Lia sibuk menghubungi andra tapi tidak diangkat. Sedangkan adel dan flora membicarakan soal adel yang bisa sampai di rumah arya.
"Del lo kok bisa sampai di sini gimana ceritanya?". Tanya flora.
"Gue juga kurang tahu flo, tadi pagi gue bangun sudah di kamar tuan arya". Jawab adel.
"Lo tidur satu kamar dengan tuan arya?". Tanya flora terkejut.
"Sepertinya tidak, soalnya tadi pagi gue bangun tidak melihat siapapun. Terus juga tuan arya masuk ke kamarnya cuma mengambil pakaian setelah itu pergi lagi". Kata adel.
"Syukurlah, terus kenapa tuan arya melarang lo pergi dari masion?". Tanya flora lagi.
"Kurang tahu". Jawab adel acuh.
"Udahlah bolos sekali tidak masalah". Guman lia.
"Kenapa lo?". Tanya adel.
"Tuan andra tidak mengangkat telfon gue". Kata lia lesu.
"Mungkin masih di jalan, atau sedang sibuk". Kata flora.
"Flo benar, udah tenang saja nanti gue bilangin tuan arya. Kalian tunggu sebentar gue ambil ponsel dulu". Kata adel lalu pergi ke kamar arya.
"Si adel main keluar masuk aja seperti rumah sendiri". Kata lia.
"Dia kan calon mantu rumah ini jadi latihan". Kata flora.
"Haha kamu bisa saja flo". Kata lia tertawa.
Sedangkan di sisi lain melvin berusaha mencari adel, dia sudah datang kerumah adel tapi tidak ada. Dia juga ke butik tetap tidak menemukannya. Melvin merasa frustasi karena itu.
Dia kemudian menghubungi teman-teman adel tapi satupun dari mereka tidak ada yang menjawabnya. Sedangkan di masion arya flora dan lia saling padang saat melvin menghubungi mereka. Mereka memang tidak berniat menjawabnya.
"Ponsel kalian dari tadi berbunyi tapi kalian kenapa tidak mengangkatnya?"? Tanya adel saat sudah sampai di ruang tamu kembali.
"Ah hanya telfon tidak penting kok, ia kan li?". Tanya flora tersenyum ke arah lia.
"Ah iya, benar. Hanya orang iseng". Jawab lia tersenyum kikuk.
"Em ya udah, gue mau hubungi tuan arya sebentar". Kata adel.
Ting.
Hp lia berbunyi tanda ada pesan masuk. Lia langsung membuka ponselnya. Ternyata dari andra.
@Tuan_Andra.
Nona tolong jangan biar…
SATU HATI DUA NAMA
BAB 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments