalian ke makam orang tua flora. Lia sendiri yang mendapat tugas dari arya menemani andra pagi-pagi tadi sudah di jemput andra.
Padahal arya sudah memberikan izin cuti tapi lia tetap kekeh ingin bekerja. Arya hanya bisa pasrah dengan semangat dan ke profesionalan lia dalam bekerja. Hari ini mereka hanya membawa 1 mobil dengan rico yang menyetir.
"Kamu kenapa, melamun terus dari tadi?". Tanya arya yang lagi-lagi melihat adel melamun.
"Tidak apa, hanya sedikit mikirin butik". Kata adel berbohong.
"Apa setelah ini kamu mau ke suatu tempat?". Tanya arya.
"Kemana?". Tanya balik adel.
"Ke mana aja". Jawab arya tersenyum.
"Tidak, aku lagi tidak ingin kemanapun". Kata adel.
Sedangkan rico yang sedang mengemudi mendengar percakapan…
SATU HATI DUA NAMA
BAB 46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments